CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi, Teguhkan Sunda dan Pendidikan

Hanna Hanifah
12 April 2025
Paguyuban Pasundan

Paguyuban Pasundan gelar Silaturahmi Ba’da Idulfitri 1446 Hijriah yang digelar secara hybrid di Gedung Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025). (foto; tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Paguyuban Pasundan menggelar acara Silaturahmi Ba’da Idulfitri 1446 Hijriah yang digelar secara hybrid di Aula Mandalasaba dr. Djoendjoenan, Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025).

Acara berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah seperti Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si, Ketua Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan TB Hasanuddin.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, M.Eng., Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atif Latipulhayat, S.H., M.H., Ph.D. Serta Gubernur Banten dan Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza.

Hadir pula Kapolda Jabar, Ketua DPRD Jabar, Komisaris Pertamina, Jaksa Agung RI Prof. Dr. ST Burhanuddin, S.H., M.H., Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Farhan dan Erwin, serta para tokoh dan tamu undangan lainnya.

Pentingnya Menjaga Kebudayaan Sunda

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Didi Turmudzi dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga identitas dan kekuatan budaya Sunda.

Ia memulai dengan ucapan hangat, “Karena sehubungan dengan selesainya bulan Ramadan, atas nama keluarga Pasundan saya mengucapkan minal aidzin wal faidzin.”

Sebelum menutup sambutannya, ia membacakan sajak berjudul Tutur Sunda, sekaligus mengajak hadirin merenungi nilai kesundaan.

Baca juga:   Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Sudah Negatif Covid-19

Ia menyinggung keberagaman subkultur Sunda, dari Sunda Kalapa, Banten, Priangan, hingga Cirebon. Prof. Didi juga menyitir majalah National Geographic edisi 1947.

“Di Amerika tahun 1947 ada majalah National Geographic. Ada berita khusus, di Indonesia ada sebuah suku yang namanya Suku Sunda. Orangnya pintar-pintar, perempuannya cantik-cantik,” katanya disambut tawa.

Ia juga membandingkan semangat solidaritas Suku Minang dengan harapannya kepada masyarakat Sunda.

“Saya bertanya-tanya, kenapa Suku Minang solidaritasnya sangat kuat? Nah, sekarang ada harapan karena Gubernur Jabar kita berani, luar biasa. Pemimpin memang harus begitu, jadi kita berani berbahasa Sunda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pangaping TB Hasanuddin menyampaikan pesan yang kuat dan jenaka.

“Besok kita buat kesalahan lagi supaya tahun depan ada halal bi halal lagi seperti ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa Paguyuban Pasundan sudah berdiri lebih dari 112 tahun dan memiliki peran dalam membangun Indonesia.

“NKRI ini juga bermula dari kedaerahan, dari kumpulan-kumpulan, satu pemahaman, hingga lahir proklamasi. Sekarang kita memang tidak ikut berjuang, tapi kita mengisinya. Tujuan Paguyuban Pasundan jelas: memerangi kemiskinan dan kebodohan. Maka, wajib bagi kita mendukung pemerintahan mana pun, dari Bung Karno hingga yang akan datang,” tegasnya.

Baca juga:   Pesan Menyentuh dari Nabila Ishma untuk Eril

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menambahkan pentingnya memperkuat akar budaya dalam pembangunan daerah.

“Pemimpin saat ini harus jadi contoh. Mudah-mudahan ke depan Paguyuban Pasundan dan Unpas bisa melahirkan orang Sunda yang mengerti kesundaan. Ngerti Sunda itu gampang, asal mau ngurus kampung halaman,” katanya.

Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan infrastruktur serta memperhatikan persoalan banjir dan perairan di Tanah Sunda.

“Sunda ini erat dengan kata ‘cai’. Kalau cai rusak, tanahnya juga ikut rusak,” ujarnya.

Perubahan di Bidang Pendidikan

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atif Latipulhayat, dalam sambutannya menyampaikan reformasi pendidikan yang sedang diupayakan.

“Program wajib belajar akan mengubah Undang-Undang Pendidikan Nasional. Alhamdulillah, saya ditunjuk sebagai ketua perubahan sistem pendidikan itu. Swasta, termasuk Paguyuban Pasundan, akan menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan,” tuturnya.

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, yang hadir melalui video, menegaskan posisi strategis Paguyuban Pasundan.

“Paguyuban Pasundan memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya Sunda sekaligus penggerak bidang pendidikan. Itu sejalan dengan visi pemerintah membentuk generasi unggul yang berakar pada kearifan lokal namun siap bersaing secara global.”

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Serahkan Buku 13 Pahlawan Nasional Jawa Barat untuk Sekolah, Perguruan Tinggi

Jaksa Agung RI, Prof. ST Burhanuddin, juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelestarian bahasa Sunda.

“Anak-anak petani sekarang banyak yang tidak mau jadi petani. Padahal pendidikan adalah faktor utama. Bahasa Sunda, mulai dari TK sampai SMA, harus tetap dipelihara,” tegasnya.

Spirit Pendidikan dan Kebudayaan

Wali Kota Bandung, Farhan, yang ditemui usai acara menyampaikan apresiasinya,

“Paguyuban Pasundan ini besar dan memiliki banyak lembaga pendidikan. Saya berharap mereka terus jadi tulang punggung penyelenggaraan pendidikan di Kota Bandung. Kita juga sedang menjajaki pengembangan kerja sama, termasuk untuk rekrutmen guru.”

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menambahkan bahwa Spirit kebudayaan sangat penting.

“Yang meletakkan dasar-dasar kebudayaan itu harus bisa membangun aspek kesundaan agar memberi manfaat bagi keindonesiaan,” ungkapnya ketika ditemui

Prof. Didi Turmudzi juga menyoroti empat krisis yang dihadapi masyarakat Sunda.

“Pertama, krisis penggunaan bahasa Sunda. Padahal bahasa adalah identitas. Kedua, krisis simbol kesundaan. Karena itu, kita akan membangun pusat budaya Sunda. Ketiga, krisis kepemimpinan informal. Ini penting untuk pendekatan sosial. Krisis keempat, adalah kesadaran terhadap budaya,” katanya.

Selain sambutan para tokoh, acara juga diisi dengan tausiyah, doa Bersama. Dan suasana penuh kehangatan serta gelak tawa khas keluarga besar Paguyuban Pasundan. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: paguyuban pasundan


Related Posts

baznas jawa barat
HEADLINE

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

8 Januari 2026
Pelantikan YPT dan YPDM Pasundan
HEADLINE

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Lantik Pengurus YPDM dan YPT Pasundan Periode 2025–2030

6 Januari 2026
tabur Bunga Oto Iskandar Dinata
HEADLINE

PB Paguyuban Pasundan Tabur Bunga di Monumen Oto Iskandar Dinata

20 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.