CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Edwin Sanjaya Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung Baru 3 Persen

Yatti Chahyati
30 Mei 2022
Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dari Fraksi Partai Golkar, Edwin Senjaya. (foto : ist)

Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dari Fraksi Partai Golkar, Edwin Senjaya. (foto : ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dari Fraksi Partai Golkar, Edwin Senjaya menilai, meskipun sudah ada geliat ekonomi, namun laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung masih belum pulih sepenuhnya. Hal ini terlihat dari laju pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya 5% – 7%, tahun ini baru di angka 3%.

“Meski memang belum bisa dikatakan kembali ke keadaan normal. Tapi harus kita apresiasi memang geliat ekonomi itu ada. Karena biasanya kan PAD kita di angka tiga koma sekian triliun,” ujar Edwin.

Edwin mengatakan, hal yang menghambat kembalinya laju pertumbungan ekonomi di Kota Bandung, adalah karena kekosongan jabatan wali kota beberapa waktu lalu. Meski demikian, Edwin menegaskan bisa jadi hal lain juga ikut menunjang dan menjadi penyebabnya.

“Ya mungkin, karena kemarin posisi wali kota dalam keadaan kosong cukup lama. Sehingga LPE agak tersendat,” terangnya.

Baca juga:   Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia Saat Bertanding di Lapangan

Karenanya, Edwin berharap dengan dilantiknya Yana Mulyana sebagai Wali Kota Bandung definitif, bisa membuat pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung melaju cepat, mengejar ketertinggalan, meskipun tidak didampingi wakil wali kota.

“Kita juga tidak bisa meraba atau memprediksi apa kesulitan yang dihadapi Wali Kota Bandung yang sekarang tanpa ada wakil. Ya baru bisa kita lihat performa kerjanya pada akhir tahun mendatang,” katanya.

Edwin mengatakan, beberapa sektor pajak yang bisa digenjot sekarang diantanya pajak restoran dan pajak hiburan.

“Pasalnya beberapa mata pajak seperti PBB, pajak air tanah, targetnya ya hanya segitu-gitunya. Sedangkan untuk pajak hiburan, pajak hotel dan restoran masih bisa digenjot dan diupayakan penghasilan yang maksimal,” tuturnya.

Selain itu, Edwin juga menilai sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang juga bisa digenjot kontribusi pemasukannya.

Baca juga:   Dewan Menilai Pembelian BBM Melalui MyPertamina akan Menyulitkan Masyarakat

“Salah satu upayanya adalah dengan kembali menjajaki dan mempererat kerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat, yang memiliki destinasi wisata alam lebih banyak dibanding Kota Bandung,” terangnya.

Meskipun demikian, Kota Bandung sendiri memiliki kelebihan lain di bidang pariwisata, yaitu hotel yang lebih banyak dan fasililtas yang memadai, wisata kuliner dan wisata belanja.

“Sehingga jika semua dikolaborasikan, bisa membawa dampak positif baik bagi Kabupaten Bandung, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat,” tuturnya.

Edwin menilai, sekarag yang bisa dilakukan Pemkot Bandung adalah membuat promosi besar-besaran sehingga banyak wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Karena menurut Edwin, belakangan ini Kota Bandung seperti tidak mempunya ciri khas yang mudah diingat dan tidak punya daya tarik tersendiri untuk mendatangkan wisatawan.

Baca juga:   Lantai Lima RSUD Bandung Kiwari Terbakar Pasien Berhamburan

“Kalau DKI kan punya formula E. kalau bandung punya apa coba,” kelakar Edwin.

Menurut Edwin, ada baiknya Pemkot Bandung kembali membuat acara cukup besar untuk mengundang wisawatan, misalnya dengan kembali menggebyarkan peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB).

“Peringatan KAA tahun ini juga kurang semarak,” tambahnya.

Padahal, kalau Kota Bandung bisa menggelar acara tahunan yang meriah, Edwin menilai itu akan lebih baik. Disinggung masalah anggaran, Edwin menilai bukan tidak mungkin bisa menganggarkan anggaran yang cukup jika dinas terkait memang ada keinginan. “Kan di mana ada keinginan di situ ada jalan,” tegasnya.

Di sisi lain, terkait pemulihan ekonomi yang melibatkan UMKM, Edwin berpesan, jangan sampai program-program yang dimiliki oleh dinas-dinas di Kota Bandung ini hanya merupakan seremonial saja, tanpa benar-benar menyentuh UMKM di level bawah. (adv/put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPRD Kota Bandungedwin sanjayaekonomi Bandung


Related Posts

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu Jelang Ramadan
PASBANDUNG

Jelang Ramadan Cabai Tembus Rp100 Ribu, Ayam dan Daging Ikut Melonjak! Warga Bandung Menjerit

13 Februari 2026
Wakil Wali Kota Bandung ditahan
PASBANDUNG

Wakil Wali Kota Bandung Segera Ditahan? Jaksa Tunggu Restu Mendagri

25 Januari 2026
Erik Darmadjaya
PASBANDUNG

Erik Darmadjaya: Lunturnya Semangat Kebangsaan di Kalangan Pemuda

28 Oktober 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.