CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Normalisasi Sungai Terbukti Tekan Banjir Rancaekek

Yatti Chahyati
15 November 2021
Normalisasi Sungai Terbukti Tekan Banjir Rancaekek

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau pengerukan anak Sungai Citarum. (foto : ctk/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Normalisasi anak-anak Sungai Citarum khususnya di wilayah timur Kabupaten Bandung, terbukti mampu menekan banjir yang biasa terjadi di musim hujan.

Hal itu terungkap dari testimoni warga, baik pengguna jalan maupun warga di permukiman yang biasanya terdampak banjir akibat luapan air Sungai Citarik dan  Sungai Cikeruh yang melintas di Kecamatan Rancaekek.

Bukan saja testimoni di medsos, Bupati Bandung Dadang Supriatna sendiri kerap menerima ucapan terima kasih dari warga secara langsung melalui pesan whatsapp.

Salah seorang warga Rancaekek, Arman Wijaya mengungkapkan, biasanya jika hujan semalaman, luapan air Sungai Citarik sudah merendam jalanan dan rumah warga.

“Semalamanan tadi hujan terus turun, tapi tidak ada banjir di Rancaekek. Biasanya kalau saya pulang kerja dan hujan berlangsung lama, itu sudah membuat banjir parah di Jalan Kaum, Dangdeur,” kata Arman dalam postingan di akun medsosnya, Sabtu (14/11/21).

Baca juga:   Pemkab Bandung-Palawi Sepakat Optimalkan Pariwisata Berkelanjutan

Beberapa titik yang dilalui dan biasanya banjir, lanjut Arman, malam itu ternyata banjir yang menggenang jalanan tidak lagi terjadi. Saat ia berkendara melintasi jalan Pintu 1 Perumahan Kencana Rancaekek, juga tidak ada genangan banjir. Termasuk di Jalan Gradiul dan Lapangan Liga Kencana , tidak ada genangan air sedikit pun.

“Padahal biasanya pulang kerja itu suka ada ketakutan banjir cileuncang yang memutus akses jalan,” imbuh Arman.

Sebagai warga Rancaekek, Arman mengaku merasakan langsung dampak dari normalisi Sungai Citarik dan Cikijing.

“Alhamdulillah, ada perubahan. Dampaknya cukup besar bagi Rancaekek dari hasil pengerukan yang diinisiasi Bupati Bandung Pak Dadang Supriatna, juga anggota DPRD Kabupaten Bandung Abah Yayat Sudayat,” ucap Arman.

Program 100 Hari Kepemimpinan Bedas menurutnya berhasil menekan banjir di wilayah timur Kabupaten Bandung. Pengerukan sungai secara swakelola dengan kolaborasi antara pemerintahan, masyarakat, para pengusaha itu sudah menunjukkan hasil.

Baca juga:   Membedah Musik Ditengah Pandemi

“Saya masih ingat saat kampanye Pilkada Kabupaten Bandung yang lalu, di mana Paslon Bedas lebih memilih melakukan pengerukan sungai ketimbang kampanye yang dilakukan seperti biasanya,” kenang Arman.

Hingga akhirnya Kang DS, sapaan Bupati Dadang Supriatna, menurunkan backhoe di Sungai Cikeruh sepanjang 15 kilometer. Hasilnya, terbukti menjadi solusi banjir yang biasa terjadi di tiap musim hujan.

Sekarang terbukti meski banjir berlangsung dengan intensitas tinggi, banjir sudah tidak ada lagi. Warga tidak perllu khawatir lagi kalau pulang kerja malah kebanjiran di tengah jalan.

“Saya mengucapkan hatur nuhun kepada Bapak Bupati Bandung. Inilah kalau kita punya pemimpin yang terbuka mata dan telinganya, solusi banjir yang dulu dianggap tidak ada, sekarang sudah sudah ada jawabannya,” tulis Arman di akun medsosnya.

Baca juga:   Raffi Ahmad dan Rajiv Dirikan Rumah Makan Bagi Kalangan Menengah ke Bawah

Sebelumnya Bupati Bandung Dadang Supriatna mengakui pengerukan atau normalisasi anak-anak Sungai Citarum yang melintas di beberapa titik wilayah Kabupaten Bandung timur, terbukti bisa menekan banjir akibat luapan air sungai saat hujan.

“Yang biasanya di wilayah itu turun hujan sehari hingga dua hari, langsung banjir. Setelah diamati beberapa minggu memasuki musim hujan, sekarang terbukti hasil pengerukan bisa mengurangi ancaman banjir tersebut. Bisa ditanyakan langsung kepada warga yang ada di wilayah timur,” kata Bupati Bandung beberapa waktu lalu.

Bupati menambahkan, kegiatan pengerukan Sungai Citarik dan Cikeruh pun harus dilanjuti dengan upaya lain, seperti perawatan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. (ctk)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: banjir rancaekekbupati bandungKab Bandung


Related Posts

Bupati Bandung
PASBANDUNG

Bupati Bandung Tegaskan Program Besti Akan Digulirkan Setiap Tahun

9 Februari 2026
Bupati Bandung
PASBANDUNG

Bupati Bandung Intruksikan Evaluasi Program OPD, Prioritaskan Belanja Visi Misi

27 Januari 2026
Penderita tumor rahim
HEADLINE

Bupati Bandung Gerak Cepat Bantu Warga Penderita Tumor Rahim 12 Cm

28 September 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.