CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Peduli Lingkungan, Wakaf Salman dan Saviorangers Gerakan 1000 Moms Cerdas Kelola Sampah

Tiwi Kasavela
2 Oktober 2023
Peduli Lingkungan, Wakaf Salman dan Saviorangers Gerakan 1000 Moms Cerdas Kelola Sampah
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

 

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Masjid Salman ITB melalui Wakaf Salman dan Saviorangers menggelar acara pelatihan pengelolaan sampah organik menjadi kompos rumah tangga pada Sabtu (30/9/23) di Masjid Salman ITB, Jl Ganesa No 7, Kota Bandung.

Acara bertajuk “Gerakan 1000 Moms Cerdas Kelola Sampah” ini berangkat dari keresahan masyarakat umum, khususnya ibu rumah tangga di Bandung Raya terkait penumpukan sampah.

Kegiatan ini merangkul mentor Salman Ramah Lingkungan sekaligus Ketua Ikatan Alumni Teknik Lingkungan ITB, Gun Gun Saptari dan melibatkan para ibu rumah tangga dalam aksi pengelolaan sampah.

Gun Gun Saptari yang akrab disapa Kang Gun Gun memberikan workshop terkait pengomposan sampah kepada seluruh peserta menggunakan metode Karung, Ember, dan Kompos (Kang Empos).

“Metode Kang Empos ini menjadi salah satu reaktor organik paling sederhana yang nantinya bisa dilakukan di rumah masing masing oleh peserta yang hadir,” ujarnya.

Baca juga:   Penanganan Sampah di Kota Bandung Tunjukkan Tren Positif

Sebagaimana diketahui, penumpukan sampah yang terjadi di Kota Bandung salah satunya disebabkan karena kebakaran TPA Sarimukti yang sudah terjadi berminggu minggu lamanya.

Salah satu penggiat di komunitas Salman Environment Rangers (Saviorangers) Lulu Nailufaaz mengatakan bahwa sumber masalah dari kasus tersebut adalah sampah yang tercampur dan tidak terkelola dengan baik.

‘Gas metana yang dihasilkan dari sampah organik di TPA Sarimukti menyebabkan sulitnya penanganan serta pengolahan sampah yang membuat semakin bertumpuknya sampah di berbagai lokasi di Kota Bandung,” ungkapnya.

Ist

Di balik itu, menurut data yang dihasilkan dari DLHK Kota Bandung, sebanyak 44,52% sampah yang paling sering dibuang oleh masyarakat Kota Bandung adalah sampah sisa makanan rumah.

Baca juga:   Deklarasi Dukungan 20 PAC Partai Gerindra untuk Sonny Salimi

“Hal itulah yang membuat Wakaf Salman beserta Saviorangers berupaya untuk memberikan solusi, dengan cara mewadahi para ibu rumah tangga dalam kegiatan pelatinan pengelolaan sampah organik,” tuturnya.

Wakaf Salman dan Saviorangers meyakini, ibu rumah tangga memiliki peran sentral dalam keluarga dan lingkungan terdekatnya perihal edukasi pemilahan sampah, khususnya pengelolaan sampah sisa makanan rumah.

“Harapannya, lebih banyak lagi penggerak penggerak untuk mendorong upaya penanganan sampah yang lebih baik lagi utamanya di Bandung Raya, sehingga tidak hanya peserta yang hadir saja yang bisa mengolah sampah organik dari rumahnya masing masing. Tetapi juga mereka dapat mengajak lebih banyak lagi warga warga di sekitar rumahnya,” ujar Lulu.

Ist

Hal yang sama dikatakan juga oleh General Manager Wakaf Salman, Bayu Rian Ardiansyah yang berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadikan Masjid Salman sebagai model dari Masjid yang ramah lingkungan.

Baca juga:   Jepang Bakal Bantu Jabar Kelola Sampah

“Kita akan selalu aktif mengedukasi masyarakat agar peduli dengan lingkungannya, dimulai dari hal yang paling sederhana yaitu mengelola sampah di rumahnya masing masing,” tandasnya.

Bayu menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Wakaf Salman dan Saviorangers ini sangat sejalan dengan misi Masjid Salman ITB, yaitu untuk menjadi Masjid Ramah Lingkungan.

Selain workshop mengolah sampah, adapun aksi sedekah sampah dan minyak jetantah yang diinisiasi oleh Saviorangers dan Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR Community).

Setiap peserta yang hadir, diwajibkan untuk membawa sampah dan minyak jelantah dan rumahnya, untuk kemudian dikeloja oleh tim terkait guna menjadi hal hal bernilai untuk program pemberdayaan sampah lainnya di Masjid Salman ITB. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: sampahSaviorangersWakaf Salman


Related Posts

Panen Kedua Anggur Wakaf Salman, Hasilnya Mengalir untuk Kesejahteraan Guru PAUD
PASJABAR

Panen Kedua Anggur Wakaf Salman, Hasilnya Mengalir untuk Kesejahteraan Guru PAUD

30 Maret 2026
TPS bandung
HEADLINE

Volume Sampah Lebaran Naik, TPS di Bandung Alami Penumpukan

27 Maret 2026
Pemkot Cimahi peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu guna mengenang 21 tahun tragedi longsor TPA Leuwigajah. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Refleksi 21 Tahun Tragedi Leuwigajah: Pemkot Cimahi Peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu

21 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.