CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Pandemik Angka Stunting di Bandung Justru Turun

Yatti Chahyati
29 November 2021
FOTO : Bandung Cegah Stunting

ilustsrasi (foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Angka stunting di Kota Bandung turun, meski dalam masa pandemic, Posyandu masih bisa melakukan penimbangan meski dengan segala keterbatasan.

“Jadi selama ini, RW masih bisa melaksanakan penimbagan balita meskipun dalam masa pandemic,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara, belum lama ini.

Dengan begitu, bisa didapatkan data bahwa angka stunting di Kota Bandung turun, sebanyak 1.999 atau sekitar 1,34%.  Beberapa hal yang mendorong penurunan angka stunting ini adalah, pemanfaatan dana maksimal, sanitasi diperbaiki dengan ODF, intervensi seperti ASI eksklusif dan pemberian makanan tambahan.

Baca juga:   Pemkot Bandung Gagal Tata PKL Ditiga Titik

Ahyani mengatan atas segala upaya penangana stunting, Kota Bandung mendapatkan apresiasi dari pemerinntah pusat. Karena Setiap tahun Kota Bandung melakukan 8  stunaksi interupsi dalam mengatasi stunting, dan pada point ke 7 harus memberikan laporan progres penanganan stunting.

“Karena adanya konvergensi stunting ini, lalu kota Bandung menjadi lokus,” tambah Ahyani.

Disinggung mengenai ada beberapa kendala dalam melakukan pencatatan data balita di Kota Bandung, Ahyani mengakui hal tersebut. Diantaranya pencatatan data berat badan dan tinggi badan balita.

“Yang namaya pencatatan oleh masyarakat, kan memang mungkin ada kekeliruan. Namun, setelah didata kan akan dilakukan verifikasi,” tegasnya.

Baca juga:   KPI dan KPID Jabar Ajak Masyarakat untuk Peduli Lingkungan

Selain itu, Ahyani juga mengatakan, ada system yang membantu menyatakan apakah seorang banyi diyatakan stunting atau tidak.

“Jadi setelah dilakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan, akan dimasukkan ke system. Sehingga, nanti system akan menggolongkan balita tergolong stunting atau tidak,” tambahnya.

Beberapa hal yang mempengaruhi stunting adalah, masukan gizi yang bisa diatur, pola asuh dan sanitasi.

Sementara itu, Camat Cibiru Didin Dikayuana mengatakan, di wilayahnya ada beberapa ketidak akuratan dalam mencatat data bayi. Salah stunnya adalah data berat badan bayi, di mana Ketika menimbang berat badan, skala timbangan tidak menunjukan angka nol.

Baca juga:   TPS Dakota Bandung Penuh Sampah, Gubernur Minta Pemkot Bertindak

“Kalau begitu, kan kita tidak bisa benar-benar yakin apakah data yang tercantum merupakan data sebenarnya atau bukan,” katanya.

Selain itu, ada juga ketidak akurayan saat mengukur tinggi badan bayi. Dimana mengukukr tinggi, Ketika balita dalam keadaan digendong. Sehingga, tidak bisas benar-benar dikurur berapa tingginya.

“Kita juga bingung, sebenarnya siapa sih yang bisa menentukan seorang bayi ini stunting atau tidak,” tambahnya.

Sehingga, didin meminta adanya bernaikan dan kejelasan system sehingga bisa yakin bahwa data yang dimasukkan ke dalam system benar-benar akurat. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pemkot bandungStunting


Related Posts

Bandung Zoo
HEADLINE

Pemkot Bandung Buka Kerja Sama Pengelolaan Bandung Zoo Modern

11 April 2026
Pemerintah Kota Bandung resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN untuk efisiensi energi dan pola kerja fleksibel. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Dorong Efisiensi Energi, Pemkot Bandung Berlakukan Kebijakan WFH Setiap Jumat bagi ASN

10 April 2026
Sport Tourism
HEADLINE

Pemkot Bandung Dorong Sport Tourism Lewat Maraknya Event Lari

3 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.