CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Inilah Kelebihan Kurikulum Prototipe untuk Jenjang SMA

Yatni Setianingsih
18 Januari 2022
Inilah Kelebihan Kurikulum Prototipe untuk Jenjang SMA

Siswa SMA (foto : Humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek , Anindito Aditomo mengungkapkan perubahan kurikulum prototipe, untuk jenjang SMA paling menantang dalam proses implementasinya dibandingkan pada jenjang PAUD-SMP.

Namun, Anindito menuturkan, dengan adanya kurikulum prototipe ini, para siswa bisa lebih leluasa memilih jurusan yang mereka inginkan di perguruan tinggi tanpa perlu khawatir dengan penjurusan semasa SMA.

“Adik-adik yang sekolahnya menjadi sekolah penggerak atau yang menerapkan kurikulum prototipe itu tidak dirugikan. Tidak ada lagi syarat jurusan untuk mendaftar tes. Jadi yang tadinya kalau mau masuk teknik itu harus dari IPA, tidak boleh IPS atau Bahasa, itu akan dihilangkan,” katanya dalam rilisnya.

Baca juga:   Pemerintah Libatkan Masyarakat untuk Perkuat Ekosistem Kebudayaan

Meski begitu, Anindito menambahkan, para siswa sebaiknya tetap memilih mata pelajaran yang memiliki korelasi dengan peminatan yang akan mereka pilih di perguruan tinggi nanti.

“Nanti akan ada seleksi lebih dalam pada mata pelajaran tertentu. Misal, kalau mau masuk teknik berarti akan ada tes tambahan pada mata pelajaran Matematika dan Fisika. Maka, sebaiknya mata pelajaran yang dipilih adalah yang mendukung tes ini nantinya,” imbuhnya.

Baca juga:   Umuh Muchtar Berharap Tak Ada Pihak Dirugikan dalam Pengelolaan GBLA

Lantas, bagaimana dengan kondisi guru-guru yang mata pelajarannya menjadi pilihan di kurikulum prototipe. Anindito menjelaskan, jika guru tersebut sudah mendapatkan tunjangan profesi di kurikulum 13, maka dia sudah dianggap memenuhi jam mengajar untuk mendapatkan tunjangan profesi ketika sekolahnya sudah menerapkan kurikulum prototipe.

“Para guru ini juga akan kita berikan amanah tambahan pada melalui project best learning. Project-project penguatan karakter untuk para siswa di semua jenjang kelas,” tambahnya.

Baca juga:   Gunung Semeru Erupsi, Wagub Jabar Ajak Salat Gaib dan Ingatkan Ini

Project Best Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa, untuk melakukan suatu investigasi yang mendalam terhadap suatu topik.

Siswa secara konstruktif melakukan pendalaman pembelajaran dengan pendekatan berbasis riset terhadap permasalahan dan pertanyaan yang berbobot, nyata, dan relevan. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kemendikbudristekkurikulumkurikulum prototipeSMA


Related Posts

Pascasarjana UIN SGD Gelar Workshop Penyempurnaan dan Penetapan Kurikulum 2025
PASPENDIDIKAN

Pascasarjana UIN SGD Gelar Workshop Penyempurnaan dan Penetapan Kurikulum 2025

21 Februari 2025
126.421 Siswa Dinyatakan lulus SNBP PTN Akademik
HEADLINE

126.421 Siswa Dinyatakan lulus SNBP PTN Akademik

26 Maret 2024
Hari Disabilitas Internasional 2023, Kemendikbudristek Gaungkan Keberagaman dan Inklusivitas
PASPENDIDIKAN

Hari Disabilitas Internasional 2023, Kemendikbudristek Gaungkan Keberagaman dan Inklusivitas

11 Desember 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.