CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Musrenbang Perubahan RPJMD Tanggung Jawab Program Pembangunan

Fal Ulul Ilmi
14 September 2023
Musrenbang Perubahan RPJMD Tanggung Jawab Program Pembangunan

Pembukaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Bandung Tahun 2023 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (13/9/2023). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SOREANG, WWW.PASJABAR.COM — Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap pelaksanaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Bandung tahun 2023 bisa menghasilkan keputusan untuk kepentingan pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen kita dalam mendukung tercapainya visi Pemerintah Kabupaten Bandung, yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS),” kata Bupati Bandung saat sambutannya pada Pembukaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Bandung Tahun 2023 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (13/9/2023).

Khususnya yang dijabarkan melalui misi yang ketiga, yaitu mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreatifitas dalam bingkai kearifan lokal dan berwawasan lingkungan.

Dalam sambutannya Bupati Bandung berharap musrenbang ini dapat menampung masukan, yang mencerminkan aspirasi dari masyarakat sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap berbagai program pembangunan.

“Hakekat pembangunan daerah selain mewujudkan kemajuan daerah, juga mensukseskan tujuan pembangunan provinsi dan nasional. Maka Pemkab Bandung melalui rancangan perubahan RPJMD 2021-2026 berkomitmen untuk mensukseskan program pembangunan nasional melalui arah kebijakan pembangunan selama lima tahun yang dibuktikan melalui visi dan misi terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung Bedas,” sebutnya.

Visi Kabupaten Bandung 2021-2026

Bangkit adalah memberdayakan masyarakat menuju perubahan sosial ekonomi secara nyata bertahap melalui program pembangunan yang dirancang secara sektoral dan regional yang berdampak signifikan terhadap penanggulangan kemiskinan dan peningkatan daya beli.

Baca juga:   Program Kabupaten, Kota Harus Selaras Dengan Pemprov Jabar

“Edukatif, terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang edukatif yang dimaksud adalah kondisi masyarakat dan aparatur memiliki motivasi, semangat dan etos kerja yang prima atau Bedas di segala bidang untuk kemajuan Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Dinamis adalah terselenggaranya kegiatan pembangunan. Baik fisik maupun nonfisik di Kabupaten Bandung yang memperhatikan kaidah-kaidah pembangunan yang berwawasan lingkungan dan memperhatikan tata ruang dan keseimbangan alam yang berkelanjutan.

“Agamis adalah kondisi masyarakat Kabupaten Bandung yang masyarakat dan aparaturnya bersih dan berwibawa berakhlak mulia berlandaskan nilai-nilai religius keagamaan,” ujarnya.

Sejahtera, yang dimaksud adalah kondisi masyarakat Kabupaten Bandung yang dapat terpenuhi kebutuhan dasar melalui kebutuhan sandang, pangan dan papan dan juga memperoleh kelayakan dasar pendidikan, dan kesehatan secara layak serta terbukanya kesempatan kerja yang luas dan mampu menyerap tenaga kerja dengan penghasilan memadai,” katanya.

Menurutnya, visi tersebut dijabarkan dalam lima misi, yaitu membangkitkan daya saing daerah, menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas dan merata, mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreatifitas dalam bingkai kearifan lokal dan berwawasan lingkungan.

Baca juga:   Hasanuddin: Kini Saatnya Semua Gotong-Royong Demi Keselamatan Rakyat

“Mengoptimalkan tata kelola pemerintahan melalui birokrasi yang profesional, dan tata kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan prinsip keadilan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat lemah,” jelasnya.

13 Program Prioritas atau Program Strategis

Selama kurun waktu 2 tahun terakhir ini, Dadang Supriatna sebagai Bupati Bandung memiliki program-program yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dengan 13 program prioritas atau program strategis.

“Di antaranya, insentif guru ngaji, berikut BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, pemberian asuransi atau subsidi kepada para petani, meningkatkan insentif Linmas berikut BPJS Ketenagakerjaan, insentif RT, RW, PKK, Pemerintah Desa berikut BPJS Ketenagakerjaan, Beasiswa Ti Bupati (Besti) untuk anak-anak hafidz Alquran atau berprestasi,” kata Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung ini.

Kemudian pembangunan lima buah RSUD, pembangunan rutilahu untuk 7.000 unit setiap tahunnya, dan penambahan pembangunan 28 unit SMP, tiga muatan lokal untuk pendidikan TK, SD dan SMP, menyediakan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri), dan meningkatkan insentif ustadz/ustadzah, takmir, dan marbot berikut BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga:   Pemkot Bandung Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan

“Perlu saya sampaikan pembangunan yang telah dilaksanakan selama kurun waktu dua tahun terakhir ini, telah menghasilkan beberapa kemajuan yang ditandai oleh capaian indikator makro. Pembangunan baik ekonomi maupun sosial, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung meningkat yang asalnya dari 1,79 persen menjadi 5,35 persen pada tahun 2022.

“Dari sisi sosial kemajuan diperoleh dalam indikator angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia), yang semula 72,73 poin, pada tahun 2022 kemarin meningkat menjadi 73,16 poin. Peningkatan IPM ini tercermin dari meningkatnya harapan lama sekolah 12,7 tahun menjadi 12,71 tahun. Pada tahun 2022 angka harapan hidup dari 73 tahun naik menjadi 74,01 tahun.

Kang DS berpesan agar keberhasilan yang telah dicapai tersebut jangan membuat terlena.

“Dalam beberapa hal kita masih menyisakan persoalan-persoalan yang akan dihadapi, isu-isu strategis yang aktual di antaranya kemiskinan, daya beli, pengangguran, pelayanan publik, infrastruktur wilayah, jalan, irigasi, transfortasi, air minum dan juga persampahan. Kualitas lingkungan, tata ruang dan penanganan bencana alam dan sosial, keterpaduan pembangunan daerah dan Perdesaan serta kualitas sumber daya manusia untuk arah kebijakan pembangunan kedepan berorientasi pada penuntasan isu-isu tersebut,” ungkapnya. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: RPJMD


Related Posts

Perda Kamtibmas dan RPJMD Untuk Pembangunan Jabar Kian Terarah
PASJABAR

Perda Kamtibmas dan RPJMD Untuk Pembangunan Jabar Kian Terarah

26 Februari 2021
PASJABAR

Program Kabupaten, Kota Harus Selaras Dengan Pemprov Jabar

21 Februari 2019

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.