CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASHIBURAN

Tingkatkan Literasi Anak, Permainan Engklek Dimodifikasi

Nurrani Rusmana
6 Januari 2024
Tingkatkan Literasi Anak, Permainan Engklek Dimodifikasi

Permainan engklek dimodifikasi oleh Tim peneliti Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. (Foto: unpad.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Permainan engklek dimodifikasi oleh Tim peneliti Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan literasi anak dengan menyenangkan.

Tim peneliti yang terdiri atas Dr. Taufik Ampera, M. Hum., Nani Darmayanti, M. Hum., Ph.D., dan Inu Isnaeni Sidiq, M.A., Ph.D. memberi nama permainan engklek modifikasi dengan “Engklek Rancagé”.

“Perbedaan dengan permainan engklek tradisional yaitu dalam permainan engklek modifikasi terdapat gambar-gambar dan muatan materi yang dapat meningkatkan literasi para pemain, keterampilan bercerita atau mendongeng, bernyanyi, mewarnai dan menggambar, termasuk bermain peran,” kata Taufik selaku ketua tim peneliti yang dilansir Pasjabar dari unpad.ac.id pada Sabtu (6/1/2024).

Modifikasi Sesuai Umur

Taufik menjelaskan, modifikasi permainan engklek dibuat berdasarkan dua kelompok umur yang disesuaikan dengan perkembangan literasi anak, yaitu untuk usia 5-6 tahun dan 7 tahun ke atas.

Untuk anak usia 5-6 tahun, modifikasi permainan engklek dilakukan dengan menambahkan huruf dan angka pada setiap kotak. Hal ini bertujuan untuk memberikan stimulus kepada anak-anak tentang literasi membaca awal. Selain itu, permainan ini juga dapat menambah kosa kata anak-anak tentang berbagai hal yang ada di sekelilingnya.

Baca juga:   Leni Mahasiswi FKIP Unpas Dedikasi Menjadi Guru Profesional

Modifikasi permainan engklek untuk anak usia 5-6 tahun dilengkapi buku saku yang berisi tentang berbagai gambar yang umumnya dikenal anak, lagu anak, dan puisi anak.

“Selain pengembangan aspek bahasa dalam menstimulasi, dapat juga dikembangkan aspek lainnya seperti aspek moral dan agama, motorik, seni, sosial emosional dan kognitif anak,” jelas Taufik.

Untuk anak usia 7 tahun ke atas, modifikasi permainan ini dilakukan dengan cara menambahkan gambar-gambar pada setiap kotak sesuai dengan tema, seperti berbagai jenis hewan, bunga, alat transportasi, dan benda-benda ruang angkasa pada setiap bidang permainan. Tujuannya untuk meningkatkan literasi dan menggali potensi anak.  Permainan juga dilengkapi buku ensiklopedi anak yang bersifat tematik.

“Modifikasi engklek bukan hanya berfungsi untuk mengembangkan aspek perkembangan sosial dan emosional, melainkan juga untuk mengembangkan budaya literasi, aspek kognitif, dan keterampilan bercerita (mendongeng), bernyanyi, menari dan berpuisi.” ungkap Taufik.

Cara Bermain Engklek Rancagé

Terkait cara bermain, Taufik menjelaskan bahwa bermain Engklek Rancagé tidak banyak berbeda dengan permainan engklek tradisional.

“Cara melempar gaco dan melompat pada setiap bidang tetap sama dengan permainan engklek tradisional. Perbedaannya pada saat pemain gagal melempar gaco atau gaco keluar bidang permainan, serta pemain gagal melompat dalam melewati setiap bidang, maka pemain harus memilih salah satu kartu yang disediakan,” jelas Taufik.

