CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ulfah Mahasiswi FEB Unpas Berbagi Kiat Raih IPK Tinggi

Tiwi Kasavela
1 April 2021
Ulfah Mahasiswi FEB Unpas Berbagi Kiat Raih IPK Tinggi

Ulfah Mawaddah (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Mahasiswi semester IV jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan, Ulfah Mawaddah berbagi tips untuk meraih IPK yang tinggi.

Gadis yang akrab disapa Ulfah ini, terakhir meraih IPK 3,80.

“Sebetulnya, saya tidak pernah menargetkan untuk meraih IPK di atas 3,50. Yang ada di pikiran saya, intinya harus terus berusaha sebaik mungkin dengan belajar mandiri, menyimak pemaparan dosen, juga mendiskusikan materi-materi yang dirasa masih kurang paham bersama teman-teman,” terangnya.

Ulfah melanjutkan bahwa yang menjadi tujuan utamanya adalah, sebagai calon sarjana ekonomi, yakni harus memahami segala sesuatu terkait ilmu ekonomi, karena pada akhirnya kita harus mengimplementasikan hal tersebut kepada masyarakat selepas lulus nanti.

“Jadi saya hanya berusaha seoptimal mungkin untuk mematangkan wawasan dan pengetahuan saya, karena aku berpikir bahwa skor atau nilai akhir itu hanya bonus, yang terpenting adalah mendalami ilmu-ilmunya terlebih dahulu,” sambungnya kepada PASJABAR, Kamis (1/4/2021).

Baca juga:   Saatnya Pembuktian Bangkit dari Rasa Sakit

Adapun tips dari Ulfah untuk meraih IPK yang tinggi adalah meniatkan diri untuk belajar dan menambah pengetahuan. Karena dengan kita paham dan mengerti betul terhadap materi-materi perkuliahan, otomatis ketika nanti ujian kita akan bisa menjawab soal-soalnya dengan mudah. Sebab UTS maupun UAS memiliki bobot nilai yang cukup besar guna menentukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

“Menurut saya, untuk meraih IPK yang tinggi belajar itu penting. Tapi tidak dengan selalu masuk kelas. Di sini bukan berarti saya setuju dengan segelintir mahasiswa yang sering skip ya. Yang saya maksud adalah, ketika suatu hari kita mengikuti kompetisi, atau bahkan izin dan sakit yang membuat kita terpaksa tidak menghadiri perkuliahan pun sebetulnya bukanlah alasan saat nantinya mendapat IPK yang ‘kurang’. Karena kita masih bisa mengejar ketertinggalan itu dengan belajar mandiri di rumah, meminta salinan catatan dari teman yang hadir dan menyimak, serta mendiskusikan hal-hal yang dirasa belum paham dengan dosen ybs pada pertemuan selanjutnya,” paparnya.

Baca juga:   Tingkatkan Kompetensi dan Bakat, FEB Unpas Luncurkan Pusdatikom dan Konigawa

Berbicara soal hambatan, sejauh ini terang Ulfah adalah dirinya sendiri. Karena mau tidak mau, ia harus menjaga konsistensi dan bertanggung jawab untuk bisa membagi waktu antara kepentingan akademik dan non-akademik.

“Keuntungan di masa sekarang, menurut saya belum terlalu terasa sih. Tapi lebih ke masa depan, dimana ketika kita melamar pekerjaan, IPK cumlaude akan sangat diperhitungkan, tapi tentunya harus dibarengi dengan pencapaian-pencapaian non-akademik lainnya juga,” ucapnya.

Baca juga:   Kepala Kejati Jabar Sebut Rudapaksa Belasan Santriwati Kejahatan Luar Biasa

Ulfah berharap ia bisa selalu memilah mana saja kegiatan yang sekiranya akan banyak berdampak positif terhadap kepentingan akademik maupun non-akademik. Ia juga berharap, agar selalu bisa terus membagi waktu antara berkuliah dengan tetap aktif organisasi serta mengikuti kegiatan maupun kompetisi di luar kampus.

“Pesan saya, jangan menargetkan IPK harus setinggi mungkin. Ingat kembali bahwa tujuan kita berkuliah adalah untuk belajar dan mendapatkan ilmu serta pengetahuan. Karena ketika kita sungguh-sungguh dalam memahami setiap materi mata kuliah, nilai atau IPK itu pada akhirnya akan mengikuti juga. Sebab yang terpenting bukanlah kuantitas berupa skor atau besaran nilai. Melainkan kualitas kita kelak sebagai seorang sarjana ekonomi,” pungkasnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: FEB UnpasIPK TinggiKiatmahasiswiUlfah


Related Posts

unpas
HEADLINE

FEB Unpas Juara Umum POM Dies Natalis ke-65, Mental Jadi Kunci Kemenangan

11 Januari 2026
Hasil lengkap semifinal basket POM Unpas ke-65. FEB putri menang telak 55-5, sementara FT putra menang dramatis 24-23 lewat lima kuarter. (Job/pasjabar)
HEADLINE

Sengit! Pertempuran Antar-Fakultas di POM Unpas ke-65

9 Januari 2026
Unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa FEB Unpas Raih Jajaka Harapan Mojang Jajaka Bandung 2025

16 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.