CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Ini Pentingnya Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Berdiferensiasi

Yatti Chahyati
4 Juli 2022
guru sekolah

Ilustrasi guru sedang mengajar di sekolah. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan mengawal implementasi Kurikulum Merdeka. Salah satunya dengan membantu penerapan asesmen awal pembelajaran dan pembelajaran berdiferensiasi di satuan pendidikan.

Dalam Webinar Sapa GTK 6 yang berlangsung pada Jumat (1/7/2022) lalu, mengemukakan berbagai kisah menarik para guru yang berjuang memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di daerahnya.

Webinar tersebut menghadirkan narasumber, yaitu Iwan Syahril (Dirjen GTK), Indriyati Herutami (Academic Manager, Sekolah Bina Cita Utama, Palangkaraya), Oscarina Dewi (Indonesian Primary Principal Global Jaya School, Tangerang Selatan), Pranika Dian Dini (Guru Kelas 1 SDN 008 Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara), dan Muhammad Ariefin (Guru Bahasa Indonesia, SMAIT Nurul Fikri, Depok, Jawa Barat).

Pranika Dian Dini, guru SDN 008 Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, adalah seorang guru muda yang menerapkan asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi. Ia bercerita bahwa sekolah tempatnya mengajar sangat jauh dari perkotaan dan mayoritas siswanya adalah anak-anak yang bekerja di perkebunan sawit.

Baca juga:   7.380 Guru dan Dosen Kemenag Dapat SK Pengangkatan Calon PPPK

Dini menjelaskan, ketika mulai mengajar ia mengetahui bahwa terdapat keberagaman tingkat kemampuan siswa, sebab tidak semua siswa pernah menempuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Tidak semua murid mengenal huruf. Terdapat murid yang usianya sangat tinggi, sudah sembilan tahun, tapi belum mengenal huruf karena keterbatasan pendampingan orang tua di rumah. Hal ini menjadi perhatian kami, khususnya saat pandemi, tidak semua guru dapat masuk dan pembelajaran daring belum sepenuhnya dapat didukung,” tutur Dini.

Berdasarkan fakta inilah maka para guru di sekolahnya merasa perlu memetakan kompetensi siswa secara detail supaya dapat memberikan pembelajaran yang tepat dan sesuai bagi siswa. Ia memberi contoh, jika kondisi siswa banyak yang belum mengenal huruf, maka saat mengajarkan materi yang berisi teks sebaiknya dilakukan seatraktif mungkin. Hal tersebut penting diterapkan agar peserta didik senang dan dapat lebih menikmati pembelajaran di kelas.

Baca juga:   HIMA PKnH Unpas Aksi Tuntut Revisi PP No 57 Tahun 2021 ke DPRD Jabar

“Yang saya temukan di kelas, saat memberikan pelajaran terkait dengan teks, tidak semua anak mengenal huruf, apalagi mengeja kata. Untuk masing-masing anak yang belum maupun yang sudah mengenal huruf saat PAUD harus diberikan materi yang tepat. Jika tidak, mereka akan bosan. Untuk itulah dibutuhkan asesmen awal pembelajaran untuk membantu mengenali murid,” kata Dini yang pada tahap awal melakukan asesmen psikososial terhadap murid-muridnya.

Narasumber lain adalah Muhammad Ariefin, seorang guru Bahasa Indonesia di SMAIT Nurul Fikri, Depok, Jawa Barat. Ia mengetahui asesmen dari program Guru Belajar dan Guru Berbagi. Dari program itu ia menyadari ternyata asesmen tidak hanya dapat dilakukan di awal pembelajaran, tapi dapat dilakukan di awal persiapan pembelajaran.

“Pada asesmen awal saya melakukan tes atau menguji pengetahuan teks-teks posisi, mengenai fakta dan opini pada murid. Hal ini saya anggap penting untuk menguji sejauh mana pengetahuan murid, sejauh mana mereka mengetahui dapat membedakan mana fakta dan mana yang hoaks dari sebuah berita,” tutur Ariefin.

Baca juga:   FAGI : Hingga Akhir Desember 2021 Gubernur Tidak Serius Tanggapi Malasah Iuran

Selanjutnya, ia juga melakukan asesmen fasilitas pendukung pembelajaran dengan menanyakan jumlah laptop yang ada di rumah peserta didiknya. Menurut Ariefin, hal ini penting ditanyakan untuk mengetahui seberapa besar dukungan pembelajaran para siswa di rumah.

“Hal ini tidak terkait teori, tapi untuk mendukung murid karena dulu sedang tingginya angka kasus Covid-19. Dan dari asesmen ini saya mengetahui bahwa para murid mempunyai satu laptop di rumah, tetapi terkadang dipakai bergantian oleh tiga orang, karena adik dan kakaknya juga menggunakannya untuk sekolah,” kata Ariefin.

Menurut Ariefin, meskipun perkembangan kasus Covid-19 cenderung terkendali dan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terus menurun, fasilitasi pendukung pembelajaran siswa di rumah tetap harus dipantau. Hal ini karena perangkat tersebut dapat mendukung pengembangan kompetensi siswa tentang teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini.***

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: guruKurikulum Merdekapembelajaran awalpembelajaran berdiferensiasi


Related Posts

SMA Alfa Centauri Bandung
PASPENDIDIKAN

SMA Alfa Centauri Bandung Gelar Festival Kebudayaan P5, Angkat Tema Bhinneka Tunggal Ika

11 Mei 2025
Krisis Otoritas Guru: Menegur Murid yang Bermasalah atau Menghadapi Ancaman Pidana
PASPENDIDIKAN

Krisis Otoritas Guru: Menegur Murid yang Bermasalah atau Menghadapi Ancaman Pidana

29 November 2024
Konsentrasi di Era Digital: Tugas Pendidik dalam Membentuk Pembelajaran yang Efektif
PASPENDIDIKAN

Konsentrasi di Era Digital: Tugas Pendidik dalam Membentuk Pembelajaran yang Efektif

29 November 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)
HEADLINE

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Samsung kembali menggebrak pasar ponsel pintar dunia dengan meluncurkan lini flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26...

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026
Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026

Highlights

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.