Baca juga:   Polresta Bandung Beri Hadiah Kepada Wisatawan di Kawah Putih Ciwidey

Terdapat kartu bernomor 1,2,3 dan 4 yang masing-masing memiliki instruksi yang berbeda. Kartu nomor (1) tentang deskripsi gambar pada setiap kotak. Kartu nomor (2) tentang lagu setiap gambar pada setiap kotak. Kartu nomor (3) tentang dongeng atau puisi setiap gambar pada setiap kotak. Kartu nomor (4) tentang keterampilan menggambar atau mewarnai.

“Jika pemain memilih kartu nomor 2 maka pemain harus bernyanyi sesuai dengan gambar, misalnya menyanyikan lagu Naik Kereta Api. Jika pemain memilih kartu nomor 3 maka pemain harus mendongeng atau bercerita tentang gambar yang ada dalam kotak, misalnya dongeng Ayam Jago yang Cerdik, dan seterusnya. Setelah pemain melakukan kegiatan sesuai dengan kartu yang dipilihnya, permainan enklek dilanjutkan kembali pada pemain berikutnya,” jelas Taufik.

Teknik Belajar Melalui Bermain

Melalui modifikasi engklek, tim peneliti menawarkan teknik belajar melalui bermain. Belajar melalui bermain merupakan satu teknik pengajaran dan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kesan kepada anak sejak usia dini. Dengan melalui teknik ini juga akan memberikan kesenangan dan kepuasan kepada mereka dalam suatu kegiatan yang dipelajarinya.

Baca juga:   BNPB Sebut Banjir Bandang Cijambe Karen Buruknya Drainase

Modifikasi permainan engklek telah disosialisasikan dan diujicobakan pada workshop “Modifikasi Permainan Tradisional Engklek untuk Meningkatkan Literasi Anak” pada 4 November 2023 di Aula Gedung B Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Acara ini diikuti oleh 160 orang guru Taman Kanak-Kanak dari Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)- PGRI Kecamatan Karawang Barat.

Turut Melestarikan Budaya

Dikatakan Taufik, permainan engklek dipilih karena tim melihat bahwa saat ini permainan tradisional, khususnya permainan engklek mulai tergeser dengan permainan modern berbasis teknologi.

“Untuk itu perlu dilakukan modifikasi terhadap permainan engklek agar mampu bersaing dengan permainan modern berbasis teknologi yang terkadang hanya bersifat individual sosial dan pasif.” ujar Taufik.

Lebih lanjut Taufik mengatakan bahwa modifikasi permainan tradisional dapat menjadi salah satu solusi untuk membuat permainan tradisional kembali eksis dan tidak menghilangkan nilai budaya dan karakternya.

“Mudah-mudahan hasil modifikasi permainan engklek ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan literasi anak atau para pemain. Serta dapat memberikan sumbangan dalam pemajuan kebudayaan, khususnya pemajuan objek kebudayaan permainan tradisional,” harapnya. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: engklekEngklek RancageLiterasiunpad


Related Posts

unpad
HEADLINE

Fakultas Farmasi Unpad Buka Prodi Rekayasa Kosmetik Jenjang S1

21 Januari 2026
ukt Unpad
HEADLINE

Unpad Tegaskan Tidak Naikkan UKT Mahasiswa hingga Tahun 2029

12 Januari 2026
unpad
HEADLINE

Unpad Resmi Lantik Dekan Baru Fakultas dan Sekolah Periode 2026–2030

2 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

NASA misi luar angkasa
HEADLINE

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026

# NASA misi luar angkasa FLORIDA, WWW.PASJABAR.COM -- NASA kembali menegaskan langkah seriusnya dalam pengembangan industri luar...

Indonesia vs Irak futsal

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

31 Januari 2026
Fast Forever

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

31 Januari 2026
Persib vs Persis Solo

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

31 Januari 2026
Raffi Ahmad longsor Bandung Barat

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

31 Januari 2026

Highlights

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

Sony Pictures Perkenalkan Pemeran Biopik The Beatles yang Rilis 2028

Gim Sepak Bola UFL Soccer Game 2026 Resmi Rilis di Android

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.