CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 23 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dingin Ekstrem di Bandung? Begini Respon Tubuh Menurut Dosen Unpas

Hanna Hanifah
12 April 2025
unpas

ilustrasi (foto; istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Suhu dingin di Bandung dan sekitarnya, Dosen Fakultas Kedokteran Departemen Ilmu Kedokteran Dasar Divisi Fisiologi Universitas Pasundan (Unpas), dr. Marwan Rosada, M.Biomed, menjelaskan bagaimana tubuh merespons kondisi cuaca dingin serta potensi risiko kesehatan yang mungkin timbul.

“Ketika tubuh terpapar udara dingin, tubuh akan merespons sebagai proses yang normal untuk mempertahankan panas. Dengan menyempitkan pembuluh darah (vasokonstriksi) kulit di seluruh tubuh dan pembentukan panas (termogenesis). Melalui proses menggigil,” ujar dr. Marwan, dikutip dari laman resmi unpas.ac.id.

Menurutnya, efek udara dingin terhadap tubuh sangat bergantung pada suhu serta lama paparan.

Salah satu respons utama tubuh adalah penurunan suhu, terutama di ekstremitas seperti tangan dan kaki.

Baca juga:   Berapa Biaya Kuliah S1 di Unpas? Berikut Rinciannya per 2024

Hal ini terjadi karena penyempitan pembuluh darah yang mengurangi aliran darah ke permukaan kulit.

Jika terpapar suhu ekstrem atau dalam waktu lama, risiko hipotermia pun dapat muncul.

“Hipotermia adalah suatu kondisi suhu tubuh di bawah normal, yaitu kurang dari 35°C,” terang dr. Marwan.

Selain itu, udara dingin yang disertai kelembapan rendah dapat menyebabkan kulit kehilangan kadar air. Sehingga menjadi kering, kaku, bahkan pecah-pecah.

Saluran pernapasan pun dapat terdampak, terutama karena penyempitan pembuluh darah dan iritasi akibat udara kering.

Penyakit yang Muncul di Cuaca Dingin

Dr. Marwan menyebutkan, suhu dingin juga bisa meningkatkan risiko penyakit tertentu. Di antaranya:

  1. Influenza: Virus penyebab pilek dan flu lebih mudah menyebar dan bertahan hidup di suhu dingin.
  2. Rhinitis alergi: Gejala seperti hidung tersumbat dan bersin bisa muncul akibat sensitivitas terhadap perubahan suhu.
  3. Asma: Udara dingin dan kering kerap memicu kekambuhan pada penderita asma.
  4. Urtikaria: Pada kulit yang sensitif, udara dingin bisa menyebabkan ruam dan gatal-gatal.
Baca juga:   Ramdani Mahasiswa FEB Unpas Bangun Diri jadi Bermanfaat

Tips Tetap Sehat di Tengah Cuaca Dingin

Untuk menjaga kesehatan selama musim dingin, dr. Marwan memberikan sejumlah tips praktis:

  1. Kenakan pakaian hangat untuk menjaga suhu tubuh, terutama di bagian kepala, tangan, dan kaki.
  2. Konsumsi makanan dan minuman hangat guna membantu tubuh tetap hangat dari dalam.
  3. Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara dalam ruangan.
  4. Berolahraga secara teratur, sesuai anjuran WHO yakni 150 menit per minggu, untuk melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kesehatan jantung.
  5. Cukup istirahat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  6. Gunakan pelembap kulit untuk mencegah kulit kering dan pecah-pecah.
  7. Konsumsi multivitamin untuk menunjang kebutuhan nutrisi dan sistem imun.
  8. Vaksinasi influenza agar risiko tertular flu menurun.
Baca juga:   Milangkala FEB Unpas ke-47, Persiapkan Akreditasi Internasional

Dengan pemahaman yang baik tentang dampak udara dingin serta langkah-langkah pencegahannya, masyarakat diimbau. Untuk tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh selama musim dingin berlangsung. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: universitas pasundanunpas


Related Posts

Kuliah umum kedokteran
HEADLINE

FK Unpas Gelar Kuliah Umum Keislaman, Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Karakter Islami Dokter

23 Januari 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Unpas dan USI Teken MoU Perkuat Kolaborasi Tri Dharma

23 Januari 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Unpas Paparkan Alasan Pentingnya Mahasiswa Aktif di Kelas

21 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Siklon Tropis 91S
HEADLINE

BMKG Ungkap Enam Faktor Pembentuk Bibit Siklon Tropis 91S

23 Januari 2026

WWW.PASJABAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa seluruh syarat pembentukan siklon tropis telah terpenuhi...

Nominasi Oscar 2026

Nominasi Oscar 2026 Diumumkan, Sinners Pecahkan Rekor 16 Nominasi

23 Januari 2026
Kuliah umum kedokteran

FK Unpas Gelar Kuliah Umum Keislaman, Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Karakter Islami Dokter

23 Januari 2026
nisfu syaban 2026

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal dan Keutamaannya

23 Januari 2026
Pesawat IAT

Hari Ketujuh SAR, Total 10 Paket Korban Pesawat IAT Ditemukan

23 Januari 2026

Highlights

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Hari Ketujuh SAR, Total 10 Paket Korban Pesawat IAT Ditemukan

Unpas dan USI Teken MoU Perkuat Kolaborasi Tri Dharma

Pascamusibah Roboh, SMP Pasundan 2 Bandung Kini Lebih Nyaman

Duel Merah Putih di Perempat Final Indonesia Masters 2026

BMKG Bandung Prediksi Hujan Lebat Masih Berlanjut Hingga April

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.