CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Prof Budiana dan Prof Thomas Dikukuhkan jadi Guru Besar Unpas

Nurrani Rusmana
23 September 2023
Prof Budiana dan Prof Thomas Dikukuhkan jadi Guru Besar Unpas

Sidang Terbuka Senat Universitas Pasundan (Unpas) dalam rangka orasi ilmiah dan pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Sistem Politik Internasional Prof. Dr. M. Budiana, S.I.P., M.Si dan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Administrasi Publik Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si, Sabtu (23/9/2023). (Foto: Humas Unpas)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sidang Terbuka Senat Universitas Pasundan (Unpas) dalam rangka orasi ilmiah dan pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Sistem Politik Internasional Prof. Dr. M. Budiana, S.I.P., M.Si dan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Administrasi Publik Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si dilaksanakan di Aula Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Gedung Rektorat, Kampus II Unpas, Jl. Tamansari No. 6-8, Sabtu (23/9/2023).

Pengukuhan guru besar ini dihadiri oleh Dansesko TNI Marsekal Madya (Marsdya) Samsul Rizal, Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan Mayjen TNI (p) TB Hasanuddin, Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman, Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet.

Kemudian Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar, Kakanwil Kumham Jabar, Kadisbudpar Kota Bandung, Wali Kota Banjar, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, Ketua YPDM Pasundan, Pengurus Harian Koni Jabar, Ketua Koni Kab/Kota se-Jabar, Pengurus Harian Aptisi Jabar, Pengurus Harian Artipena Jabar, Ketua IIKU, Penasehat IIKU dan tamu undangan lainnya.

Rektor Unpas, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU. (Foto: Humas Unpas)

Rektor Unpas, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU. menyebut saat ini Unpas telah memiliki 34 guru besar dan akan bertambah lagi 7 untuk tahun ini. Sehingga tahun ini Unpas akan memiliki 41 guru besar.

Baca juga:   Unpas Jalin Kerja Sama dengan RRI Bandung, Mahasiswa Berkesempatan Magang

“Bagi lembaga kelahiran guru besar ini akan menjadi sebuah kekuatan. SDM di perguruan tinggi itu harus kuat karena guru besar adalah puncak karier seorang dosen,” katanya.

Menurutnya jadi seorang dosen tujuannya jangan menjadi struktural, tetapi tujuan seorang dosen itu harus menjadi guru besar.

Sistem Pendidikan Tidak Berdiri Sendiri

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si. (Foto: Humas Unpas)

Ketua Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si menuturkan sistem pendidikan tidak berdiri sendiri. Proses dan kinerja sistem pendidikan, termasuk proses dan kinerja perguruan tinggi dikonstruksi secara sosial.

“Ia tunduk pada politik pendidikan yang berlaku di negeri ini, rentan terhadap kepentingan dan pengaruh kapitalisasi yang sangat perkasa, juga sering tidak berdaya mengkritisi budaya masyarakat karena merupakan bagian integral dari padanya,” tuturnya.

Prof Didi menyampaikan hal itu merupakan pekerjaan rumah para dosen dan para guru besar untuk memberi solusi dan kontribusinya bagi kelangsungan hidup negara dan bangsa sesuai dengan amanat kemerdekaan.

Kemudian, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T. berharap kepada dua guru besar yang baru ini harus produktif.

Baca juga:   Teliti Pelayanan OSS, Euis Jamilah Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Unpas

“Saya sangat berharap kepada para guru besar ini bisa menjadi katalisator dosen-dosen yang lain, baik di Unpas maupun di perguruan tinggi yang lain untuk meningkatkan karir akademik,” harapnya.

Menurutnya mutu dan kualitas perguruan tinggi adalah kualitas lulusan dan dosen. Semakin banyak guru besar dan dosen yang ada, perguruan tinggi harus produktif, baik dari hal penelitian, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Orasi Ilmiah Prof. Budiana dan Prof. Thomas

Orasi ilmiah yang disampaikan Prof. Budiana berjudul “Strategi Pemerintah Joko Widodo dalam Menghadapi Dinamika Politik Internasional pada Saat Presidensi G-20 tahun 2022 dan KTT ASEAN tahun 2023”. Sedangkan Prof. Thomas menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Administrasi Publik Baru: Dinamika Manajemen Publik Seiring Pergeseran ‘Citizen to Netizen’.

Prof. Dr. M. Budiana, S.I.P., M.Si. (Foto: Humas Unpas)

Setelah orasi ilmiah, Prof. Budiana mengatakan suatu capaian yang luar biasa bagi seorang dosen bisa menjadi guru besar. Selanjutnya adalah bagaimana ke depannya untuk mempertanggungjawabkan sebuah etika akademik sebagai guru besar, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat dalam rangka mengabdi kepada bangsa dan negara.

Baca juga:   Meriah, Jalan Santai Dies Natalis Unpas Doorprize Belasan Motor!

Ketua KONI Jabar ini menyampaikan bahwa penelitian yang sering diteliti adalah seputar komunikasi, strategi politik juga sistem politik internasional.

“Mudah-mudahan pemerintah bisa mendengarkannya. Termasuk stakeholder politik lain di luar pemerintahan,” kata Prof. Budiana.

Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si. (Foto: ran/pasjabar)

Sementara itu, Prof. Thomas mengatakan jabatan guru besar bukan hanya jabatan secara proposional saja tetapi secara fungsional harus memberikan ruang dan peluang bagi siapapun untuk mengkaji ilmu pengetahuan.

“Tentu saja pencapaian guru besar ini akan memberikan kebarokahan bagi kita semua. Khususnya pada generasi penerus juga untuk sama-sama menimba ilmu dalam bidangnya masing-masing,” ucapnya.

Menurutnya saat ini tantangan yang paling berat saat ini adalah pergeseran dari citizen to netizen, seharusnya peran netizen mencerminkan peran citizen yaitu bagaimana menyeimbangkan hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Dengan perkembangan teknologi saat ini, kita sudah tidak bisa melihat lagi batas-batas antar negara. Oleh karena itu, mari dalam kesempatan ke depan harus mencerminkan sebagaimana nilai-nilai yang sudah diwariskan kepada kita bahwa apapun yang terjadi dalam perkembangan ini kita harus membumi harus mewariskan cita-cita luhur bangsa Indonesia,” pungkasnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Guru Besarguru besar unpasprof budianaprof thomasunpas


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

31 Januari 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswi Unpas Raih Juara Dua Poster Infografis Tingkat Internasional

30 Januari 2026
Edri Fauzan
HEADLINE

Edri Fauzan Resmi Raih Gelar Doktor Unpas, Teliti Pengaruh Influencer hingga Media Sosial pada Investor Gen Z

30 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)
HEADLINE

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026

NAPOLI, WWW.PASJABAR.COM -- Napoli berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Fiorentina dalam lanjutan kompetisi Liga Italia pekan...

Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026
Chelsea menang comeback atas West Ham United. (Foto: REUTERS/David Klein)

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

1 Februari 2026
Skuad Arsenal merayakan gol Martin Zubimendi ke gawang Leeds United, Sabtu (31/01/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.