CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tips Seimbangkan Kuliah dan Keluarga bagi Mahasiswa Pascasarjana

Nurrani Rusmana
17 Februari 2023
Tips Seimbangkan Kuliah dan Keluarga bagi Mahasiswa Pascasarjana dari Dosen Unpad

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjaga keseimbangan peran mahasiswa Pascasarjana bagi yang sudah berkeluarga dinilai sangat penting. Hal ini disampaikan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Dr. Fitri Ariyanti Abidin, M.Psi.

“Identitas diri sebagai mahasiswa dan keluarga tidak bisa dipisahkan begitu saja,” ujar Fitri pada seminar mengenai Family-Study Balance yang digelar sebagai bagian dari kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Gelombang II di Bale Rumawat, Unpad, Bandung, Kamis (16/2/2023).

Dilansir dari unpad.ac.id pada Jumat (17/2/2023), Fitri mengatakan dalam kultur masyarakat Indonesia, pencapaian diri sejak dini tidak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk keluarga. Jika harus meninggalkan keluarga karena memilih pekerjaan atau pendidikan, perasaan bahagia yang didapat biasanya akan berkurang.

“Ketika kita memutuskan bahwa saya adalah seorang suami, seorang istri, seorang ibu, seorang ayah yang memutuskan untuk sekolah lagi, maka harus sudah siap untuk mengelola semuanya,” katanya.

Baca juga:   Mengenal Alda, Gadis Kreatif, Energik dan Berprestasi

Dalam seminar ini Fitri memberikan tips kepada para mahasiswa Pascasarjana untuk meningkatkan Family-Study Balance.

Menurutnya ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh mahasiswa yang berkeluarga untuk meningkatkan keseimbangan antara pendidikan dan keluarga.

SMART Planning

Pertama adalah mempersiapkan “SMART Planning” atau Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Timely planning. Perencanaan ini harus dibuat bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi dibuat bersama keluarga.

“Kalau kita tidak merencanakannya dengan baik, percayalah kita merencanakan untuk gagal,” ujarnya.

Lebih lanjut Fitri mengatakan bahwa semua hal perlu dikomunikasikan pada keluarga, terutama kepada anak-anak. Ini dilakukan karena mereka akan mengalami banyak perubahan ketika orang tuanya melanjutkan pendidikan.

Baca juga:   Ketua Hima PPKn Unpas Irwan Hendrawan Ulas Pentingnya Organisasi Bagi Mahasiswa

Ia mengatakan bahwa mengomunikasikan rencana pendidikan kepada anak akan menanamkan nilai pentingnya belajar. Selanjutnya, orang tua bisa menjelaskan secara konkret hal-hal yang akan mereka terima apabisa orang tua melanjutkan pendidikan.

Flexibel

Tips selanjutnya adalah fleksibel. Menurutnya, dalam kehidupan manusia, win-win solution itu hampir tidak ada pada situasi apa pun. Manusia hanya bisa memilih hal yang konsekuesinya paling bisa ditoleransi oleh diri kita sendiri.

Untuk mewujudkan hal ini, mahasiswa dapat menyusun prioritas berdasarkan hal yang paling berharga dalam hidupnya. Hal ini menjadi salah satu aktivitas yang bermanfaat untuk melepaskan stres.

Dijelaskan Fitri, ketidakjelasan yang terjadi dalam hidup juga menjadi salah satu penyebab stres. Namun, hal yang perlu dipahami adalah ketidakpastian itu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup. Salah satu hal yang sering terlupakan adalah bahwa keluarga juga bisa menjadi pengalih yang menyenangkan ketika menghadapi masa sulit.

Baca juga:   Menteri Pertanian Tinjau Longsor Cisarua, Salurkan Bantuan 20 Truk

Social Support

Hal terakhir yang dapat meningkatkan Family-Study Balance adalah social support. Banyak di antara kita yang merasa kalau meminta bantuan itu artinya lemah. Namun, kekuatan itu hadir ketika kita mampu mengakui diri kita juga membutuhkan orang lain.

Fitri juga menyampaikan bahwa kesehatan mental menjadi isu yang banyak ditemukan pada mahasiswa Pascasarjana. Ketika banyak perubahan negatif dalam diri seperti emosi yang mudah meledak, itu bisa menjadi tanda kita sudah membutuhkan bantuan profesional.

“Biasanya yang muncul itu judgement-judgement negatif tentang diri kita, self judgement itu jangan sampai dibiarkan,” ujarnya. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: mahasiswaPascasarjanatips


Related Posts

Miss Via Bagikan Tips Meningkatkan Public Speaking dan Kesalahan yang Sering Terjadi
PASKREATIF

Miss Via Bagikan Tips Meningkatkan Public Speaking dan Kesalahan yang Sering Terjadi

9 Maret 2026
Editor Bagikan Tips Agar Naskah Penulis Dilirik Penerbit
PASKREATIF

Editor Bagikan Tips Agar Naskah Penulis Dilirik Penerbit

7 Maret 2026
street fighter STKIP Pasundan
HEADLINE

Mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi Adu Nyali di Street Fighter, 62 Peserta Bertarung di Atas Ring!

12 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.