CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Cara DPPKB Kota Bandung Peringati Hari Keluarga Nasional

Tiwi Kasavela
23 Juni 2021
Cara DPPKB Kota Bandung Peringati Hari Keluarga Nasional

Cara DPPKB Kota Bandung Peringati Hari Keluarga Nasional. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Hari Keluarga Nasional (Harganas) jatuh pada 29 Juni. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung pun menggelar beberapa acara untuk memperingatinya.

Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman mengungkapkan bahwa DPPKB Kota Bandung bakal menggelar vaksinasi massal di Sport Jabar Arcamanik Kamis, 24 Juni 2021.

Vaksinasi ini diperuntukan bagi warga Kota Bandung yang berusia di atas usia 18 tahun. Targetnya, sebanyak 2.100 penerima vaksin.

Andri mengatakan bahwa vaksinasi massal dinilai tepat dilakukan pada Harganas 2021. Sebab, saat ini klaster keluarga dinilai cukup meningkat.

“Ini untuk umum tapi datanya nanti oleh tiap kecamatan, pendataan dikoordinasikan oleh camat. Tapi sasaran diutamakan dari lingkungan Arcamanik, Antapani, Cinambo, Mandalajati,” ungkapnya pada Bandung Menjawab di Auditorium Balai Kota Bandung, Selasa (22/6/2021).

“Polsek dan Forkopimcam ikut mengatur. Artinya waktunya diatur, misalkan per jam 200 orang. Sehingga tidak terjadi penumpukkan di lokasi vaksinasi,” ucapnya.

Baca juga:   Kecamatan Cibeunying Kaler Sediakan Hadiah Bagi Warga yang Divaksin Booster

Kemudian, terang Andri, pada Harganas nanti Pemerintah Kota Bandung melalui DPPKB akan serentak memberikan pelayanan KB bagi masyarakat.

“Kita pusatkan di Klinik Kartini Jalan Pahlawan, kita ada pelayanan implan, suntik, pil, dan lain-lain. Hanya memang Bandung ini siaga satu jadi tidak khusus di satu titik tapi di masing-masing bidan tiap kewilayahan ada untuk melaksanakan pelayanan KB,” terangnya dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Selain itu, DPPKB juga masif melakukan wawar mupen alias mewawar melalui mobil unit penerangan di masa pandemi guna mencegah klaster keluarga, dengan menyosialisasikan protokol kesehatan.

Sementara itu, Sekretaris DPPKB Kota Bandung, dr. Nina Manarosana mengatakan, pangkal dari kekuatan negara adalah keluarga. Maka itu, pihaknya juga akan menggelar Webinar tentang Keluarga Keren Tanpa Stunting.

Baca juga:   FOTO : Dinkes Sidak Obat Sirop di Apotik Bandung

Sebab di masa pandemi, terang Nina, peningkatan kasus stunting sangat mungkin terjadi. Hal itu katena kondisi ekonomi masyarakat banyak terdampak wabah Covid-19.

“Keluarga berperan aktif dalam pencegahan stunting, jangan sampai muncul new stunting. Mudah-mudahan cara pencegahan dan penanganannya tersampaikan,” kata Nina.

Dalam Webinar Keluarga Keren Tanpa Stunting yang juga menjadi acara puncak Harganas, DPPKB Kota Bandung akan mengedukasi dan melatih warga.

“Banyak sekali masalah keluarga di masa pandemi, kami punya tenaga penyuluh keluarga di setiap kelurahan. Mereka punya grup WA, grup-grup itu yang kemudian diaktifkan, jadi mereka penyuluhannya melalui grup karena sekarang khawatir melakukan secara langsung,” terangnya.

Nina mengatakan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan sejumlah instansi dan lembaga terkait dalam upaya mencegah peningkatan angka stunting di masyarakat khususnya pada masa pandemi Covid-19.

Baca juga:   Petugas Tertibkan Baliho Parpol yang Melanggar di Bandung Barat

“Kita membentuk keluarga kuat melalui pembinaan-pembinaan bina keluarga balita, remaja, lansia, dan kelompok remaja. Kerja sama dengan perguruan tinggi, OPD terkait, dan Kementerian Agama. Karena ketahanan keluarga terkait kemana-mana,” beber Nina.

“Seperti Kementerian Agama, bentuk kerja sama yang dilakukan yaitu menyusur di mana letak pernikahan dini terbanyak. Kemenag memberikan data ke kami. Ini menjadi fokus untuk meningkatkan kegiatan karena pernikahan dini sangat rentan dengan permasalahan,” imbuhnya.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, Nina berharap masyarakat mampu membangun kepedulian dan cinta terhadap setiap anggota keluarga. Sebab stunting harus dipahami seluruh anggota keluarga agar pencegahan dapat dilakukan.

“Kalau setiap anggota keluarga sudah punya cinta. Cinta itu terkait dengan kepedulian. Kalau dia udah punya cinta maka dia akan memiliki kepedulian,” tutur Nina. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPPKB Kota Bandung


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

cuaca bandung hari ini
PASBANDUNG

Prakiraan Cuaca Bandung Raya 16 Maret 2026: Waspada Hujan Siang hingga Sore

16 April 2026

# cuaca bandung hari ini BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca...

semifinal liga champions 2026

Jadwal Semifinal Liga Champions 2026 Resmi: Big Match PSG vs Bayern dan Arsenal vs Atletico Siap Panaskan Eropa

16 April 2026
Bayern München vs Real Madrid

Drama 7 Gol! Bayern München Singkirkan Real Madrid

16 April 2026
candi borobudur

Terungkap! Borobudur Ternyata Simpan “Permainan Rahasia”

16 April 2026
SJR jurnal dosen

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

16 April 2026

Highlights

Terungkap! Borobudur Ternyata Simpan “Permainan Rahasia”

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.