CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

UEFA Ubah Format Liga Champions, Janjikan akan Lebih Kompetitif

pri
6 Maret 2024
UEFA Ubah Format Liga Champions, Janjikan akan Lebih Kompetitif

format baru Liga Champions. (foto: ig @championsleague)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Liga Champions akan mengalami perubahan format secara besar-besaran mulai musim 2024/2025. Hal ini secara resmi diumumkan asosiasi sepak bola Uni Eropa (UEFA).

Format baru menjadikan kompetisi sepak bola antar klub paling bergensi di benua biru tersebut berjalan lebih panjang.

Pengumuman mengenai format baru tersebut disampaikan oleh UEFA pada Senin (4/3/2024) malam di website resmi dan media sosial terverifikasinya. Ini artinya, Liga Champions musim 2023/2024 akan menjadi gelaran terakhir yang memakai format lawas.

Ada banyak aturan fundamental yang berubah pada format baru ini. Dari jumlah peserta, Liga Champions musim 2024/2024 akan diikuti 36 tim atau lebih banyak empat slot dibanding musim-musim sebelumnya.

Dalam aturan baru ini, UEFA juga menghapus format fase grup yang biasanya dipakai di babak awal sebelum fase gugur dimulai. Musim depan nanti, tidak ada lagi sistem pembagian peserta ke dalam delapan grup.

Semua tim akan melebur ke dalam klasemen besar yang dinamai League Phase. Kendati demikian, tidak semua tim akan saling bertemu dan bertanding. UEFA tetap akan membagi liga besar tersebut ke dalam beberapa pot.

Baca juga:   10 SMK Pasundan Tandatangani MOU Kerjasama dengan KV Tanjung Puteri Malaysia

Asosiasi akan terlebih dahulu membagi seluruh peserta ke dalam 4 pot unggulan. Nantinya, setiap tim hanya akan menghadapi 8 tim berbeda saja. Format pertandingannya adalah empat laga dilakukan kandang, sedangkan empat laga lain berlangsung tandang.

Setiap poin yang didapat dari kemenangan (3 poin) atau hasil imbang (1 poin) akan sangat berpengaruh. Produktivitas dan selisih gol juga turut jadi pertimbangan dalam perubahan yang terjadi di papan klasemen.

Meski tidak semua saling bertemu, setiap tim yang berada di klasemen besar tersebut tetap akan bersaing. Setiap tim harus memanfaatkan 8 laga yang disuguhkan tersebut sebaik-baiknya. Sebab, hanya 8 tim teratas yang meraih poin paling tinggilah di klasemen besar tersebut yang akan melaju ke babak 16 besar.

Sementara itu, tim yang berada di peringkat ke-9 sampai ke-24 akan memainkan babak playoff untuk merebut sisa delapan tiket ke fase 16 besar. Adapun, penghuni peringkat 25-36 akan otomatis gugur dan tidak bisa melanjutkan pertandingan lagi.

Baca juga:   Pordasi Jabar dan Paguyuban Pasundan Gelar Pertiwi Cup Tingkat Nasional 2019

“Ada alasan mengapa sepak bola Eropa adalah salah satu olahraga paling sukses dan populer di dunia. Ia tidak pernah tinggal diam. Sejak kompetisi perdananya, yang dikenal sebagai Piala Klub Juara Eropa, dimulai pada tahun 1955, UEFA terus mengembangkan dan mengadaptasi Liga Champions UEFA untuk mengimbangi perubahan yang lebih luas dalam permainan,” tulis UEFA dalam keterangan resminya, Rabu (6/3/2024).

Format Baru Dijanjikan Lebih Kompetitif
UEFA mengatakan untuk memastikan format baru musim 2024/2025 memberikan yang terbaik bagi klub, pemain, dan penggemar, pihaknya telah mendasarkan desain kompetisi ini pada konsultasi ekstensif dengan pemangku kepentingan utama di komunitas sepak bola Eropa.

Format final, daftar akses, dan kalender kompetisi antarklub Eropa telah disetujui pada 10 Mei 2022, menyusul keputusan UEFA pada 19 April 2021 untuk memperkenalkan sistem kompetisi baru.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan pihaknya sangat senang ini adalah keputusan bulat dari Komite Eksekutif UEFA, dengan Asosiasi Klub Eropa, Liga Eropa, dan asosiasi nasional semuanya menyetujui proposal yang dibuat. Bukti lain bahwa sepak bola Eropa lebih bersatu dari sebelumnya.

Baca juga:   Laga Antara PSV Eindhoven vs Borussia Dortmund Berakhir Imbang 1-1

“UEFA jelas menunjukkan bahwa kami berkomitmen penuh untuk menghormati nilai-nilai fundamental olahraga dan mempertahankan prinsip utama kompetisi terbuka, dengan kualifikasi berdasarkan prestasi olahraga, sepenuhnya sejalan dengan nilai-nilai dan model olahraga Eropa yang berbasis solidaritas,” imbuhnya.

UEFA mengatakan format ini akan menghasilkan kompetisi berjalan lebih seru. Sebab, format baru ini akan melibatkan lebih banyak tim Eropa di setiap kompetisi dan memungkinkan para penggemar tidak hanya melihat lebih banyak pertandingan top Eropa, tetapi juga melihat pertandingan tersebut berlangsung lebih awal di kompetisi.

Format baru ini juga akan memperkenalkan keseimbangan kompetitif yang lebih baik antara semua tim, dengan kemungkinan bagi setiap tim untuk menghadapi lawan dari tingkat kompetitif yang sama sepanjang fase liga.

Lalu, setiap pertandingan juga akan menjadi sangat penting. Format baru berbentuk liga ini akan memastikan bahwa hasil apa pun berpotensi mengubah posisi tim secara dramatis, hingga dan termasuk hari pertandingan terakhir.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kompetitifliga championsUEFA


Related Posts

Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)
HEADLINE

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
arsenal lolos semifinal champions
PASOLAHRAGA

Arsenal Lolos Semifinal Champions Usai Tahan Sporting CP

16 April 2026
Achraf Hakimi (kiri) di laga PSG vs Liverpool. (Foto: Getty Images/Jean Catuffe)
HEADLINE

Achraf Hakimi Kirim Pesan untuk Anfield: Jangan Ragukan Status Juara Bertahan PSG!

11 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.