CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Bencana Gempa Tibet China: 126 Korban Jiwa dan 188 Luka

Hanna Hanifah
8 Januari 2025
gempa china

Jumlah korban jiwa akibat gempa 6,8 skala Richter yang melanda China telah meningkat menjadi 126 orang, dengan 188 orang mengalami luka-luka. (foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter yang melanda wilayah Tibet selatan, China, pada Selasa (7/1/2025), telah meningkat menjadi 126 orang, dengan 188 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Dilansir dari Antara, bencana ini mengguncang kota Xigaze di Daerah Otonomi Xizang (Tibet) pada pukul 9.05 pagi waktu setempat (08.05 WIB) dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa juga dirasakan hingga Nepal, Bhutan, dan India, meskipun tidak ada laporan kerusakan di negara-negara tersebut.

Gempa tersebut menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur, termasuk rumah, jalan, dan jembatan, terutama di desa-desa kecil yang dekat dengan episentrum.

Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan kini berlindung di tenda darurat dengan persediaan makanan dan air bersih yang terbatas.

Baca juga:   Promosi Doktor Ilmu Sosial Norman Suseno Kaji Strategi Peningkatan Disiplin Kerja Pegawai di BKPSDMD Kabupaten Merangin

Para penyelamat menghadapi tantangan berat, termasuk suhu dingin yang membeku dan medan yang sulit dijangkau, untuk menemukan korban selamat di bawah reruntuhan.

Tim penyelamat dari militer China telah dikerahkan, termasuk penggunaan pesawat nirawak untuk memetakan area terdampak.

Selain itu, truk-truk bantuan yang membawa persediaan makanan, pakaian hangat, dan obat-obatan juga dikirim ke lokasi bencana.

Rumah sakit di wilayah terdekat disiagakan untuk merawat korban luka-luka, sementara tim medis darurat didirikan di lokasi terdampak.

Gempa ini tercatat oleh Survei Geologi Amerika Serikat dengan magnitudo 7,1. Video dan gambar dari lokasi bencana menunjukkan rumah-rumah yang hancur dan petugas penyelamat yang sibuk mencari korban.

Baca juga:   Tenya Nurfatima Mahasiswi Unpas Raih Juara 3 Puteri Kebudayaan Indonesia

Pemerintah China sedang menghubungi berbagai kota untuk menilai dampak kerusakan, sementara upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan.

Bencana ini menarik perhatian internasional, dengan sejumlah negara tetangga dan organisasi kemanusiaan menawarkan bantuan.

Palang Merah Internasional telah menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan dukungan.

India dan Nepal, yang juga merasakan gempa ini, menyatakan kesediaan mereka untuk menyediakan logistik tambahan jika dibutuhkan.

Jalur Rentan Gempa

Gempa bumi di wilayah Tibet bukanlah kejadian langka, mengingat wilayah ini berada di jalur pertemuan Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia.

Baca juga:   Wali Kota Bandung Kesulitan Lipat Kertas Suara Saat Nyoblos

Aktivitas seismik yang tinggi menjadikan kawasan ini sangat rentan terhadap gempa bumi.

Dalam beberapa dekade terakhir, gempa besar seperti gempa Yushu pada 2010 telah menewaskan ribuan orang.

Pemerintah China telah mencoba meningkatkan mitigasi risiko dengan memperketat regulasi pembangunan di daerah rawan gempa, namun desa-desa terpencil masih sangat rentan terhadap bencana semacam ini.

Upaya penyelamatan diperkirakan akan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Pemerintah China berkomitmen untuk memberikan bantuan penuh kepada para korban dan memastikan bahwa kebutuhan darurat mereka terpenuhi.

Bencana ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan menghadapi gempa di wilayah rawan seismik seperti Tibet. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: gempa china


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.