CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Guru Honorer Berteriak! Peringatan HGN 2021 Dalam Kondisi Memprihatinkan

Tiwi Kasavela
25 November 2021
Guru Honorer Berteriak! Peringatan HGN 2021 Dalam Kondisi Memprihatinkan

Kegiatan orasi dua aktifis pendidikan guru senior dan guru junior bertajuk "Indonesia Darurat Guru PNS" pada Kamis (24/11/2021) di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. (foto : tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Peringatan Hari Guru Nasional 2021 berada dalam kondisi yang memprihatinkan mengingat kesejahteraan guru yang saat ini masih rendah.

Hal ini disampaikan oleh Komisi V DPRD Kota Bandung, Gus Ahad saat mengikuti kegiatan orasi dua aktifis pendidikan guru senior dan guru junior bertajuk “Indonesia Darurat Guru PNS” pada Kamis (25/11/2021) di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

“Peringatan hari guru ini ada dalam kondisi yang prihatin, saya berharap kesejahteraan guru dapat menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Gus Ahad mengungkapkan bahwa ada dua hal yang dibutuhkan oleh seorang guru yakni penghargaan terhadap profesi mereka dan kesejahteraan yang layak.

“Kami ada untuk membela guru, sebab guru adalah ujung tombak untuk kecerdasan generasi yang akan datang,” ujarnya.

Baca juga:   Guru Honorer di Jabar Keluhkan Honor Setiap Tahun Telat

“Ke depan kami akan berkomunikasi untuk mencari solusi dengan DPR RI dan pusat terkait permasalahan yang harus diselesaikan. Semoga ini menjadi yang terakhir, di mana peringatan hari guru ada dalam kondisi yang memprihatinkan, Mudah-mudahan sebagian besar masalah dapat diselesaikan,” ulasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Iwan Hermawan mengatakan pengangkatan guru honorer adalah hal yang paling penting dan segera untuk dilakukan.

“Di masa orde baru pernah ada pengangkatan guru PNS masal, namun sayang 20 tahun berlau tidak ada lagi pengangkatan guru PNS massal, akibatnya ada 1,7 juta kekuarangan guru, akhirnya dilakukan pengangkatan guru honorer oleh kepala sekolah dengan gaji 1,8 juta,” jelasnya.

Baca juga:   Pemkab Purwakarta akan Angkat 400 Honorer Guru Agama

Melihat hal itu pihaknya meminta pemerintah untuk mengangkat guru honorer menjadi guru PPPK di tahun 2021.

“Jika tidak lolos PPG, maka guru tersebut dapat mengikuti tunjangan profesi, kalau tidak lolos PPG, maka gajilah mereka dengan UMR sesuai dengan kebutuhan hidup,” tambahnya.

“Jangan sampai guru dibuat kecewa, saya guru senior dan sebentar lagi pensiun, kami berharap generasi guru berikutnya dapat mengajar dengan profesional dan mendapatkan imbalan yang sesuai,” imbuhnya.

Adapun, Ketua Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri (FGHBSN) Nasional, Rizki Safari Rakhmat mengatakan bahwa di Hari Guru Nasional ini dirinya tidak hanya meminta guru bangkit untuk memulihkan pendidikan, tapi juga meminta pemerintah untuk turut memilihkan guru yang belum merdeka.

Baca juga:   Bio Farma Raih Penghargaan CMO Award 2025

“Kami meminta pemerintah untuk mengangkat guru honorer menjadi ASN agar kesejahteraannya tercukupi, dengan demikian mereka dapat mengembangkan potensinya dengan semakin berkualitas dan membentuk SDM Indonesia yang unggul dan maju,” ungkapnya.

Rizki melanjutkan pihaknya pun meminta pemerintah untuk merealisasikan kekosongan guru PNS dengan mengangkat Guru PNS.

Adapun perwakilan guru honorer swasta, Dedi Kusnadi berharap ada keleluasan guru PPPK untuk mengajar di sekolah swasta.

“Pengangkatan guru PPPK diproyeksikan untuk mengajar sekolah negeri, hal ini membuat sekolah swasta kekurangan guru, sehingga kami berharap guru PPPK tetap dapat mengajar di sekolah swasta dengan catatan mendapatkan ijin dari yayasan,” tandasnya. (tie/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: guru honorer


Related Posts

hoor guru
HEADLINE

Walkot Bandung Pastikan Honor Guru Dibayar, Cari Solusi Status Honorer

17 Maret 2025
seleksi guru PPG
HEADLINE

Unjuk Rasa Guru Honorer Tuntut Diangkat jadi PPPK

13 Januari 2025
guru sekolah
HEADLINE

Pemkab Purwakarta akan Angkat 400 Honorer Guru Agama

1 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

cibeber
HEADLINE

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026

WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau KAI Daop 2 Bandung memastikan penanganan gangguan...

UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026
Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026

Highlights

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.