CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Warga Desa Lampegan Kabupaten Bandung Minta Perbaiki PJU

Fal Ulul Ilmi
26 Maret 2024
Warga Desa Lampegan Kabupaten Bandung Minta Perbaiki PJU

Rembug Bedas ke-102 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di GOR Desa Lampegan Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Senin (25/3/2024). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak 13 program strategis Bupati Bandung Dadang Surpiatna kerap menjadi topik pembahasan dalam pelaksanaan Rembug Bedas di masing-masing desa di Kabupaten Bandung.

Seperti halnya pada pelaksanaan Rembug Bedas ke-102 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di GOR Desa Lampegan Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Senin (25/3/2024).

Pada kesempatan Rembug Bedas itu, Syafrudin warga RW 07 Desa Lampegan mengharapkan kepada Bupati Bandung untuk memperbaiki penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Protokol Desa Lampegan Kecamatan Ibun.

“Mengingat saat ini menghadapi Lebaran Idulfitri,” katanya.

Asep warga RW 11 Desa Lampegan lainnya mengharapkan kepada Bupati Bandung ada bantuan untuk menyelesaikan pembangunan madrasah di RW 11 Desa Lampegan.

Ia mengapresiasi bahwa program Bupati Bandung sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama program guru ngaji.

“Saya salah satu penerima manfaat program guru ngaji yang digulirkan Bapak Bupati Bandung. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung. Program Bapak Bupati sudah terealisasi, untuk itu saya selaku warga dan guru ngaji mendukung Bapak Bupati untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua,” tutur Asep.

Baca juga:   Rembug Bedas: Upaya Kang DS Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bunda literasi setempat berharap di kawasan destinasi wisata ada tempat pojok baca. Hal itu untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

13 Program Bupati Bandung Sudah Dirasakan Warga

Sementara itu, Kepala Desa Lampegan Sutar mengatakan hari ini merupakan hari yang cukup istimewa karena kedatangan Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Bandung.

Sutar mengutarakan bahwa masyarakat di Desa Lampegan sudah merasakan manfaat 13 program Bupati Bandung. Di antaranya, pemberian insentif guru ngaji, pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, serta program prioritas lainnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung dengan realisasinya 13 program prioritas tersebut.

“Harapan kami agar program Pak Bupati Bandung dapat berkelanjutan,” katanya.

Hadirnya di tengah-tengah masyarakat, Bupati Dadang Supriatna menyerahkan bantuan wakaf buku, kartu tani Sibedas, bantuan stimulan untuk perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), nomor induk berusaha (NIB), fasilitasi halal dan bantuan lainnya.

Bupati mengharapkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan potensi dan ketersediaan anggaran dalam program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa pinjaman di BPR Kerta Raharja dan BJB (Bank Jabar dan Banten).

Baca juga:   Pemprov Jabar Soroti Kasus Bayi Hampir Tertukar di RSHS

“Bisa digunakan untuk modal usaha, dari Rp2 juta sampai Rp5 juta per orang, bahkan lebih dari itu. Pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Dadang.

Ia mengatakan pelaksanaan Rembug Bedas ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

Dadang pun siap merespon apa yang menjadi harapan masyarakat. Terutama dalam perbaikan jalan yang rusak maupun penerangan jalan umum (PJU) yang padam.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan 12 desa di Kecamatan Ibun, semuanya mendapatkan dana bagi hasil dari bonus produksi panas bumi yang mencapai miliaran rupiah.

Masih Ada Warga Ibun yang Belum Dapat Listrik

Kang DS menyebutkan, bahwa di Kecamatan Ibun masih ada warga yang belum mendapatkan sambungan energi listrik. Hal itu dinilai ironis karena Kecamatan Ibun penghasil panas bumi dan energi listrik.

Untuk memenuhi kebutuhan penerangan listrik bagi masyarakat yang belum mendapatkan sambungan listrik dari PLN, kata Kang DS, pihaknya melakukan inovasi melalui Program Caang Baranang.

Baca juga:   Rembug Bedas, Pemkab Bandung Beri Layanan PTSL

“Program ini tak menggunakan listrik dari PLN, tapi menggunakan PLTS (Pusat Listrik Tenaga Surya).  Di Kabupaten Bandung masih ada sekitar 3.500 rumah yang belum mendapatkan sambungan listrik dari PLN. Di Kecamatan Ibun, sudah ada sekitar 100 rumah penerima manfaat program Caang Baranang,” tuturnya.

Di hadapan masyarakat, Kang DS menyebutkan, Pemkab Bandung akan menambah 28.000 titik PJU di Kabupaten Bandung.

“Jadi warga tidak lagi bingung tentang PJU,” katanya.

Bupati Bedas mendorong kepada kepala desa untuk mengusulkan guru ngaji yang belum menerima manfaat dari program insentif guru ngaji tersebut.

“Pemkab Bandung sudah menyiapkan anggaran Rp 109 miliar per tahun, untuk program insentif guru ngaji. Anggaran ini terbesar se-Indonesia,” katanya.

Kang DS mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk pojok baca dan wifi gratis.

“Prasarana sarana itu diharapkan bisa diakses oleh anak-anak, pelajar dan masyarakat umum,” katanya. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: desa lampegankecamatan IbunPJURembug bedas


Related Posts

PJU bandung
HEADLINE

Pemkot Bandung Targetkan 800 PJU Baru, Antisipasi Jalanan Gelap

25 Agustus 2025
rembug bedas
HEADLINE

Rembug Bedas: Upaya Kang DS Tingkatkan Kesejahteraan Warga

31 Desember 2024
Bupati Bandung Serahkan Bantuan Cadangan Beras Saat Rembug Bedas ke-92
PASBANDUNG

Bupati Bandung Serahkan Bantuan Cadangan Beras Saat Rembug Bedas ke-92

17 Maret 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.