CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASHIBURAN

Bangga Film Animasi Buatan Anak Bangsa Tunjukkan Kualitasnya

Tiwi Kasavela
31 Mei 2021
Bangga Film Animasi Buatan Anak Bangsa Tunjukkan Kualitasnya

Bangga Film Animasi Buatan Anak Bangsa Tunjukkan Kualitasnya. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM–
Menparekraf Sandiaga Uno usai “Nonton Bareng Special Screening Film Nussa the Movie” di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (29/5/2021) mengaku bangga dengan film animasi buatan anak bangsa yang terus menunjukkan kualitasnya.

Menparekraf mengapresiasi kerja keras pelaku ekonomi kreatif tanah air, khususnya di subsektor film yang tetap produktif dan kreatif berkarya meski di tengah pandemi.

Hal tersebut disampaikan
“Saya mengapresiasi bakal hadirnya film (animasi) ini. Saya yakin dengan kualitas yang terus ditingkatkan, suatu saat film-film berkualitas seperti ‘Nussa’ ini akan membanggakan nama Indonesia di dunia,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Kolaborasi merupakan salah satu faktor yang harus dapat dilakukan insan kreatif tanah air guna meningkatkan potensi dan peluang. Hal ini dinilai Menparekraf telah berjalan dengan baik dalam proses produksi film ‘Nussa’ yang merupakan kolaborasi antara studio Animasi The Little Giantz yang dipimpin Aditya Triantoro dan Visinema Pictures yang digawangi Angga Dwimas Sasongko. Ratusan insan film terlibat dalam proses produksi film tersebut.

“Di tengah pandemi ini banyak sineas berkolaborasi dan menghasilkan produk yang bukan hanya bagus untuk dilihat, tapi juga punya nilai-nilai Indonesia. Bahkan sangat relevan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari,” kata Sandiaga.

Baca juga:   Hyun Bin dan Son Ye-jin Resmi Menikah

Saat nonton bareng film tersebut, hadir Menteri BUMN Erick Thohir, Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Triawan Munaf, Vina Panduwinata, sutradara Angga Dwimas Sasongko, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya, serta Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam.

“Saya juga mengapresiasi kepada Pak Erick Thohir dan Pak Triawan Munaf yang menaruh perhatian pada sektor perfilman di Indonesia. Mas Angga tadi cerita film animasi cost nya tinggi. Segi positifnya, film ini mempekerjakan 400 lebih sineas yang terlibat dalam produksi. Sehingga membuka lapangan kerja yang sangat luas. Dari segi teknologi, film ini menggunakan teknologi terbaik saat ini sehingga diharapkan menjadi trigger untuk anak negeri menampilkan karya-karya keren lainnya. Bangga sekali saya,” ujarnya.

Menparekraf menjelaskan, kegiatan kali ini juga merupakan bagian dari gerakan Kembali Ke Bioskop. Dimana program besarnya akan diimplementasikan di kuartal ketiga. Diharapkan dengan program #Kembalikebioskop yang ditopang penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, perfilman Indonesia akan kembali bangkit.

Baca juga:   NOAH Kembali dari Hiatus, Rilis "Suara Dalam Kepala" Bersama RAMENGVRL

Di awal tahun 2020 jumlah penonton film Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Film Indonesia telah ditonton lebih dari 12,5 juta orang dalam kurun waktu tiga bulan dari Januari sampai Maret 2020. Namun saat pandemi, per hari ini data pengunjung bioskop baru berkisar 454 ribu orang.

“Disiplin dengan protokol kesehatan adalah kunci dunia perfilman bisa bangkit. Kita mengajak para penonton agar secara disiplin menerapkan protokol kesehatan ini. Mulai dari awal masuk bioskop, kemudian membeli tiket dengan non tunai, hingga menggunakan masker selama pertunjukan. Operator film juga memperhatikan pengaturan sirkulasi udara dalam ruangan, penyemprotan desinfektan sebelum dan sesudah pertunjukan film,” katanya.

Sementara itu, sutradara Angga Dwimas Sasongko menjelaskan, film “Nussa” merupakan perluasan dari format digital ke layar lebar.

“Di Layar lebar kita ingin melihat bagaimana Nussa hidup dengan keberagaman yang ada di Indonesia. Intinya kita ingin nunjukin dengan animasi kita bisa menceritakan tentang hal-hal yang esensial yang dekat dengan keseharian kita, dengan animasi kita bisa menyentuh hati orang juga supaya, animasi indonesia bisa menjadi milestone baru,” kata Angga Dwimas Sasongko, dalam rilis yang diterima PASJABAR, senin.

Baca juga:   Bikin Penasaran Banget 'Vincenzo' Drakor Terbaru Song Joong Ki

Angga juga berharap dengan tayangnya film animasi “Nussa the Movie” menjadi pemicu untuk mengajak anak-anak muda Indonesia yang memiliki kemampuan namun tidak punya wadah, platform, framework untuk bisa berkarya. Dengan kehadiran “Nussa” diharapkan semakin banyak animator yang bisa berkolaborasi bersama.

“Banyak sekali anak-anak muda yang memiliki kemampuan yang luar biasa tetapi tidak punya wadah, platform, framework untuk bisa berkarya. Kita berharap lewat ‘Nussa’, publik bisa percaya bahwa Indonesia bisa punya animasi yang dikerjakan dengan baik. Lewat ‘Nussa’ kami juga ingin industri animasi kedepannya bisa lebih baik,” katanya.

“Nussa The Movie” adalah film animasi Indonesia tahun 2021. Film ini diadaptasi dari serial animasi yang berjudul sama pemenang kategori Film Animasi Pendek Terbaik Festival Film Indonesia 2019. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Film Animasi Buatan Anak


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.