CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Peringati Tahun Baru Islam, Unpas Kobarkan Kembali Semangat Keislaman dan Keindonesiaan

Tiwi Kasavela
11 Agustus 2021
Peringati Tahun Baru Islam, Unpas Kobarkan Kembali Semangat Keislaman dan Keindonesiaan

Universitas Pasundan menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443H pada Rabu, (11/8/2021). (tiwi/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Universitas Pasundan menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443H pada Rabu, (11/8/2021) yang disiarkan secara langsung dalam Channel Youtube PAS TV.

Kajian ini mengangkat tema: “Implementasi Spirit Piagam Madinah dalam Konteks Keislaman dan Keindonesiaan” dengan narasumber Rektor VIII/Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.

Rektor Universitas Pasundan Prof. Dr. Ir. H Eddy Jusuf Sp. M.Si., M. Kom, IPU. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ilmu dan agama harus memiliki keseimbangan.

Sebagaimana pernyataan Albert Einsten bahwa ilmu tanpa agama adalah lumpuh dan agama tanpa ilmu adalah buta.

“Unpas memiliki cita-cita untuk memadukan agama, ilmu dan budaya. Tentu bukan hanya membangun fisik material tapi juga harus membangun jiwa, mental dan spiritual suatu bangsa. Karena material tanpa spiritual hanya akan menciptakan fatamorgana,” ulasnya.

Eddy melanjutkan bahwa membangun jiwa diatas badan dan keberadaban menjadi sebuah keniscayaan. Untuk membangun batin yang nyantri, insani.

Baca juga:   Antusiasme Warga Bandung di Pawai Obor Tahun Baru Islam 1446 H

“Pada tahun 1970 muncul modernisasi dan sekularisasi yakni memisahkan agama dalam kehidupan manusia. Hal ini mendorong manusia untuk berpikir dengan berbasis sains dan teknologi yang dianggap mampu mengakomodir manusia. Namun ternyata tidak mampu melawan hukum relativitas yang mengalami kekurangan. Sehingganmenyebabkan disorientasi dan dehumanisasi pada aspek kehidupan,” paparnya.

“Nilai buatan manusia, sains dan filsafat materialisme, modernisme telah menghancurkan martabat, kegagalan peradaban modern yang rabun jauh dari nilai ketuhanan,” sambungnya.

Maka dari itu, sambung Eddy Ketuhanan menjadi hal yang kembali memperbincangkan agama dalam konteks peradaban. Dan agama menjadi sumber nilai dan norma kehidupan manusia.

“Agama tidak melulu dogmatik tapi juga rasional dan menjadi solusi kehidupan,” tandasnya.

Sementara itu, KetuanYayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Dr. Makbul Mansyur, M.Si. menyampaikan bahwa kondisi saat ini mendorong manusia untuk dapat bersyukur, berdzikir dan berpikir.

Baca juga:   Underworld Spaghetti Prawn: Menu Halloween Unik di Bandung

“Selain meningkatkan tafakur dan syukur, situasi saat ini juga dapat mempererat persaudaraan dan solidaritas kita. Selanjutnya adalah istiqomah dalam memperjuangkan kebenaran, memiliki semangat perubahan dengan kreatif dan inovatif,” ucapnya.

Adapun Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si mengatakan bahwa perayaan Tahun Baru Islam, tidak hanya sebuah seremonial tapi juga momentum untuk berkomitmen bahwa kita memiliki semangat dan motivasi. Untuk bekerja keras dalam menjaga dan memelihara syiar Islam, sebagaimana yang ditetapkan dapam AD ART Paguyunan Pasundan.

“Segala potensi yang kita miliki kita berikan untuk kebermanfaatan umat, banyak yang menanti uluran tangan kita,” ujarnya.

Didi menambahkan bahwa tantangan bangsa Indonesia akan semakin besar, sebagaimana apa yang disampaikan oleh Ir Soekarno bahwa ‘Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah tapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.’

Baca juga:   Tanpa Curry, Warriors Tersingkir dari Playoff NBA

“Bangsa ini akan tetap bisa bertahan dan ajeg sebagai sebuah negara dan bangsa ketika bangsa ini masih memiliki teritorial darat, laut dan udara dan dikuasai oleh bangsa ini serta kekuatan ekonomi. Jangan sampai dikuasai segelintir kelompok dan membuat negara ini terpecah. Karena founding fathers negara Indonesia telah membangun nilai-nilai kesatuan dalam pancasila. Bukan negara agama atau sekuler, melainkan agama harus hadir dalam berbangsa,” ulasnya.

Didi berharap bahwa masyarakat dan pemerintah dapat menyadari akan pentingnya persatuan dan toleransi, agar tidak dibentur-benturkan dengan opini yang tidak bertanggung jawab.

Dalam membangun karakter, Paguyuban Pasundan juga akan menyiapkan kurikulum di lingkungan Pendidikan Paguyuban Pasundan untuk menyiapkan mental fighter, pemberani dan pantang menyerah. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: tahun baru islam


Related Posts

Libur Panjang Tahun Baru Islam
HEADLINE

Libur Panjang Tahun Baru Islam, 118 Ribu Tiket Kereta Ludes

27 Juni 2025
Kesempurnaan Manusia
HEADLINE

Amalan dan Doa Awal Tahun Islam 1 Muharram 1447 Hijriah

26 Juni 2025
tahun baru islam
PASBANDUNG

MUI Kota Bandung: Tahun Baru Islam 1446 H, Saatnya Muhasabah

8 Juli 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.