CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASOLAHRAGA

Indonesia Vs Australia, Laga Krusial Kluivert dan Popovic

pri
12 Maret 2025
Indonesia Vs Australia, Laga Krusial Kluivert dan Popovic

Tony Popovic ketika melatih Timnas Australia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (c) Aleksandar Jason/Socceroos

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat bertandang ke markas Australia pada 20 Maret 2025. Pertaarungan ini akan menjadi laga krusial panggung pembuktian bagi dua pelatih, Patrick Kluivert dan Tony Popovic.

Indonesia memasuki laga krusial ini dengan nahkoda baru. Patrick Kluivert baru saja mengambil alih kursi pelatih menggantikan Shin Tae-yong, yang telah memberikan dampak signifikan bagi Tim Garuda. Kehadiran Kluivert membawa harapan baru, tetapi juga tantangan besar untuk menunjukkan bahwa dirinya memang layak menempati posisi ini. Debutnya di pertandingan besar melawan Australia akan menjadi ujian pertama yang harus dilaluinya dengan baik.

Di sisi lain, Tony Popovic juga berada dalam tekanan besar. Ditunjuk sebagai pelatih Australia sejak September 2024, Popovic telah menjalani empat laga bersama Socceroos. Namun, hasil yang didapat sejauh ini belum cukup menjanjikan. Oleh karena itu, laga melawan Indonesia bisa menjadi titik balik bagi karier kepelatihannya di level internasional.

Baca juga:   Strategi "Talent Pool" John Herdman: Piala AFF 2026 Jadi Panggung Eksperimen Pemain Lapis Kedua

Popovic Punya Pengalaman Lebih Banyak

Sebagai mantan pemain, baik Popovic maupun Kluivert memiliki rekam jejak yang cukup mentereng. Kluivert dikenal sebagai penyerang tajam yang pernah bermain di beberapa klub besar Eropa, sedangkan Popovic adalah bek tengah yang cukup tangguh. Keduanya bahkan pernah bertemu di lapangan saat bermain di Premier League.

Namun, jika menilik karier kepelatihan, Popovic tampak lebih unggul dalam hal pengalaman. Pria berusia 51 tahun ini telah menangani berbagai klub, seperti Western Sydney Wanderers, Karabukspor, Perth Glory, AO Xanthi, dan Melbourne Victory. Sementara itu, Kluivert memulai karier kepelatihannya dari posisi asisten, termasuk pernah bekerja di bawah Louis van Gaal di Timnas Belanda. Sebagai pelatih kepala, ia pernah menangani Twente U-21, Ajax U-19, Timnas Curacao, dan Adana Demirspor.

Baca juga:   Para 'Raja' di Skuad Persib: Bedah Statistik Kunci Maung Bandung Sang Penguasa Paruh Musim

Gelar Juara Jadi Pembeda, tapi…

Jika berbicara tentang pencapaian, Popovic memiliki keunggulan dengan dua gelar juara yang pernah diraihnya. Pada musim 2013/2014, ia membawa Western Sydney Wanderers meraih trofi Liga Champions Asia. Kemudian, pada musim 2014/2015, ia memenangkan Australian Cup bersama Melbourne Victory.

Sebaliknya, Kluivert belum memiliki catatan prestasi yang mengesankan sebagai pelatih kepala. Bahkan, rekam jejak salah satu asistennya, Alex Pastoor, lebih mencolok dibanding dirinya. Pastoor telah membuktikan kemampuannya dengan beberapa pencapaian yang cukup membanggakan.

Baca juga:   Egy Maulana Vikri Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia

Namun, keunggulan trofi Popovic juga tidak bisa menjadi tolok ukur mutlak. Dua gelar yang dimilikinya diraih lebih dari satu dekade lalu, dan sejak saat itu, ia belum lagi membawa timnya meraih trofi mayor. Artinya, Popovic pun masih harus membuktikan bahwa dirinya masih layak memimpin tim sekelas Australia di level internasional.

Laga 20 Maret nanti akan menjadi penentu bagi kedua pelatih. Kluivert ingin membuktikan bahwa ia adalah pilihan tepat untuk membawa Indonesia melangkah lebih jauh, sementara Popovic harus menjawab kritik atas performa Australia yang belum optimal. Pertandingan ini akan menjadi ujian besar bagi keduanya, dan hasilnya bisa menentukan perjalanan mereka ke depannya.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: AustraliaKualifikasi Piala Dunia 2026Patrick Kluiverttimnas indonesiaTony Popovic


Related Posts

Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)
HEADLINE

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026
instagram/@maartenpaes
HEADLINE

Maarten Paes Tampil Gemilang! Catat Clean Sheet Ketiga Saat Ajax Amsterdam Bungkam Heracles

12 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.