CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dukung Energi Baru Terbarukan, 13 Gedung Unpad Bakal Pakai PLTS

Yatti Chahyati
15 Desember 2021
Ilmu Hukum Prodi Terbanyak Diminati di SBMPTN Unpad

ilustrasi (foto : https://www.unpad.ac.id/)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dalam mendukung penerapan energi baru terbarukan (EBT) di lingkungan kampus, Unpad akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 13 gedung di Kampus Jatinangor.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unpad Prof. Dr. Hendarmawan mengungkapkan, ada dua dasar utama pengembangan PLTS di Unpad. Pertama implementasi visi misi Unpad, dalam memperoleh rekognisi internasional. Kedua implementasi pola ilmiah pokok (PIP) Unpad “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional”.

“Visi-misi dan PIP adalah akar utama dari pengembangan PLTS di kampus Unpad,” kata Hendarmawan, dikutip dari laman Unpad, Rabu (15/12/2021).

Hendarmawan menilai, penggunaan listrik saat ini pun beberapa di antaranya masih menggunakan bahan bakar fosil. Untuk itu, pengembangan PLTS akan membantu mengurangi ketergantungan Unpad, terhadap listrik yang dihasilkan dari bahan bakar fosil.

Lebih lanjut Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Unpad tersebut menjelaskan, di tingkat kelembagaan, pengembangan PLTS juga memiliki banyak manfaat. Efisiensi pendanaan hingga mewujudkan kampus hijau merupakan manfaat yang bisa diperoleh Unpad.

Selain itu, dari sisi tridarma, pengembangan PLTS berkontribusi dalam melahirkan riset-riset baru. Saat ini, sistem PLTS di Unpad dikembangkan berdasarkan hasil penelitian dan alih teknologi dari para dosen.

Baca juga:   18 Peserta Lolos SNMPTN 2022 Unpad, Tak Lakukan Pemutakhiran Biodata

“Ke depan, kita bisa mengembangkan riset seputar PLTS secara berkelanjutan, sehingga harapannya ke depan ini akan menjadi energi mandiri dan berkelanjutan di Unpad,” imbuhnya.

Ketua Program Studi Teknik Elektro FMIPA Unpad yang juga peneliti pengembangan PLTS Dr. Mohammad Taufik, M.Si., mengatakan, berdasarkan hasil riset yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa kawasan kampus Jatinangor potensial untuk dibangun PLTS.

Hasil riset menunjukkan, paparan radiasi yang dipancarkan matahari bisa diserap panel surya sebesar 70-75 %.

“Ini berpengaruh pada kapasitas maksimal listrik yang bisa dibangkitkan panel surya,” ucapnya.

Untuk tahap awal, PLTS akan dipasang di atap gedung Rektorat, gedung Lab Sentral, serta beberapa gedung baru yang dibangun dari dana IDB. Taufik menjelaskan, kontruksi gedung baru memungkinkan penyerapan sinar matahari lebih maksimal.

Lebih lanjut Taufik memaparkan, PLTS nantinya akan menggantikan listrik konvensional pada periode jam kerja. Konversi energi listrik bisa dimulai dari pukul setengah 7 pagi dan otomatis berganti dengan listrik konvensial ketika jam kerja telah selesai.

Baca juga:   UMP 2022 Jabar Hanya Naik 1,72 Persen Jadi Rp1.841.487,31

“Jadi selama durasi jam kerja, gedung-gedung tersebut akan di-support panel surya. Malam hari kembali di-support PLN,” kata Taufik.

Tanpa baterai

Ada beberapa kekhasan dari sistem PLTS yang akan dipasang. Sistem ini tidak akan menggunakan baterai. Artinya, energi listrik yang dikonversi tidak akan disimpan. Kendati demikian, sistem telah dirancang dengan dilengkapi kecerdasan buatan (AI).

Teknologi AI akan berperan sebagai pengalih daya otomatis ketika malam hari ataupun saat terjadi anomali cuaca yang menyebabkan panel surya tidak maksimal menyerap radiasi matahari.

“Sistem ini akan men-switch listrik gedung yang kondisinya tidak mencukupi untuk disuplai panel surya. Kita pastikan kerja tidak akan terganggu akibat fluktuasi kecerahan matahari,” terangnya.

Kekhasan lainnya, sistem ini akan dilengkapi dengan IoT yang mampu mengontrol beban-beban listrik yang menyala tetapi tidak fungsional. Aplikasi ini akan mampu mengoptimalisasi penggunaan listrik dalam gedung pada siang hari.

Selain itu, kata Taufik, sistem ini akan menggunakan konfigurasi on grid. Artinya, ketika panel surya mendapatkan listrik yang lebih dari cukup untuk penggunaan di jam kerja. Sisa listrik yang tidak terpakai akan otomatis dikompensasikan ke jaringan PLN. Hal ini dapat menjadi faktor pengurang terhadap beban listrik yang dipakai Unpad per bulannya.

Baca juga:   Unpad Gelar Wisuda Hybrid, Ini Ketentuannya

“Misalkan, pemakaian listrik di malam hari kita sebesar 100 kWh, listrik dari panel surya masuk ke PLN sebesar 75 kWh, maka beban listrik yang dibayar Unpad hanya sebesar 25 kWh,” kata Taufik.

Pengembangan PLTS di Unpad juga akan mendorong dilakukannya riset-riset baru, terutama seputar penyempurnaan sistem yang dipasang, hingga pengembangan aplikasi IoT yang lebih komprehensif.

Tidak hanya tenaga surya, Unpad juga mulai mencari potensi-potensi EBT lainnya. Salah satu energi yang potensial dikembangkan adalah tenaga angin/bayu (PLTB). Posisi kampus Jatinangor yang berada di wilayah perbukitan sangat potensial untuk dikembangkan pembangkit listrik tenaga angin.

“Angin potensi dikonversi menjadi energi listrik dengan menggunakan generator angin, sehingga kita bisa memiliki sumber listrik yang hybrid,” terangnya. (ytn)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: energi terbarukanPLTSunpad


Related Posts

unpad
HEADLINE

Unpad Sesuaikan Pola Kerja, WFH Jumat Mulai April 2026

8 April 2026
unpad jatinangor
PASPENDIDIKAN

Unpad Tandatangani SKB Pengaturan Akses Ojol di Kampus Jatinangor

7 April 2026
APKASI
HEADLINE

Energi Bersih untuk Negeri, APKASI Siap Buka Jalan Investasi di Daerah

7 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.