CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ini Bahaya Debu Vulkanik Erupsi Gunung Semeru untuk Kesehatan

Yatti Chahyati
10 Desember 2021
Erupsi Gunung Semeru, 27 Orang Dinyatakan Hilang

Erupsi Gunung Semeru (foto : bnpb.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran, Unpad Dr. Arto Yuwono Soeroto, dr., Sp.PD-KP, menerangkan, komponen letusan gunung berapi seperti Gunung Semeru, biasanya mengandung partikel dan gas. Partikel tersebut salah satunya mengandung silika. Dalam keadaan akut, silika rentan menimbulkan berbagai gangguan pada saluran pernapasan.

“Pada orang yang tidak punya riwayat penyakit paru. debu-debu vulkanik dalam keadaan akut bisa bikin iritasi mata, hidung, tenggorokan, dan saluran napas,” ucap Arto dikutip dari laman Unpad, Jumat (10/12/2021)

Baca juga:   Honorarium Triwulan I Guru non-ASN Cair, Ini Besarannya

Lebih lanjut, ia menerangkan bagi yang memiliki penyakit dasar di paru-paru. Di antaranya asma hingga penyakit paru obstruktif kronik, paparan debu vulkanik akan memperberat penyakit yang dideritanya. Bahkan jika seseorang terpapar debu vulkanik dalam jangka waktu yang lama, akan berisiko mengalami kelainan paru-paru silicosis.

Selain gangguan saluran pernapasan, pihak yang beradad di sekitar erupsi Gunung Semeru seperti relawan dan warga rentan terkena penyakit infeksius. Apalagi, bencana erupsi tersebut terjadi ketika masa pandemi COVID-19. Untuk itu, Covid-19 tetap menjadi ancaman utama selama berada di lokasi bencana.

Baca juga:   Pengungsi Erupsi Gunung Semeru Tersebar di Lima Kabupaten

Masker medis

Untuk itu, kata Arto guna menghindari risiko dari paparan debu vulkanik, baik relawan maupun warga terdampak erupsi Gunung Semeru harus tetap menggunakan masker.

Khusus untuk relawan, Arto menyarankan untuk menggunakan masker N95. Masker ini menurutnya, memiliki kemampuan paling baik dalam menyaring debu vulkanik. Penggunaan masker ini disebabkan karena relawan lebih banyak bertugas di lapangan dan di lokasi, yang rentan terpapar abu vulkanik.

“Idealnya pakai masker N95, tetapi semuanya dikaitkan dengan persediaan dan biaya,” imbuh Arto.

Baca juga:   Hari Ini Gunung Semeru Alami Dua Kali Gempa Letusan

Sementara bagi penyintas yang tinggal di tenda pengungsian juga diwajibkan memakai masker. Penyintas idealnya menggunakan masker medis yang menjadi terbaik kedua setelah N95.

“Sebaiknya jangan pakai masker kain, karena proteksinya tidak besar. Tapi jika tidak ada persediaan masker medis, masker kain bisa dipakai daripada tidak memakai sama sekali,” beber Arto.

Penggunaan masker medis sangat diperlukan, selain mencegah paparan debu vulkanik. Penggunaan dua jenis masker ini juga, mampu mencegah penyebaran COVID-19. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: erupsi gunung semerugunung semeru


Related Posts

Gunung Semeru
HEADLINE

Pakar ITB: Cuaca Picu Peningkatan Aktivitas Gunung Semeru

25 November 2025
Status Gunung Semeru naik ke level ‘Awas’ hanya dalam satu jam. Awan panas hingga 13 km, 300 warga mengungsi, dan BPBD menetapkan tanggap darurat 7 hari. (BNPB)
HEADLINE

Status Semeru Naik ke Level Awas! Ratusan Warga Mengungsi dalam Waktu 1 Jam

19 November 2025
Gunung Semeru Erupsi Kecil Sebanyak 20 Hingga 50 Dalam Sehari
PASNUSANTARA

Gunung Semeru Erupsi Kecil Sebanyak 20 Hingga 50 Dalam Sehari

6 Desember 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

remaja hanyut
HEADLINE

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

KAB BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Seorang remaja wanita dilaporkan tewas setelah hanyut di aliran Sungai Cibanjaran, Kabupaten Bandung,...

potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026
kasus dosen unpad

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

16 April 2026
primaya rajawali

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

16 April 2026
game online

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

16 April 2026

Highlights

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

Banjir Bandung, KDM Soroti Tata Ruang dan Normalisasi Sungai

Outfit UTBK 2026 Jangan Asal! Ini Tips Resmi Panitia SNPMB Biar Fokus

Arsenal Lolos Semifinal Champions Usai Tahan Sporting CP

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.