CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Gus Ahad : Ada Tiga Masalah dalam Pembahasan Raperda RTRW

Yatni Setianingsih
9 Februari 2022
Gus Ahad Minta Pemprov Jabar Pelajari Penanganan COVID-19 untuk PTM ke Sulawesi Utara

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya (Gus Ahad)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Panitia Khusus (Pansus) rancangan peraturan daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Provinsi Jabar, Abdul Hadi Wijaya mengatakan terdapat tiga masalah yang harus diperhatikan dalam pembahasan Raperda RTRW.

“Pertama terkait perbedaan cara pandang pusat, provinsi, dan kabupaten dan kota ini yang harus diselaraskan,” ucap Gus Ahad sapaan akrab dari Abdul Hadi Wijaya.

Gus Ahad mengatakan dalam perundangan DPRD, jika ada program strategis di tingkan nasional maka semua peraturan di bawahnya yaitu provinsi, kabupaten kota mengikuti.

Baca juga:   Bank Bjb Bakal Ekspansi ke Daerah Istimewa Yogyakarta

“Ini terjadi kadang-kadang perbedaan pada satu titik yang sama ada keinginan terencana dari pemerintah  di level kabupaten dan kota yang berbeda dengan pusat, sehingga harus diselaraskan. Salah satu contoh di Kota Bogor,  satu titik jadi RTH dan atau juga semacam tempat penjernihan air, ternyata titik itu nanti akan menjadi titik tepat pintu keluar jalan tol. Otomatis rencana Pemkot Bogor untuk mengalokasikan ruang terbuka hijau harus di geser, karena tidak mungkin jalan menjadi RTH. Pemerintah daerah harus hitung ulang,” urainya.

Baca juga:   Pelajar SMPN 6 Cimahi Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kedua kemandirian pangan, atur luas lahan untuk pertanian yang berkelanjutan, pihaknya melihat satu sisi ada kecenderungan pemilik sawah yang menjual sawahnya. Karena ketika dijadikan industri atau perumahan, nilai tanahnya harganya lebih tinggi dibandingkan pertanian rendah.

“Ini jadi konflik harus ada aturan yang menguatkanh kalau dijual harus ada kompensasi lebih luas pengganti. Ini jadi urgent jamin 20 tahun yang akan datang cukup lahan petani untuk warga Jabar, jangan sampai Jabar tergantung dengan daerah lain ketersedian pangan,” imbuhnya.

Baca juga:   Sosialisasi 4 Pilar Harus Menarik dan Berdampak Bagi Masyarakat

Ketiga, menurutnya seringkali terjadi perbedaan  antara cara perhitungan serta hasil perhitungan antara kabupaten kota, provinsi, dan pusat.

“Ini pun terjadi perbedaan yang luas terkait luas Jabar antara pusat dan Jabar, perbedaannya mencakup puluhan ribuan hektar ini menyulitkan. Ini harus sama-sama lakukan perbaikan, RTRW ini sangat penting dan teliti,” tutupnya. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPRD Jabargus ahadRaperda RTRW


Related Posts

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Ono Surono Panggil BKSDA dan Dinas Kehutanan Buntut Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo

27 Maret 2026
DPRD
HEADLINE

DPRD Jabar Soroti Ancaman Kenaikan Harga Menjelang Libur Akhir Tahun

11 Desember 2025
Tunjangan DPRD
HEADLINE

Besaran Tunjangan Perumahan DPRD Jabar Tuai Sorotan dan Kritik

9 September 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Bayern vs PSG Champions 2026
PASOLAHRAGA

Bayern vs PSG Membara! Rekor Gol Liga Champions Barcelona Terancam Tumbang

5 Mei 2026

# Bayern vs PSG Champions 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan sengit antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain...

Xiaomi Mix

Rumor Xiaomi Mix 5 Meredup, Fokus Bergeser ke Xiaomi 18

5 Mei 2026
arsenal vs atletico madrid

Arsenal vs Atleti di Semifinal Liga Champions: Duel Penentuan ke Final, Siapa Lebih Siap?

5 Mei 2026
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
kolesterol tinggi

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

5 Mei 2026

Highlights

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.