CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Mahasiswa FKIP UNPAS Ikuti PLP 2  Tingkatkan Keterampilan Mengajar di Sekolah

Yatti Chahyati
18 November 2024
PLP Mahasiswa FKIP

PLP 2 Mahasiswa FKIP Unpas di SMA Pasundan 1 Bandung. (Foto : Fadhya Nurun Najmi/FKIP Unpas)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Mahasiswa FKIP Universitas Pasundan (UNPAS) mengikuti Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2, yang dilaksanakan di sejumlah sekolah mitra.

PLP 2 mahasiswa FKIP Unpas mengikuti program ini mulai bulan Oktober hingga Desember 2024.

Salah satu peserta PLP 2, Rosdiana, mahasiswa yang menjalani PLP 2 di SMA Pasundan 8 Bandung, menjelaskan berbagai kegiatan yang dilakukannya selama program.

“Pada minggu pertama, kami melakukan observasi dan koordinasi dengan guru pamong, dilanjutkan dengan site-in pada minggu kedua, bersama guru pamong juga. Setelah itu, kami mulai melakukan praktik mengajar di kelas,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menghadapi peserta didik yang memiliki beragam karakter dan perilaku yang cukup unik.

Baca juga:   Alam Muharam, Mahasiswa FKIP Siap Bersaing di Seleksi Duta Kampus

Dalam menjalankan tugasnya, Rosdiana dibimbing oleh ibu Estiana, seorang guru Bahasa Indonesia, dan ibu Susi selaku bagian kurikulum.

“Guru-guru sangat terbuka dan memberi saran yang bermanfaat. Siswa juga menerima dengan baik pengajaran yang saya berikan,” kata Rosdiana.

Sementara itu, Nisrina Hana, yang mengikuti PLP 2 di SMA Pasundan 1 Bandung, memulai program sejak 17 Oktober hingga 21 Desember 2024.

Ia mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dirasakan adalah melawan rasa takut dan mengatasi kekhawatiran dalam mengajar.

“Saya sempat berpikir tidak bisa mengajar dan juga kesulitan membagi waktu antara kegiatan di sekolah dengan perkuliahan yang wajib dilakukan secara luring,” ungkap Nisrina. Menurut Nisrina, dukungan dari guru pamong sangat membantu dalam mengatasi tantangan tersebut.

Baca juga:   Menteri Koperasi Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal

Metode pengajaran yang diterapkan oleh keduanya juga berbeda. Rosdiana menyesuaikan metode pengajaran dengan karakteristik peserta didik di kelas, sementara Nisrina mengawali pembelajaran dengan ice breaking dan menggunakan pembelajaran berbasis game agar siswa tidak merasa bosan.

“Dengan metode ini, siswa lebih aktif dan pembelajaran pun lebih menyenangkan,” kata Nisrina.

Meski memiliki metode mengajar yang berbeda, namun, kedua mahasiswa peserta PLP 2 itu menyebutkan sangat penting bagi pengembangan kompetensi mereka.

Rosdiana menilai program ini memberikan gambaran nyata mengenai dunia pendidikan dan situasi yang mungkin dihadapi ketika sudah menjadi pendidik penuh.

Baca juga:   Sapi dari Peternak Asal Kota Bandung Terpilih jadi Hewan Kurban Jokowi

Nisrina menambahkan bahwa program ini melatih mentalnya untuk lebih siap menghadapi dunia kerja. Mereka juga merasa lebih percaya diri dan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi berbagai kondisi kelas.

Program PLP 2 diharapkan dapat terus berkembang untuk memberikan manfaat maksimal bagi mahasiswa calon pendidik.

Dengan adanya program ini, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan nyata di lapangan dan memahami dinamika dunia pendidikan sejak dini.

Seperti yang diungkapkan oleh Nisrina, “Bagaimanapun kondisi kelasnya, sebagai pendidik kita tidak boleh membeda-bedakan sikap.” (Fadhya Nurun Najmi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: mahasiswa FKIPPLP FKIP Unpas


Related Posts

Duta kampus
HEADLINE

Alam Muharam, Mahasiswa FKIP Siap Bersaing di Seleksi Duta Kampus

18 November 2024
Sinergi PMB dan E Learning FKIP Unpas Menuju Kampus yang Lebih Maju
HEADLINE

Sinergi PMB dan E Learning FKIP Unpas Menuju Kampus yang Lebih Maju

20 Agustus 2020

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.