CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Gerhana Matahari Hibrida Bisa Diamati di Pulau Kisar pada 20 April

Nurrani Rusmana
17 April 2023
Gerhana Matahari Hibrida Bisa Diamati di Pulau Kisar pada 20 April

Ilustrasi gerhana matahari. (Foto: Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

AMBON, WWW.PASJABAR.COM – Gerhana matahari total akan terjadi pada Kamis (20/4/2023). Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Ambon, Djati Cipto Kuncoro menyebut fenomena tersebut merupakan gerhana matahari hibrida.

Dilansir dari ANTARA, fenomena gerhana matahari hibrida dapat diamati di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya dengan durasi terlama di Indonesia yaitu Selama 3 Jam 10 menit 32 detik.

Durasi puncak gerhana di Pulau Kisar selama satu menit lima detik pada pukul 13.22.56 WIT. Sedangkan sebagian wilayah Maluku mengalami gerhana matahari sebagian karena merupakan wilayah utara dan selatan dari jalur gerhana matahari total.

Baca juga:   Foto Spektakuler Artemis II: Gerhana Matahari dari Balik Bulan Bikin Dunia Takjub

Durasi gerhana matahari sebagian dapat diamati di sejumlah wilayah di Maluku, khususnya di Ambon selama 3 Jam 9 menit 28.7 detik yakni di pukul 13:34:25.8 WIT.

Gerhana matahari hibrida terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris. Sehingga di suatu tempat tertentu terjadi peristiwa piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil, daripada piringan matahari dan tempat tertentu lainnya terjadi peristiwa piringan Bulan yang teramati dari Bumi sama dengan piringan Matahari.

Baca juga:   Idham Azis Akhirnya Dilantik Presiden Jokowi Sebagai Kapolri

Gerhana matahari ini merupakan peristiwa gerhana matahari total dan cincin yang terjadi secara berurutan dalam satu fenomena. Sehingga peristiwa gerhana matahari hibrid relatif terjadi cukup langka.

Selain itu posisi pengamat mempengaruhi besar magnitudo gerhana yang akan teramati, sehingga pengamatan kedua gerhana tidak dapat dilakukan secara bersamaan dan dilokasi yang sama.

Baca juga:   BMKG: Gerhana Matahari Cincin Tak Berdampak di Indonesia

Akibatnya, saat puncak gerhana di suatu tempat tertentu, matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya, sedangkan di tempat tertentu lainnya, matahari seakan-akan tertutupi Bulan.

Djati mengingatkan, agar masyarakat tidak melihat proses gerhana secara langsung, karena radiasi matahari dapat merusak mata.

“Gunakanlah kacamata khusus yang menggunakan filter untuk melihat matahari,” imbaunya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Gerhanagerhana mataharigerhana matahari hibridagerhana matahari total


Related Posts

Misi ke Bulan
PASDUNIA

Foto Spektakuler Artemis II: Gerhana Matahari dari Balik Bulan Bikin Dunia Takjub

10 April 2026
gerhana bulan
HEADLINE

Simak Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

25 Februari 2026
Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. (freepik.com)
HEADLINE

Lukisan Api di Langit Siang: Fenomena Gerhana Matahari Cincin Kembali Menyapa Bumi

3 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)
HEADLINE

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026

LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Keberhasilan Arsenal melaju ke babak semifinal Liga Champions 2025/2026 ternyata meninggalkan kesan negatif bagi...

Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026
Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026
Nyari Gawe

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026

Highlights

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.