CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Jejak Karier Sang Legenda Bulu Tangkis Taufik Hidayat

pri
22 Oktober 2024
Dito Ariotedjo Sambut Positif Taufik Hidayat

Wakil Menteri Olahraga, Taufik Hidayat. (instagram/@taufikhidayatofficial)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Sebagai salah satu legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat telah mencatatkan banyak prestasi gemilang, termasuk meraih medali emas di Olimpiade Athena 2004 dan Juara Dunia 2005.

Kini, perjalanan kariernya semakin bersinar setelah ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Kabar tentang sang legenda bulu tangkis yang kini menjadi Wamenpora memang sudah diprediksi oleh banyak pihak.

Pasalnya, Taufik sebelumnya sudah memenuhi panggilan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 15 Oktober 2024.

“Saya diminta untuk membantu di kabinet, sesuai dengan bidang saya,” ujar Taufik saat itu.

Dilatih Iie Sumirat

Lahir di Bandung pada 10 Agustus 1981, Taufik Hidayat sejak kecil telah menunjukkan bakat luar biasa di dunia bulu tangkis.

Ia bergabung dengan klub bulu tangkis SGS PLN Bandung di bawah bimbingan pelatih legendaris Iie Sumirat.

Pada usia 16 tahun, ia meraih gelar juara Kejuaraan Asia Junior 1997.

Sejak itu, prestasinya terus melonjak, termasuk menjuarai Brunei Open 1998 dan menjadi salah satu pemain terbaik Indonesia di berbagai turnamen internasional.

Pada tahun 2004, Taufik Hidayat mencapai puncak kariernya dengan meraih medali emas Olimpiade Athena.

Ia juga mencatatkan sejarah dengan memenangkan Kejuaraan Dunia 2005, mengalahkan Lin Dan dari China di final.

Baca juga:   Meski Tersandung Kasus Judi, Juventus Malah Berikan Dukungan untuk Nicolo Fagioli

Ini menjadikannya pemain tunggal putra pertama yang berhasil meraih gelar Olimpiade dan Juara Dunia secara berturut-turut.

Prestasi Taufik Hidayat Sang Legenda Bulu Tangkis

Rentetan prestasi yang diraih Taufik Hidayat sejak masa junior hingga awal karier di kelas elite membuatnya meraih peringkat satu dunia di usia muda, tepatnya 19 tahun.

Keberhasilannya menjuarai Malaysia Open, Kejuaraan Asia, dan Indonesia Open, serta menjadi finalis All England, menandai awal gemilang perjalanan kariernya.

Debut Taufik di ajang Olimpiade dimulai pada Olimpiade Sydney 2000, meskipun ia harus tersingkir di babak perempat final oleh Ji Xinpeng dari China.

Meraih Emas Olimpiade

Namun, empat tahun kemudian, Taufik membuktikan kapasitasnya dengan meraih medali emas di Olimpiade Athena 2004, mengalahkan sejumlah pemain unggulan seperti Wong Choong Hann dari Malaysia, Peter Gade dari Inggris, dan Shon Seung-mo dari Korea Selatan.

Taufik Hidayat juga sukses mempertahankan gelar Indonesia Open dan merebut gelar Juara Asia untuk kedua kalinya di tahun yang sama.

Kemenangan monumental lainnya terjadi pada Agustus 2005 ketika ia menjuarai Kejuaraan Dunia di Anaheim, Amerika Serikat.

Dalam pertandingan final, Taufik berhasil mengalahkan Lin Dan, yang saat itu merupakan pemain peringkat satu dunia.

Keberhasilannya ini menjadikannya sebagai pemain tunggal putra pertama yang memegang gelar Kejuaraan Dunia dan Olimpiade secara berturut-turut.

Baca juga:   James Milner: Legenda Premier League yang Tak Pernah Habis

Pada periode 2006-2007, Taufik terus menambah koleksi prestasinya, dengan meraih medali emas di Asian Games Doha 2006, juara Indonesia Open 2006, dan Kejuaraan Asia Johor Bahru 2007.

Dengan demikian, Taufik telah mengumpulkan tiga gelar individu Juara Asia (2000, 2004, 2007), dua emas Asian Games (2002, 2006), dan enam gelar di turnamen Indonesia Open (1999, 2000, 2002, 2003, 2004, 2006).

Setelah Olimpiade Athena, Taufik turut berpartisipasi di Olimpiade Beijing 2008 tetapi tersisih di babak kedua.

Pada tahun berikutnya, ia keluar dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung untuk menjadi pemain profesional.

Pada Olimpiade terakhirnya di London 2012, Taufik kembali gugur di babak 16 besar.

Di luar prestasi individu, Taufik juga berkontribusi bagi tim bulu tangkis Indonesia di ajang beregu dunia.

Ia membantu tim meraih Piala Thomas pada tahun 2000 dan 2002, serta mengantarkan skuad Indonesia mendapatkan medali perak dan perunggu dalam beberapa edisi turnamen lainnya.

Dengan catatan 413 kemenangan dan hanya 138 kekalahan sepanjang kariernya, Taufik Hidayat adalah salah satu ikon bulu tangkis yang patut dicontoh.

Melalui pelatihan yang ia dirikan, Taufik berkomitmen untuk mencetak generasi penerus yang siap berprestasi di kancah internasional.

Terjun ke Dunia Politik

Taufik Hidayat menutup lembaran kariernya sebagai atlet bulu tangkis pada tahun 2013 setelah mengalami kekalahan di ajang Indonesia Terbuka yang diadakan di Istora Senayan.

Baca juga:   Taufik Hidayat Menyanyangkan Aksi Remas Kok

Setelah gantung raket, perjalanan Taufik berlanjut ke dunia politik, di mana ia mencoba mengukir prestasi baru setelah sukses di lapangan bulu tangkis.

Setelah pensiun, Taufik Hidayat menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) pada periode 2016-2017 dan kemudian menjadi staf khusus di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selama tahun 2017-2018.

Bergabung dengan Partai Demokrat

Namun, keinginan Taufik untuk lebih berkontribusi di dunia politik membawanya bergabung dengan Partai Demokrat pada tahun 2018.

Sayangnya, langkahnya di partai tersebut tidak bertahan lama, dan ia memilih untuk mengundurkan diri.

Menjelang pemilihan umum legislatif 2024, Taufik Hidayat kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR untuk daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II melalui Partai Gerindra.

Meskipun memiliki pengalaman dan popularitas, ia harus menerima kenyataan pahit ketika gagal melangkah ke Senayan.

Di balik karier politiknya, Taufik Hidayat adalah seorang suami dan ayah yang baik.

Ia menikah dengan Linda Amalia Sari pada tahun 2007, yang merupakan putri dari mantan Menteri Pertahanan RI dan mantan Menteri Perhubungan RI, Agum Gumelar.

Dari pernikahan ini, Taufik dan Linda dikaruniai dua orang anak, yaitu Natarina Alika Hidayat dan Nayottama Prawira Hidayat.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: legenda bulu tangkistaufik hidayatwamenpora


Related Posts

Mantan pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat dan Iie Sumirat. (Foto: dok. Taufik Hidayat)
HEADLINE

Legenda Bulu Tangkis Iie Sumirat Meninggal Dunia, Taufik Hidayat Menangis

23 Juli 2025
Taufik Hidayat Menyanyangkan Aksi Remas Kok
HEADLINE

Taufik Hidayat Menyanyangkan Aksi Remas Kok

23 April 2025
Taufik Hidayat Masuk Kepengurusan PBSI
PASOLAHRAGA

Taufik Hidayat Masuk Kepengurusan PBSI

1 Desember 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.