CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Refleksi 21 Tahun Tragedi Leuwigajah: Pemkot Cimahi Peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu

pri
21 Februari 2026
Pemkot Cimahi peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu guna mengenang 21 tahun tragedi longsor TPA Leuwigajah. (Uby/pasjabar)

Pemkot Cimahi peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu guna mengenang 21 tahun tragedi longsor TPA Leuwigajah. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM — Pemerintah Kota Cimahi menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dengan suasana penuh khidmat di Kampung Adat Cirendeu, Kecamatan Cimahi Selatan, pada Sabtu siang, 21 Februari 2026.

Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai titik pengingat sejarah kelam pengelolaan sampah di Indonesia.

Peringatan tahun ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang tepat 21 tahun tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah yang pernah mengguncang dunia pada tahun 2005 silam.

Mengenang Tragedi Kemanusiaan 21 Tahun Silam

Walikota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan HPSN bukan sekadar seremoni tahunan.

Melainkan sebuah refleksi atas tragedi kemanusiaan yang menelan ratusan korban jiwa.

Pada 21 Februari 2005, gunungan sampah di TPA Leuwigajah longsor akibat akumulasi gas metana dan curah hujan tinggi, menimbun pemukiman warga dan menewaskan setidaknya 157 orang.

Peristiwa memilukan itulah yang kemudian melatarbelakangi ditetapkannya tanggal 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional di Indonesia.

Baca juga:   46 TPS yang Overload di Kota Bandung Kembali Normal Sejak Zona 1 TPA Sarimukti Dibuka

Ngatiyana mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak guna mendoakan para korban yang tertimbun longsoran sampah dua dekade silam, sembari memastikan agar kejadian serupa tidak pernah terulang kembali di masa depan melalui manajemen sampah yang lebih bertanggung jawab.

Ritual Tabur Bunga dan Penghormatan Masyarakat Adat

Dalam rangkaian acara tersebut, warga Kampung Adat Cirendeu menggelar ritual tabur bunga di titik pusat bekas longsoran TPA Leuwigajah.

Ritual ini merupakan bentuk penghormatan bagi para leluhur dan warga yang menjadi korban tragedi tersebut.

Suasana haru menyelimuti prosesi saat doa-doa dipanjatkan di atas lahan yang kini telah berubah menjadi kawasan hijau namun tetap menyimpan memori kelam.

Tokoh Adat Kampung Cirendeu, Abah Widi, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Cimahi yang tetap konsisten memberikan perhatian kepada warga terdampak.

Menurutnya, kepedulian pemerintah sangat berarti bagi masyarakat adat dalam menjaga keseimbangan alam.

Baca juga:   Liga I Dihentikan Robert Alberts Pilih Bertahan di Bandung

Masyarakat Cirendeu selama ini dikenal memiliki kearifan lokal yang kuat dalam menjaga lingkungan, dan mereka berharap kolaborasi dengan pemerintah dapat terus berlanjut demi pelestarian ekosistem di wilayah Cimahi Selatan.

Komitmen Transformasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Ngatiyana memanfaatkan momentum HPSN 2026 ini untuk memberikan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat tentang urgensi kepedulian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa kunci utama penyelesaian masalah sampah saat ini bukan lagi terletak di hilir (TPA), melainkan di hulu, yaitu dari rumah tangga masing-masing warga.

Pemerintah Kota Cimahi saat ini tengah menggencarkan program pemilahan dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.

Melalui skema “Zero Waste” di tingkat rumah tangga, diharapkan volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang secara signifikan.

Walikota menekankan bahwa edukasi mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik harus menjadi gaya hidup baru bagi warga Cimahi.

Baca juga:   Daftar Tersangka Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Agar krisis sampah yang pernah berujung pada tragedi 21 tahun lalu dapat benar-benar teratasi secara berkelanjutan.

HPSN sebagai Refleksi Manajemen Sampah Nasional

Tragedi Leuwigajah 21 tahun silam tetap menjadi pengingat abadi akan risiko buruknya pengelolaan sampah yang tidak terkontrol.

HPSN 2026 di Kota Cimahi ini menjadi pesan kuat bagi daerah lain di Indonesia bahwa manajemen sampah harus diperbaiki secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Transformasi dari sistem “kumpul-angkut-buang” menjadi sistem “pemanfaatan kembali dan daur ulang” adalah harga mati yang harus diwujudkan.

Dengan peringatan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap integritas lingkungan dan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Penanganan sampah yang profesional, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat adalah satu-satunya jalan untuk memastikan bahwa sampah tidak lagi menjadi ancaman mematikan.

Sampah harus menjadi sumber daya yang dapat dikelola dengan baik demi kesejahteraan bersama. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: berita cimahiHPSN 2026Kampung Adat CirendeuKota CimahiLingkungan HidupNgatiyanasampahTPA Leuwigajah


Related Posts

TPS bandung
HEADLINE

Volume Sampah Lebaran Naik, TPS di Bandung Alami Penumpukan

27 Maret 2026
Kasus pembuangan limbah batu bara (FABA) secara ilegal kembali terjadi di Cikalongwetan, Bandung Barat. Sekitar 16 ton limbah mencemari jalan dan perkebunan warga. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Limbah Batu Bara Ilegal Terjang Cikalongwetan, 16 Ton FABA Menggunung di Pinggir Jalan

10 Maret 2026
pohon besar tumbang menimpa restoran cepat saji di jalan Riau Bandung, Jumat (6/3/26) malam, satu motor hancur. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Bandung Raya Siaga: Pohon Tumbang Timpa Restoran di Jalan Riau dan Puting Beliung Amuk Pasar Tumpah Cimahi

6 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.