CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Permukaan Air Tanah di Kota Bandung Mengalami Penurunan

Putri
16 Februari 2023
Waspada Penipuan Terkait Status Pegawai di Lingkungan Pemkot Bandung.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengakui permukaan air tanah di wilayah Kota Bandung mengalami penurunan. Hal ini serupa dengan kondisi air tanah di Bandung Raya pada umumnya, yang mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

“Karenanya, memang harus ada upaya untuk memulihkan, atau megurangi penurunan permukaan air tanah di Kota Bandung,” ujar Ema.

Namun, Ema menegaskan, upaya tersebut tidak akan efektif jika hanya dilakukan oleh Kota Bandung. Melainkan, sebaiknya jsutru duilakukan oleh wilayah di bagian hulu, yang tentu jika dilakukan akan lebih baik.

“Kalau hanya Kota Bandung yang berupaya, tentu tidak akan efektif. Yang efektif itu, jika dilakukan oleh kota sekitarnya. Seperti Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat,” tuturnya.

Ema menegaskan, di Kota Bandung sendiri, sudah ada upaya untuk mempertahankan permukaan air tanah, atau mencegah penurunan yang sangat signifikan. Seperti di Pasir Biru, di Kawasan Cidadap dan sebagian di wilayah Dago.

Baca juga:   Pemprov Jabar Siap Jawab Somasi Walhi, Ecoton, dan Aliansi Zero Waste Indonesia Terkait Pencemaran Air

“Pemkot Bandung juga secara rutin melakukan sosialsisasi dan imbauan kepada warga untuk bijak dalam menggunakan air tanah,” terang Ema.

Secara pribadi, Ema mengatakan, memang tidak mungkin melakukan pelarangan terhadap masyarakat untuk menggunakan air tanah. Kini yang dibutuhkan menurutnya adalah komitmen semua pihak untuk menyelamatkan dan melestarikan kawasan konserfasi.

“Yang bisa kita lakukan adalah himbauan untuk bijak menggunakan air tanah, bukan melarang menggunakan air tanah,” tegasnya.

Untuk melakukan pengawasan juga tidak mudah. Karena SDM yang sangat sedikit sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan pengawasan di semua wilayah di Kota Bandung

“Untuk pengendalian, kita sekarang hanya bisa melakukannya lewat perizinan yang dilakukan lebih ketat,” terangnya.

Cara Mempertahankan Permukaan Sumber Air Tanah

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung Didi Riswandi, mengatakan untuk mempertahankan permukaan sumber air tanah, harus memiliki pola pembangunan ketahanan air tana yang terstruktur.

Baca juga:   Inilah Pendekatan Teknologi untuk Atasi Permasalahan Pengelolaan Air

“Seharusnya program pembangunan ketahanan air tanahnya jelas ada di siapa. Sejauh ini, program tersebut kan masih belum jelas ada di mana,” jelas Didi.

Didi mengatakan, semestinya izin penggunaan air bawah tanah juga dibatasi sebagai bentuk dari pengendalian.

“Kalau bisa sih penggunaan air bawah tanahnya dilarang. Kita bisa menggunakan air yang disuling dari air sungai,” tambahnya.

Namun, Didi juga mengatakan, hal itu memang belum bisa dilakukan di Kota Bandung. Karena suplai air bersih juga masih belum bisa diupayakan 100 persen.

“Jika pengendalian belum bisa dilakukan 100 persen, semestinya penyerapan air yang dilakukan bisa sama dengan pengambilan air bawah tanah. Seharusnya ini bisa diberlakukan di pemukiman,” tegasnya.

Baca juga:   Prakiraan Cuaca Bandung 2 September 2023

Zero Delta Q Policy

Di sisi lain, Didi mengatakan ada zero delta q policy, yang isinya mengenai 3 hal terkait keberadaan air tanah, yaitu, aliran, resapan dan parkir. Semestinya, air yang jatuh ke tanah todak semua dialirkan, melainkan harus bisa diserap, atau setidaknya diparkirkan. Untuk di Kota Bandung sendiri zero delta q policy dipenuhi dengan peningkatan kapasitas dengan kekuatan sumur imbuhan.

“Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air secara alamiah, dengan penghutanan. Sehingga lahan kritis mutlak ditanami,” paparnya.

Ke depan, lanjut Didi, semestinya ada targetan penghijauan. “Misalnya untuk penghijauan disiapkan lahan beberapa hektar,” tambahnya.

Namun, Didi menjelaskan, untuk sementara Kota Bandung memiliki beberapa sumur imbuhan. Supaya penyerapan air ini bisa lebih maksimal, Didi mengatakan, harusnya dilakukan oleh SKPD lain. Sehingga bisa lebih terintegrasi.

“Namun, memang sepertinya di SKPD lain, penambahan sumur imbuhan ini masih belum menjadi prioritas,” sesalnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: airpermukaan air tanah


Related Posts

ITB Terapkan Karakter A, I, R untuk Mahasiwa
HEADLINE

ITB Terapkan Karakter A, I, R untuk Mahasiwa

18 November 2023
Waduk Jatiluhur Debit Airnya Meski Terjadi Kemarau Panjang
PASJABAR

Waduk Jatiluhur Debit Airnya Aman Meski Terjadi Kemarau Panjang

10 Oktober 2023
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi
PASBANDUNG

Perumda Tirtawening Perlu Ambil Langkah Strategis Hadapi Kekeringan

4 Mei 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)
HEADLINE

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026

BANTEN, WWW.PASJABAR.COM – Pertandingan sengit akan tersaji pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 saat Dewa United FC...

Nyari Gawe

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026
Veda Ega Pratama menjalani latihan di Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras sebelum balapan di Moto3 Spanyol 2026. (Honda Team Asia)

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

17 April 2026
Persib Bandung

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026
halaman gedung sate

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026

Highlights

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.