CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home CAHAYA PASUNDAN

Mahasiswa Harus Hormati Dosen, Begini Hadisnya

Nurrani Rusmana
17 Maret 2023
Mahasiswa Harus Hormati Dosen, Begini Hadisnya

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

*)CAHAYA PASUNDAN

Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.SiOleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan)

Seorang siswa/mahasiswa wajib berbuat baik kepada guru/dosen dengan menghormati dan memuliakannya baik melalui ucapan maupun perilaku, sebagai balas jasa atas kebaikan yang diberikannya. Siswa/mahasiswa berbuat baik dan berakhlak mulia kepada guru/ dosen dengan dasar pemikiran berikut:

Pertama, memuliakan dan menghormati guru merupakan salah satu ajaran Islam. Banyak hadis yang menegaskan hal ini, antara lain:

“Muliakanlah orang yang mengajarimu.” (Hr Abu al-Hasan al-Mawardi); “Muliakanlah guru-guru Al-Quran (agama), karena barang siapa yang memuliakan mereka berarti ia memuliakanku.” (Hr Abu al-Hasan al-Mawardi). Sayidina Ali bin Abi Thalib berkata, “Aku adalah seorang hamba bagi orang yang mengajariku walaupun satu huruf.”

Kedua, guru/dosen adalah orang yang mulia. Pada suatu hari, Nabi Muhammad SAW keluar rumah. Tiba-tiba beliau melihat dua majelis yang berbeda. Majelis yang pertama adalah orang-orang yang beribadah yang sedang berdoa kepada Allah dengan segala kecintaan kepada-Nya. Sedangkan majelis yang kedua ialah majelis pendidikan dan pengajaran yang terdiri dari guru dan sejumlah muridnya. Melihat dua majelis yang berbeda, Nabi bersabda,

Baca juga:   Ajeng Juita Sari : Pribadi Positif yang Terus Mengembangkan Diri

“Mereka dari majelis ibadah sedang berdoa kepada Allah. Jika Allah mau, Dia menerima doa mereka, atau menolak doa mereka. Tetapi mereka yang termasuk dalam majelis pengajaran manusia, sungguh aku diutus Allah adalah untuk menjadi guru.” (Hr Ahmad).

Ketiga, guru adalah orang yang sangat berjasa dalam memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pendidikan, yang merupakan bekal hidup yang lebih berharga daripada harta benda. Orang yang ingin sukses di dunia dan akhirat harus berilmu.

Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa menginginkan dunia, ia wajib berilmu. Barang siapa yang menginginkan akhirat, ia wajib berilmu. Dan barang siapa yang menginginkan dunia dan akhirat, ia juga wajib berilmu.” (Hr Ahmad).

Keempat, pada umumnya guru lebih tua daripada murid, dan orang muda harus menghormati orang yang lebih tua. Rasulullah Saw bersabda, “Bukan dari umatku orang yang tidak sayang kepada orang yang lebih muda dan tidak menghormati orang yang lebih tua.” (Hr Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Baca juga:   Legenda MotoGP Valentino Rossi Akhirnya Jajal Sirkuit Mandalika

Kemudian, banyak cara yang dapat dilakukan seorang siswa/ mahasiswa dalam berakhlak mulia kepada guru/dosen, di antaranya sebagai berikut:

  1. Bersikap hormat dan sopan kepadanya menurut cara yang wajar.
  2. Berupaya menyenangkan hatinya dengan cara yang baik.
  3. Tidak merepotkannya dengan banyak pertanyaan.
  4. Tidak membuatnya letih dengan berbagai tuntutan.
  5. Tidak berjalan di hadapannya.
  6. Tidak duduk di tempat duduknya.
  7. Tidak memulai bicara kecuali atas izinnya.
  8. Tidak membuka aib dan rahasianya.
  9. Tidak menentang dan melawannya.
  10. Meminta maaf kepadanya jika telah melakukan kekeliruan.
  11. Memuliakan keluarganya.
  12. Memuliakan sahabat karibnya.

Termasuk akhlak murid/mahasiswa terhadap guru/dosen adalah mengikuti guru/dosen yang dikenal berakhlak baik, luas wawasan keilmuannya, dan mumpuni keahliannya, berwibawa, santun dan penyayang, dan tidak mengikuti guru/dosen yang tinggi ilmunya tetapi tidak saleh atau berakhlak tercela.

Baca juga:   Mahasiswa ITB Raih Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022

Murid/mahasiswa harus mengikuti dan mematuhi guru/dosen. Bahkan, menurut Ibn Jam’ah, merasa diri hina dan kecil di hadapan guru/dosen merupakan pangkal keberhasilan dan kemuliaan.

Meskipun guru menyampaikan informasi dan pengetahuan yang sudah diketahui, murid/mahasiswa harus menunjukkan antusiasme terhadap pengajarannya, tidak boleh menemuinya tanpa meminta izinnya lebih dahulu, baik ia sedang sendirian maupun bersama orang lain.

Jika ia ragu apakah guru/dosen tersebut mendengar permintaan izinnya, maka ia boleh mengulanginya hingga tiga kali. Ia harus duduk sopan di depan guru/dosen dengan rendah hati, tenang, dan memperhatikan ucapannya. Ia tidak boleh berpaling atau menoleh ke arah lain yang tidak perlu, terutama ketika guru/dosen sedang berbicara kepadanya.

Ketika guru/dosen keliru, entah karena khilaf atau karena tidak tahu, sementara murid/mahasiswa mengetahuinya, murid/ mahasiswa menunggu sampai guru/dosen menyadari kekeliruannya. Jika guru/dosen tidak tetap menyadarinya, maka murid/mahasiswa boleh mengingatkannya dengan cara yang santun dan tidak menyinggung perasaannya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: akhlakCahaya PasundandosenHadismahasiswa


Related Posts

Akhlak dan Kehidupan: Akhlak Terhadap Lingkungan
CAHAYA PASUNDAN

Akhlak dan Kehidupan: Akhlak Terhadap Lingkungan

20 Februari 2026
akhlak manusia
CAHAYA PASUNDAN

Akhlak dan Kehidupan: Mengenai Akhlak Terhadap Manusia

13 Februari 2026
akhlak kepada Allah
CAHAYA PASUNDAN

Akhlak dan Kehidupan: Akhlak kepada Allah (Khaliq)

6 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.