CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Cawalkot Farhan Kritisi Jenjang Pendidikan di Bandung

Budi Arif
13 November 2024
Cawalkot Farhan Kritisi Jenjang Pendidikan di Bandung

Cawalkot Farhan kritisi jenjang pendidikan di Kota Bandung. (Arf/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Cawalkot Farhan berkomentar mengenai jenjang Pendidikan di Kota Bandung yang masih kurang. Ia Ingin Perkuat Pendidikan Anak Bandung Mulai dari paud.

Program Pendidikan karakter dianggap penting untuk anak kecil termasuk mereka yang berada di usia empat hingga enam tahun.

Untuk memperkuat karekter mereka, calon wali kota (Cawalkot) M Farhan punya ide untuk memperbaiki dan memperbanyak lembaga pendikan baik PAUD maupun Kelompok Bermain.

Lembaga pendidikan ini dianggap menjadi cikal bakal bagi seorang anak mempunyai karakter yang baik di masa depan.

Farhan menuturkan, pengembangan PAUD dan Kelompok Bermain semestinya bisa digabungkan dengan keberadaan Posyandu di setiap rukun warga (RW).

Sebab, Posyandu ini menjadi tempat pemantauan anak-anak di sekitar wilayah dan hampir semua RW sudah pasti memiliki Posyandu.

Baca juga:   Di Bandung Ternyata Masih Ada Nenek Sebatang Kara Hidup Digubuk

“Jadi dari ibu hamil hingga anak dua tahun ini dipantau Posyandu, dan nantinya pas umur anak ini 4 sampai 6 tahun mereka bisa belajar di Kelompok Bermain atau PAUD yang tidak jauh dari Posyandu itu,” ujar dia dalam diskusi bersama media Kota Bandung.

Selain lembaganya yang diperbanyak, Farhan pun ingin agar para pendidik diperbanyak dan diperbaiki kualitasnya.

Sertifikasi PAUD belum jelas

Saat ini masih belum ada kejelasan bagaimana setifikasi bagi guru PAUD sehingga tidak diketahui standar apa yang diberikan pada setiap anak pada lembaga tersebut.

Hal ini bukan tidak mungkin dilakukan apalagi Bandung saat ini memiliki Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bisa melahirkan lulusan yang ahli di bidang pendidikan anak seperti guru sekolah dasar (SD).

Baca juga:   Kualifikasi Piala Asia U-20, Timnas Indonesia Siap Tempur di Grup F

“Jadi memungkinkan untuk perbaikan karakter dari mulai anak masih kecil,” ucapnya.

Selain itu, Farhan pun ingin memperbaiki lingkungan di masyarakat agar tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah mulai dari sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA).

Menurutnya, persoalan di hulu ini lebih penting ketimbang pemerintah kota membangun banyak sekolah walaupun gratis.

“Saya pernah buat sekolah gratis. Minggu pertama ramai, minggu kedua udah sepi karena anak-anak disuruh mencari uang,” katanya.

Farhan pun menyebut bahwa lingkungan di perkampungan kota harus diperbaiki termasuk dengan perekonomian keluarganya.

Baca juga:   Pemain dan Pelatih Persib ke Luar Negeri di Tengah Pandemi Corona

Karena dengan perbaikan ekonomi maka orang tua tidak akan menyuruh anaknya ikut mencari uang.

Berdasarkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) di Kota Bandung, jumlah laki-laki dan perempuan di Kota Bandung yang bersekolah untuk SD mencapai 99,11 persen pada 2023 atau turun dibandingkan 2022 di angka 99,37.

Kemudian untuk anak yang masuk SMP 97,65 naik menjadi 97, 86.

Untuk anak yang masuk SMA di Kota Bandung pun alamai penurunan dari 75,06 persen pada 2022 menjadi 69,66 persen pada 2023. Sementara untuk yang berkuliah pada 2023 angkanya hanya 43,28 persen. (Arf)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: CawalkotCawalkot FarhanFarhankota bandungpendidikan


Related Posts

Menembus Batas, Menemukan Diri: Kisah Rike dari Bandung ke Amerika
PASKREATIF

Menembus Batas, Menemukan Diri: Kisah Rike dari Bandung ke Amerika

9 April 2026
Kecurangan TKA
Uncategorized

TKA SMP 2026 Dijaga Ketat, Sistem Anti Kecurangan Berlapis Jadi Sorotan

6 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pajak kendaraan listrik
HEADLINE

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

21 April 2026

KAB BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat memastikan akan tetap menarik pajak bagi kendaraan...

ibadah haji bandung

Ibu Penjual Siomay Bandung Berangkat Ibadah Haji Setelah 13 Tahun

21 April 2026
Ilmuwan Panggung

Ilmuwan Panggung

21 April 2026
UTBK SNBT 2026

Diduga Kecurangan UTBK SNBT 2026, Peserta Gunakan Joki Dan Perangkat

21 April 2026
unpas

Unpas Wajibkan Mahasiswa Miliki Sertifikat Kompetensi Sebelum Lulus

21 April 2026

Highlights

Diduga Kecurangan UTBK SNBT 2026, Peserta Gunakan Joki Dan Perangkat

Unpas Wajibkan Mahasiswa Miliki Sertifikat Kompetensi Sebelum Lulus

Atasi Banjir Bandung, KDM Usulkan Danau dan Perbaikan Tata Ruang

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.