CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBISNIS

Ini Fakta-Fakta Kegagalan Manajemen Bumi Putera 6 Tahun Terakhir!

Tiwi Kasavela
24 Mei 2022
logo_ajb_bumiputera

ilustrasi (foto : Antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Setelah Kosong selama kurun waktu 2 tahun Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 kembali memiliki Badan Perwakilan Anggota (BPA) pada bulan Mei 2022 melalui Pemilihan yang dilakukan secara E-voting oleh Para Pemegang Polis.

Melalui surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 13 Mei 2022, lembaga pengawas yang diamanati Pemerintah ini mengumumkan 11 calon BPA AJB Bumiputera 1912 periode 2022-2027 yang dianggap memenuhi persyaratan dan menyetujuinya setelah melalui Uji Kepatutan dan Kelayakan( Fit and Profer Test).

Adapun Kesebelas sosok yang mengisi organ BPA dimaksud, yakni Muhammad Idaham (Daerah Pemilihan I Sumatera Bagian Utara( Sumbagut), Hardi (Dapil II Sumatera Bagian Tengah- Sumbagteng), Agus Patami (Dapil Sumatera Bagian Selatan-Sumbagsel), dan Jefry Rasyid (Dapil IV DKI Jakarta).

Sementara Figur kelima dan seterusnya, yakni Marhalim Siregar (Dapil V Banten dan Jawa Barat), RM Bagus Irawan (Dapil VI Jawa Bagian Tengah), Naniek Widya Kusuma (Dapil VII Jawa Bagian Timur) Chris Boy Rihi Iye (Dapil VIII Bali dan Nusa Tenggara), Alan Arthur Siahaan (Dapil IX Kalimantan), Jalaluddin Rum (Dapil X Sulawesi), dan Theresia Patipeme (Dapil Maluku dan Papua).

Baca juga:   Jabar Fokus pada Tujuh Ekonomi Baru, Ridwan Kamil Tawari Korsel untuk Investasi

Saat dihubungi Pas Jabar Ketua Kordinator Nasional ( Kornas) Perkumpulan Pemegang Polis AJB Bumiputera 1912 Yayat Supriatna mengatakan Pilar utama bangunan Bumiputera itu menjadi tumpuan harapan jutaan pemegang polis yang hak-haknya terbengkalai akibat hantaman defisit sejak 1997.

“Ini Berawal dari Rp2,07 triliun, upaya penyehatan jangka pendek dan menengah, serta perbaikan investasi oleh manajemen tak berhasil. Defisit terus membengkak tahun demi tahun, hingga kini,” jelasnya dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Menurut Yayat, terkait dengan struktur BPA Bumiputera tersebut, OJK melalui Juru Bicara Sekar Putih Djarot sudah menegaskan pihaknya meminta BPA segera menjalankan tugas dan kewenangan.

“Sebelas anggota BPA terpilih dituntut secepatnya mengeluarkan keputusan strategis dalam rangka penyehatan keuangan perusahaan,” tuturnya.

Yayat juga menuturkan Anggaran Dasar (AD) Bumiputera mengatur BPA bertugas dan bertanggung jawab melengkapi struktur direksi dan komisaris yang bakal mengendalikan perputaran roda perusahaan day by day.

“BPA juga dapat menggelar sidang luar biasa guna mengeluarkan keputusan strategis lainnya sesuai pedoman AD,” tandasnya.

Lebih jauh Yayat menjelaskan Menelisik deretan kebijakan manajemen AJB Bumiputera 1912 mengalami masa kritis finansial dan reputasi nya sejak 2016-2022, “Setidaknya ada lima Fakta atau bukti yang membawa perusahaan asuransi mutual tertua di Indonesia ini , kini berada di titik nadir.”

Baca juga:   Yeay! Merchandise Official Black Panther Sudah Tersebar di 800 Titik Indomaret

Pertama, terdapat indikasi penentuan pemimpin perusahaan selama lima tahun terakhir disemangati oleh kompromi jahat di balik layar. Tidak mengherankan jika hasilnya kepemimpinan lemah kompetensi dan kapasitas. Bumiputera tak jelas arahnya. Kondisinya tak menjadi lebih baik, melainkan semakin buruk.

Kedua, lingkaran penentu kebijakan yang bisanya cuma sebagai “follower” tidak berani mendukung atau berinisiatif melakukan langkah memperbaiki organisasi. Dampaknya; perubahan signifikan yang diharapkan para pemegang polis paling tidak enam tahun terakhir tak terwujud.

Ketiga, terjadi kegamangan dalam mengendalikan organisasi. Khususnya terkait proses pengambilan keputusan dan kebijakan di internal perusahaan. Kondisi ini mengakibatkan stagnasi kepemimpinan sehingga level bawah organisasi hanya bisa pasrah menyikapi situasi krisis perusahaan. Cermin pemimpin di berbagai tingkatan tidak berkarakter.

Keempat, jajaran pemimpin Bumiputera periode itu tidak memiliki sense of crisis, sense of belonging, dan sense of responsibility dalam menyikapinya permasalahan perusahaan.

Baca juga:   KBI Ajak Gemar Membaca, Ini Segudang Manfaat di Dalamnya

Boro-boro berjuang menyehatkan perusahaan asuransi berusia seabad lebih, mereka sibuk melakukan manuver semata-mata demi mempertahankan jabatan.

Kelima, demikian besar potensi kegagalan menajemen karena prinsip dan nilai-nilai good corporate governance tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Potensi kerugian perusahaan menganga. Identitas dan budaya organisasi yang digelar bertentangan dengan visi dan misi yang dititahkan “3 Orang Guru” Bumiputera.

Guna membawa AJB Bumiputera 1912 bangkit, dibutuhkan jajaran pemimpin dan manajemen yang power full dalam mengendalikan segenap dinamika internal organisasi. Juga mampu menjalin komunikasi dengan seluruh stakeholders guna menghasilkan rumusan program strategi jitu –yang tak lain untuk memenuhi harapan para pemegang polis.” Tutur Yayat.

“Oleh karenanya besar harapan para Pemegang Poliske depan Bumiputera tidak lagi dipimpin “sosok lama” yang sudah terbukti gagal. Jangan sampai pula tongkat estafet diserahkan kepada “anak didiknya” yang memang sudah dipersiapkannya. Kalau hal ini tetap dipaksakan..maka siap siap saja Management akan menghadapi Gelombang Protes Para Pempol yang merupakan Pemilik saham Perusahaan,” pungkasnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Bumi Putera


Related Posts

logo_ajb_bumiputera
PASBISNIS

Pempol Bumi Putera Menunggu Ketegasan OJK

26 Maret 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.