CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASHIBURAN

Bangga Film Animasi Buatan Anak Bangsa Tunjukkan Kualitasnya

Tiwi Kasavela
31 Mei 2021
Bangga Film Animasi Buatan Anak Bangsa Tunjukkan Kualitasnya

Bangga Film Animasi Buatan Anak Bangsa Tunjukkan Kualitasnya. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM–
Menparekraf Sandiaga Uno usai “Nonton Bareng Special Screening Film Nussa the Movie” di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (29/5/2021) mengaku bangga dengan film animasi buatan anak bangsa yang terus menunjukkan kualitasnya.

Menparekraf mengapresiasi kerja keras pelaku ekonomi kreatif tanah air, khususnya di subsektor film yang tetap produktif dan kreatif berkarya meski di tengah pandemi.

Hal tersebut disampaikan
“Saya mengapresiasi bakal hadirnya film (animasi) ini. Saya yakin dengan kualitas yang terus ditingkatkan, suatu saat film-film berkualitas seperti ‘Nussa’ ini akan membanggakan nama Indonesia di dunia,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Kolaborasi merupakan salah satu faktor yang harus dapat dilakukan insan kreatif tanah air guna meningkatkan potensi dan peluang. Hal ini dinilai Menparekraf telah berjalan dengan baik dalam proses produksi film ‘Nussa’ yang merupakan kolaborasi antara studio Animasi The Little Giantz yang dipimpin Aditya Triantoro dan Visinema Pictures yang digawangi Angga Dwimas Sasongko. Ratusan insan film terlibat dalam proses produksi film tersebut.

“Di tengah pandemi ini banyak sineas berkolaborasi dan menghasilkan produk yang bukan hanya bagus untuk dilihat, tapi juga punya nilai-nilai Indonesia. Bahkan sangat relevan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari,” kata Sandiaga.

Baca juga:   Festival Musik Pestapora 2025 Usung Konsep Tukar Lagu dan Kolaborasi

Saat nonton bareng film tersebut, hadir Menteri BUMN Erick Thohir, Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Triawan Munaf, Vina Panduwinata, sutradara Angga Dwimas Sasongko, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya, serta Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam.

“Saya juga mengapresiasi kepada Pak Erick Thohir dan Pak Triawan Munaf yang menaruh perhatian pada sektor perfilman di Indonesia. Mas Angga tadi cerita film animasi cost nya tinggi. Segi positifnya, film ini mempekerjakan 400 lebih sineas yang terlibat dalam produksi. Sehingga membuka lapangan kerja yang sangat luas. Dari segi teknologi, film ini menggunakan teknologi terbaik saat ini sehingga diharapkan menjadi trigger untuk anak negeri menampilkan karya-karya keren lainnya. Bangga sekali saya,” ujarnya.

Menparekraf menjelaskan, kegiatan kali ini juga merupakan bagian dari gerakan Kembali Ke Bioskop. Dimana program besarnya akan diimplementasikan di kuartal ketiga. Diharapkan dengan program #Kembalikebioskop yang ditopang penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, perfilman Indonesia akan kembali bangkit.

Baca juga:   Dago Dream Park Banyak Dikunjungi Wisatawan Saat Liburan Sekolah

Di awal tahun 2020 jumlah penonton film Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Film Indonesia telah ditonton lebih dari 12,5 juta orang dalam kurun waktu tiga bulan dari Januari sampai Maret 2020. Namun saat pandemi, per hari ini data pengunjung bioskop baru berkisar 454 ribu orang.

“Disiplin dengan protokol kesehatan adalah kunci dunia perfilman bisa bangkit. Kita mengajak para penonton agar secara disiplin menerapkan protokol kesehatan ini. Mulai dari awal masuk bioskop, kemudian membeli tiket dengan non tunai, hingga menggunakan masker selama pertunjukan. Operator film juga memperhatikan pengaturan sirkulasi udara dalam ruangan, penyemprotan desinfektan sebelum dan sesudah pertunjukan film,” katanya.

Sementara itu, sutradara Angga Dwimas Sasongko menjelaskan, film “Nussa” merupakan perluasan dari format digital ke layar lebar.

“Di Layar lebar kita ingin melihat bagaimana Nussa hidup dengan keberagaman yang ada di Indonesia. Intinya kita ingin nunjukin dengan animasi kita bisa menceritakan tentang hal-hal yang esensial yang dekat dengan keseharian kita, dengan animasi kita bisa menyentuh hati orang juga supaya, animasi indonesia bisa menjadi milestone baru,” kata Angga Dwimas Sasongko, dalam rilis yang diterima PASJABAR, senin.

Baca juga:   "Pabrik Gula": Film Horor Terbaru yang Siap Menghantui Penonton

Angga juga berharap dengan tayangnya film animasi “Nussa the Movie” menjadi pemicu untuk mengajak anak-anak muda Indonesia yang memiliki kemampuan namun tidak punya wadah, platform, framework untuk bisa berkarya. Dengan kehadiran “Nussa” diharapkan semakin banyak animator yang bisa berkolaborasi bersama.

“Banyak sekali anak-anak muda yang memiliki kemampuan yang luar biasa tetapi tidak punya wadah, platform, framework untuk bisa berkarya. Kita berharap lewat ‘Nussa’, publik bisa percaya bahwa Indonesia bisa punya animasi yang dikerjakan dengan baik. Lewat ‘Nussa’ kami juga ingin industri animasi kedepannya bisa lebih baik,” katanya.

“Nussa The Movie” adalah film animasi Indonesia tahun 2021. Film ini diadaptasi dari serial animasi yang berjudul sama pemenang kategori Film Animasi Pendek Terbaik Festival Film Indonesia 2019. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Film Animasi Buatan Anak


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.