CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Jadi Penyebab Banjir di Bandung, Sungai Cianteul Masih jadi Lautan Sampah

Yatti Chahyati
6 November 2021
Jadi Penyebab Banjir di Bandung, Sungai Cianteul Masih jadi Lautan Sampah

Petugas Kebersihan (GIBER) membersihkan sungai Ciateul yang dipenuhi sampah. (put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Camat Bandung Kidul, Evi Hendarin mengakui jika di Sungai Ciateul yang berada di kawasannya, masih depenuhi sampah, khususnya di musim penghujan. Hal ini menjadi salah satu penyebab dikawasannya masih menjadi Kawasan langganan banjir di kota Bandung.

“Kami menemukan sampah plastik hampir di sekitar 50persen dari setiap sampah yang dibersihkan di Sungai Ciateul,” ujar Evi, belum lama ini.

Evi mengatakan, Sungai Ciateul merupakan salah satu sungai penyebab banjir di kawasannya. Penyebabnya adalah banyaknya sampah yang terbawa arus sungai dan memang sungai yang menyempit.

Baca juga:   Rapat Koordinasi Camat, Wali Kota Bandung Sampaikan Empat Isu Strategis

“Sungai Ciateul itu kan berbatasan dengan kabupaten. Aliran sungainya mengalami bottle neck di wilayah kabupaten. Namun, pihak kabupaten tidak mau dilakukan normalisasi sungai, karena mereka khawatir akan ada banjir besar di kawasan mereka,” papar Evi.

Karenanya, lanjut Evi, pasukan gober bekerja maksimal untuk membersihkan seluruh aliran sungai, terutama di kawasan Sungai Ciateul.

Pasukan gober bekerja setiap hari selama 7 jam sehari. Dengan gaji per hari sekitar Rp60 ribu. Evi juga mengatakan bekerjasama dengan petugas Citarum Harum.

“Khusus di kawasan Sungai Ciateul, gober bekerja seminggu dua kali. Karena sampah selalu banyak, baik itu sampah kiriman dan sampah dari warga sekitar,” terang Evi.

Baca juga:   Terlilit Utang Pinjol, Pria di Bandung Barat Nekat Bobol ATM

Evi menjelaskan, dalam satu hari bisa menghasilkan sampah sebanyak 8 kubik, sampai sungai benar-benar bersih. Sayangnya itu tidak berlangsung lama, dalam satu atau dua hari, sampah kembali banyak, sehingga pembersihan sampah harus dilakukan secara rutin.

“Kalau sampahnya baru diangkut, sungai akan nampak sangat bersih dari sampah. Namun dua hari kemudian sampah akan banyak lagi,” katanya.

Kepada warga, Evi juga selalu mengingatkan untuk melaksanakan program KangPisaman. Sehingga sampah bisa dikurangi dari rumah.

Baca juga:   DPU Bandung Belum Bisa Selesaikan 68 Titik Banjir

“Kami juga mengajak warga untuk melakukan Jumsih seminggu sekaki, untuk membersihkan gorong-gorong dan lingkungan sekitar rumahnya,” tutur Evi.

Selain Sungai Ciateul, beberapa titik banjir lainnya seperti Pasar Kordon, JL Waas dan JL Ciparay. “Tapi di kawasan itu hanya banjir cileuncang. Tidak ada banjir besar,” tambahnya.

Di lingkungan pasar, Evi mengatakan dirinya juga menerapkan KangPisman, sehingga bisa mengurangi produksi sampah, yang pada akhirnya bisa mencegah terjadi banjir besar. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: banjir di bandungsungai ciateul


Related Posts

FOTO : Wali Kota dan Wakil Tinjau Kawasan di Bandung yang Terkena Banjir Kemarin
PASBANDUNG

DPU Bandung Belum Bisa Selesaikan 68 Titik Banjir

23 Maret 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.