CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Polemik Vaksin Nusantara & Vaksin Impor, Ini Kata DPR

Yatti Chahyati
20 April 2021
FOTO : Dinkes Bandung akan Berikan Vaksin AstraZeneca untuk TNI dan Polri

ilustrasi. (foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Vaksin Nusantara yang sedang dikembangkan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai kontroversi dan perdebatan hangat.

Di satu sisi, vaksin itu didukung sejumlah tokoh hingga mantan menteri ada yang mengajukan jadi relawan uji klinis. Namun, di sisi lain, vaksin yang disebut dikembangkan Amerika Serikat itu menuai penolakan karena disebut-sebut diproyeksikan jadi barang ekslusif.

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Muhammad Farhan mengatakan, DPR RI berencana membuat pansus untuk membahas ketersediaan vaksin impor. Sebab, ada dinamika yang terjadi soal vaksin COVID-19 impor. Dinamika itu menurutnya bukan terjadi di tataran lembaga, melainkan elit politik.

“Sekarang sedang dibahas wacana pembentukan pansus vaksin impor. Saya sendiri tidak anti vaksin impor, tapi saya perlu menetapkan posisi, vaksin dari pemerintah (Sinovac) untuk rakyat, vaksin Nusantara tidak untuk semua orang,” ujar Farhan dalam keterangan persnya, Senin 19 April 2021.

Baca juga:   Vaksin COVID-19 Penuh Bakal Jadi Syarat untuk Semua Pelaku Perjalanan pada Nataru

Bahkan, Farhan menilai, perdebatan Komisi IX DPR dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) perihal vaksin Nusantara karena ada sentimen negatif kepada pemerintah.

“Sentimen negatif ini diwarnai dugaan tentang mafia impor vaksin, walaupun belum ada bukti konkret soal itu. Keberadaan para politisi top Indonesia di RSPAD untuk uji vaksin Nusantara,  bisa menjadi indikasi isu (mafia impor vaksin) ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memutuskan vaksin Nusantara tak layak mendapatkan izin uji klinis fase II. Alasannya, Kepala BPOM Penny K. Lukito mengungkapkan vaksin tersebut belum memenuhi syarat pengembangan obat maupun vaksin.

Baca juga:   Indonesia dan Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pendidikan

Syarat yang dimaksud terdiri atas uji klinis yang baik (good clinical pratical), bukti prinsip (proof of concept), dan cara pembuatan obat yang baik (good manufacturing practice). Salah satu bukti prinsip, yakni antigen yang digunakan dalam pengembangan vaksin Nusantara juga dinilai tak sesuai standar.

Terdapat pula kejanggalan menurut BPOM, seperti perbedaan lokasi penelitian dengan pihak sebelumnya yang mengajukan diri sebagai komite etik. Selain itu BPOM menemukan perbedaan data yang mereka terima dengan paparan saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Rabu 14 April 2021.

Baca juga:   FOTO : Guru Besar dan PB Paguyuban Pasundan di Vaksin Covid-19

Keputusan BPOM membuat pihak-pihak yang mendukung pengembangan vaksin Nusantara berang. Mereka menilai lembaga tersebut tak mendukung terwujudnya kemandirian vaksin COVID-19 dalam negeri.

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan vaksin Nusantara sebagai produk dalam negeri seharusnya mendapatkan perhatian pemerintah seperti disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia harus mengutamakan produknya sendiri.

“Tidak ada muatan politik sedikit pun. Saya berharap kedaulatan dan kemandirian Indonesia dapat terjamin dalam bidang kesehatan dan pengobatan. Saya yakin, momentum COVID-19 bisa menjadi pintu masuk,” katanya. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: mantan Menteri Kesehatanmenteri TerawanVaksin COVID-19vaksin nusantara


Related Posts

Kepala BPOM RI Penny K Lukito (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers Penerbitan EUA Vaksin Primer InaVac di Jakarta, Jumat (4/11/2022).
PASKESEHATAN

EUA Vaksin Covid-19 InaVac untuk Penggunaan Dosis Primer Telah Diterbitkan

4 November 2022
Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 Siap Dipakai di Kota Bandung.
PASKESEHATAN

Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 Siap Dipakai di Kota Bandung

2 November 2022
Vaksin booster di Pusdai. (Foto: uby/pasjabar)
PASKESEHATAN

Dinkes Cirebon Minta Pemerintah Pusat Tambah Stok Vaksin Covid-19

5 Oktober 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

cuaca bandung hari ini
PASBANDUNG

Prakiraan Cuaca Bandung Raya 16 Maret 2026: Waspada Hujan Siang hingga Sore

16 April 2026

# cuaca bandung hari ini BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca...

semifinal liga champions 2026

Jadwal Semifinal Liga Champions 2026 Resmi: Big Match PSG vs Bayern dan Arsenal vs Atletico Siap Panaskan Eropa

16 April 2026
Bayern München vs Real Madrid

Drama 7 Gol! Bayern München Singkirkan Real Madrid

16 April 2026
candi borobudur

Terungkap! Borobudur Ternyata Simpan “Permainan Rahasia”

16 April 2026
SJR jurnal dosen

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

16 April 2026

Highlights

Terungkap! Borobudur Ternyata Simpan “Permainan Rahasia”

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.