CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 2 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Unpas Tingkatkan Pemberdayaan Kepala Dusun dengan Metode OCB

Nurrani Rusmana
6 Maret 2024
Unpas Tingkatkan Pemberdayaan Kepala Dusun dengan Metode OCB

Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Publik Prof. Dr. Lia Muliawaty, M.Si. dan Dosen Administrasi Publik Universitas Pasundan NR. Ruyani, M.Si. (Foto: unpas.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Program inovatif untuk meningkatkan pemberdayaan kepala dusun di lingkungan Pemerintah Desa Cibeureum, Kota Banjar melalui metode Organizational Citizenship Behavioral (OCB) telah diinisiasi Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Publik Prof. Dr. Lia Muliawaty, M.Si. dan Dosen Administrasi Publik Universitas Pasundan (Unpas) NR. Ruyani, M.Si.

Program tersebut ejalan dengan tiga fungsi desa, yaitu public service function (fungsi pelayanan), development function (fungsi pembangunan), dan protection function (fungsi perlindungan). Dari ketiga fungsi tersebut, tanggung jawab desa terbilang cukup berat, terlebih jika tidak dibantu mitra desa seperti kepala dusun.

Menurut keduanya, kepala dusun dianggap sebagai ujung tombak, karena posisinya paling dekat dengan masyarakat. Metode OCB dinilai dapat memberikan penguatan kepada kepala dusun dalam menjalankan tugasnya.

OCB merupakan metode yang berfokus pada pengembangan perilaku organisasional yang mendorong individu di dalam organisasi agar termotivasi untuk berkontribusi secara sukarela melalui tindakan positif yang tidak termasuk ke dalam peran formal mereka.

Baca juga:   Tidak ada Kendala Pembukaan Piala Dunia U-17 di Surabaya

Dengan menerapkan prinsip OCB, kepala dusun dapat menjalankan tugas-tugas rutinnya dan memberikan dampak positif pada pelayanan publik, pembangunan, dan perlindungan di tingkat desa.

Selain itu, OCB juga akan membangun hubungan yang kuat antara kepala dusun dan masyarakat. Kepala dusun diharapkan menjadi figur yang dapat diandalkan dan mendukung keterlibatan aktif masyarakat dalam keputusan-keputusan penting yang memengaruhi kemajuan desa.

“Dengan demikian, OCB tidak hanya meningkatkan efektivitas tugas-tugas formal kepala dusun, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan kepercayaan di antara seluruh elemen masyarakat desa,” katanya, dilansir dari unpas.ac.id pada Rabu (6/3/2024).

Baca juga:   Tractor Pack Lebih Bermafaat dari pada Mobil Esemka

Melalui program ini, Prof. Lia dan NR. Ruyani berharap bahwa kepala dusun akan lebih memahami nilai-nilai kewarganegaraan organisasional, seperti loyalitas, kepedulian terhadap kepentingan bersama, dan tanggung jawab kolektif.

Bangun Lingkungan Kerja yang Harmonis

Apabila diimplementasikan dengan baik, metode OCB dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di tingkat desa. Serta meningkatkan efisiensi pelayanan publik, dan secara keseluruhan, mengangkat kualitas hidup masyarakat Desa Cibeureum.

“Bedasarkan hasil diskusi, ternyata kepala dusun di Desa Cibeureum sangat memahami tugas yang mereka lakukan di luar kewajiban atau tugas pokoknya. Tapi insentif yang dibayarkan dengan realita tugas di lapangan masih kurang sesuai. Jika dihubungkan dengan metode OCB, hal ini relevan, karena OCB mengedukasi rasa tanggung jawab, kerja ikhlas, dan sukarela,” ujarnya.

Baca juga:   Kisah Inspiratif Rektor Unpas Prof. Azhar Affandi Tentang Ketekunan dan Perjalanan Hidup

Untuk mewujudkannya, diperlukan pembinaan pemerintah desa dan suri tauladan agar tercipta iklim kerja yang mampu menggerakkan aparaturnya. “Semoga pengabdian dan penguatan metode OCB bisa diterapkan untuk mempercepat perkembangan Desa Cibeureum,” tambahnya.

Menyikapi itu, Kepala Desa Cibeureum Yayan Sukirlan menyampaikan terima kasih kepada tim dosen dan guru besar Unpas yang mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cibeurerum.

Ia berharap, kepala dusun semakin memahami tugas pokok dan tugas-tugas lainnya. Sehingga dapat meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Selama ini, kepala dusun di Desa Cibeureum bekerja dengan sukarela melayani masyarakat, tanpa mengenal jam kerja demi mendukung program desa dan menciptakan kebersamaan antar masyarakat. Dengan adanya edukasi melalui metode OCB, kami sangat terbantu sekali,” pungkasnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: dosen unpasguru besar unpasKadesunpas


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Hipertensi Disebut Silent Killer, Dokter Unpas Ingatkan Pemeriksaan Rutin

1 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Suasana Haru, Unpas Berangkatkan Empat Sivitas Akademika Naik Haji

30 April 2026
sppg
HEADLINE

SPPG di Kampus: Menyatukan Ilmu dan Pengabdian

30 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Simone Inzaghi. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)
HEADLINE

Kepala Wasit Gianluca Rocchi Diinvestigasi, Simone Inzaghi Tak Terima Inter Milan Dikaitkan

2 Mei 2026

MILAN, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Italia kembali diguncang isu miring. Kepala wasit Serie A dan Serie B,...

Syelomitha Wongkar jadi salah satu kandidat pengganti Megawati Hangestri di Timas Voli Putri Indonesia. (ANTARA FOTO)

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri, PBVSI Siapkan Empat Nama Pengganti

1 Mei 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20 saat dirinya berseragam Bhayangkara U-20 di kompetisi EPA (Elite Pro Academy) Super League, di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). (Istimewa)

Buntut Tendangan Kungfu, Komdis PSSI Hukum Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis Larangan Bertanding Satu Tahun

1 Mei 2026
Cristiano Ronaldo. (AFP)

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

1 Mei 2026
Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026

Highlights

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

Tolak Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina: Memalukan dan Khayalan!

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

Gusur Borneo FC, Persib Bandung Amankan Takhta Klasemen Super League Akhir April 2026

Libur May Day, Lalu Lintas Lembang Dipadati Ribuan Kendaraan Wisatawan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.