CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Unjuk Rasa PPKM Darurat Ricuh.. Begini Kronologinya

Tiwi Kasavela
21 Juli 2021
Unjuk Rasa PPKM Darurat Ricuh.. Begini Kronologinya

Polrestabes Bandung membubarkan unjuk rasa terkait PPKM Darurat. (ave/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Ratusan orang menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota Bandung pada Rabu (21/7/2021) terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Untuk menjaga keamanan, Polrestabes Bandung pun membubarkan aksi massa yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan menjadi cluster baru penularan Covid 19.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan bahwa unjuk rasa ini diawali dari adanya ajakan untuk mengadakan demo di media sosial. Antara mahasiswa, ojek online dan pedagang kaki lima.

“Namun kita ketahui bahwa ojol dan kaki lima tidak akan ikut campur karena ini urusannya akan mengganggu kamtibmas kota Bandung sehingga mereka memisahkan diri,” terangnya.

Adapun mahasiswa yang berunjuk rasa, terang ulung ada sekitar 150 orang dan ditunggangi pihak lain yang akan membuat Kota Bandung menjadi tidak kondusif.

Baca juga:   Farhan - Erwin Resmi Menangkan Pilwalkot Bandung 2024

“Usai berunjuk rasa di depan pemkot Bandung, mereka melakukan longmarch ke gedung sate. Tetapi sesampainya di perempatan jalan mereka melakukan penutupan jalan, dengan melakukan orasi, sehingga menjadi kemacetan panjang,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung Ulung, massa melakukan pengrusakan-pengrusakan di sana dan menyebabkan 60 pot menjadi rusak.

“Akhirnya kami membubarkan mereka agar Bandung menjadi kondusif lagi dan jalan bisa digunakan oleh masyarakat umum,” tandasnya.

Pembubaran dilakukan, terang Ulung karena para pengunjuk rasa kita tidak mematuhi prokes, tidak memakai masker dan menutup jalan sehingga terjadi kemacetan panjang, dan melakukan perusakan.

Baca juga:   Warga Bandung Rela Antre dan Berpanas-panasan di Bulan Puasa Untuk Beras Murah

“Setelah dibubarkan, kami melakukan penangkapan kepada 150 orang untuk dites antigen. Dari 150 orang itu ada yang positif juga setelah kita melakukan swab antigen, ada yang reaktif, sekarang masih berjalan,” terangnya.

Adapun 150 orang itu terdiri dari mahasiswa sebanyak 9 orang, siswa SMA/SMK/Sederajat sebanyak 36 orang, siswa SMP sebanyak 6 orang, dan lain-lainnya sebanyak 34 orang yang merupakan pengangguran dan putus sekolah.

Serta terjadi penambahan sebanyak 64 orang, sehingga totalnya menjadi 149.

“Selama kami melaksanakan pembubaran, kami juga menemukan bom molotov, yang dipersiapkan oleh kelompok mereka,” ucapnya.

“Sehingga kami berkesimpulan mereka ingin membuat Kota Bandung tidak kondusif, dengan seolah-olah mereka mengajak massa untuk tidak suka dengan PPKM, sehingga mereka mendiskreditkan pemerintah, dan membuat PPKM tidak diperpanjang,” paparnya.

Baca juga:   Kebakaran Hanguskan Satu Bangunan di Jalan Tasikmalaya Kota Bandung

Ulung mengatakan bahwa pengunjuk rasa telah diamankan dan bubuk bom molotov sudah disita dan saat ini sedang proses pemeriksaan oleh reskrim.

“Kami lakukan pemeriksaan swab antigen terhadap pelaku sebanyak lima orang yang kita tangkap,” imbuhnya.

Dari hasil sementara untuk swab antigen Ditemukan 3 orang dinyatakan reaktif. Sehingga Polrestabes Bandung melakukan pembubaran agar covid 19 tidak meluas lagi.

“Untungnya bom molotov belum sempat dilempar, jadi sudah keduluan kita tangkap. Provokatornya masih kita selidiki, akan kita lakukan penyelidikan terhadap pembuat ajakan di medsos itu,” pungkasnya. (ave)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Unjuk Rasa PPKM


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.