CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Masatada Ishii Tidak Peduli Rekor Gajah Perang Runtuh

pri
3 Januari 2025
Masatada Ishii Tidak Peduli Rekor Gajah Perang Runtuh

Pelatih Timnas Thailand, Masatada Ishii. (FACEBOOK.COM/FA THAILAND)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Pelatih Timnas Thailand, Masatada Ishii, tidak peduli dengan rekor apik Gajah Perang yang runtuh di tangan lawan-lawannya. Terakhir Timnas Thailand dikalahkan Timnas Vietnam dalam laga perdana final ASEAN Cup 2024.

Laga yang berlangsung di Stadion Viet Tri, Phu Tho, tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah, Kamis (2/1/2025) malam WIB.

Dua gol kemenangan milik The Golden Star Warriors dilesakkan oleh Nguyen Xuan Son pada menit ke-59′ dan 73′.

Sedangkan satu gol milik Gajah Perang diciptakan oleh Chalermsak Aukkee pada menit ke-83′.

Baca juga:   Thailand Cetak Gol Kotor di Final

Kekalahan ini membuat tim besutan Masatada Ishii berada dalam kondisi tertinggal jelang final kedua.

Tak hanya itu, mereka harus menerima bahwa rekor tak pernah kalah dari Timnas Vietnam harus runtuh.

Sebelum laga ini berlangsung, Thailand telah memegang rekor tak pernah terkalahkan di markas Vietnam selama 27 tahun lamanya.

Akan tetapi, rekor itu runtuh pada tahun 2025 ini.

Thailand kalah dari Filipina

Sebelumnya, ada rekor apik lainnya milik Gajah Perang yang runtuh.

Suphanat Mueanta dkk menelan kekalahan perdana dari Filipina selama 52 tahun.

Baca juga:   Kim Sang-sik Khawatirkan Fisik Timnas Vietnam

Tim besutan Ishii takluk pada laga semifinal pertama dengan skor 1-2.

Untungnya, mereka mampu membalikkan keadaan pada pertemuan kedua.

Putusnya rekor-rekor berharga ini langsung ditanggapi oleh Masatada Ishii selaku pelatih kepala.

Pelatih asal Jepang itu mengatakan bahwa ia tak tahu betul mengenai hal-hal seperti ini.

Ia baru mendengar sejumlah rekor runtuh setelah laga berakhir.

“Saya mendengar Thailand kalah dari Filipina untuk pertama kalinya dalam 52 tahun,” kata Ishii, dikutip dari laman TheThao247.

“Atau kalah di markas Vietnam untuk pertama kalinya dalam 27 tahun,” jelasnya.

Baca juga:   Update Ranking FIFA: Indonesia Semakin Ditinggalkan Vietnam

Hal itu dikarenakan dirinya memang tak terlalu peduli dengan statistik-statistik seperti itu.

Yang hanya dipedulikannya adalah tentang perkembangan tim.

Oleh sebab itu, dirinya tidak terlalu khawatir dengan runtuhnya rekor seperti ini.

“Saya hanya peduli pada perkembangan, bukan statistik seperti ini,” pungkasnya.

Kini, dirinya tengah fokus mempersiapkan anak asuhnya jelang laga final kedua atau pertandingan pamungkas.

Dalam laga mendatang, tim Gajah Perang berstatus sebagai tim tuan rumah.

Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Minggu (5/1/2025) malam WIB.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: final ASEAN Cup 2024Gajah PerangMasatada IshiiPelatih Timnas ThailandTimnas Vietnam


Related Posts

Madam Pang Ungkapkan Penyesalan Lihat Nguyen Xuan Son
HEADLINE

Garuda vs Gajah Perang, Siapa Takluk di GBK?

24 Juli 2025
Thailand Cetak Gol Kotor di Final
HEADLINE

Thailand Cetak Gol Kotor di Final

6 Januari 2025
Madam Pang Ungkapkan Penyesalan Lihat Nguyen Xuan Son
HEADLINE

Madam Pang Ungkapkan Penyesalan Lihat Nguyen Xuan Son

4 Januari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.