CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dingin Ekstrem di Bandung? Begini Respon Tubuh Menurut Dosen Unpas

Hanna Hanifah
12 April 2025
unpas

ilustrasi (foto; istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Suhu dingin di Bandung dan sekitarnya, Dosen Fakultas Kedokteran Departemen Ilmu Kedokteran Dasar Divisi Fisiologi Universitas Pasundan (Unpas), dr. Marwan Rosada, M.Biomed, menjelaskan bagaimana tubuh merespons kondisi cuaca dingin serta potensi risiko kesehatan yang mungkin timbul.

“Ketika tubuh terpapar udara dingin, tubuh akan merespons sebagai proses yang normal untuk mempertahankan panas. Dengan menyempitkan pembuluh darah (vasokonstriksi) kulit di seluruh tubuh dan pembentukan panas (termogenesis). Melalui proses menggigil,” ujar dr. Marwan, dikutip dari laman resmi unpas.ac.id.

Menurutnya, efek udara dingin terhadap tubuh sangat bergantung pada suhu serta lama paparan.

Salah satu respons utama tubuh adalah penurunan suhu, terutama di ekstremitas seperti tangan dan kaki.

Baca juga:   Promosi Doktor Ilmu Hukum Ceno Hersusetiokartiko Bahas Dampak Penegakan Pidana Penjara Terhadap Beban Anggaran Negara

Hal ini terjadi karena penyempitan pembuluh darah yang mengurangi aliran darah ke permukaan kulit.

Jika terpapar suhu ekstrem atau dalam waktu lama, risiko hipotermia pun dapat muncul.

“Hipotermia adalah suatu kondisi suhu tubuh di bawah normal, yaitu kurang dari 35°C,” terang dr. Marwan.

Selain itu, udara dingin yang disertai kelembapan rendah dapat menyebabkan kulit kehilangan kadar air. Sehingga menjadi kering, kaku, bahkan pecah-pecah.

Saluran pernapasan pun dapat terdampak, terutama karena penyempitan pembuluh darah dan iritasi akibat udara kering.

Penyakit yang Muncul di Cuaca Dingin

Dr. Marwan menyebutkan, suhu dingin juga bisa meningkatkan risiko penyakit tertentu. Di antaranya:

  1. Influenza: Virus penyebab pilek dan flu lebih mudah menyebar dan bertahan hidup di suhu dingin.
  2. Rhinitis alergi: Gejala seperti hidung tersumbat dan bersin bisa muncul akibat sensitivitas terhadap perubahan suhu.
  3. Asma: Udara dingin dan kering kerap memicu kekambuhan pada penderita asma.
  4. Urtikaria: Pada kulit yang sensitif, udara dingin bisa menyebabkan ruam dan gatal-gatal.
Baca juga:   Kampus Merdeka, Prodi Bahasa Indonesia Unpas Kerjasama dengan PT PKM

Tips Tetap Sehat di Tengah Cuaca Dingin

Untuk menjaga kesehatan selama musim dingin, dr. Marwan memberikan sejumlah tips praktis:

  1. Kenakan pakaian hangat untuk menjaga suhu tubuh, terutama di bagian kepala, tangan, dan kaki.
  2. Konsumsi makanan dan minuman hangat guna membantu tubuh tetap hangat dari dalam.
  3. Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara dalam ruangan.
  4. Berolahraga secara teratur, sesuai anjuran WHO yakni 150 menit per minggu, untuk melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kesehatan jantung.
  5. Cukup istirahat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  6. Gunakan pelembap kulit untuk mencegah kulit kering dan pecah-pecah.
  7. Konsumsi multivitamin untuk menunjang kebutuhan nutrisi dan sistem imun.
  8. Vaksinasi influenza agar risiko tertular flu menurun.
Baca juga:   Nova Arianto Ukir Sejarah, Antar Timnas U-17 Indonesia ke Piala Dunia 2025

Dengan pemahaman yang baik tentang dampak udara dingin serta langkah-langkah pencegahannya, masyarakat diimbau. Untuk tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh selama musim dingin berlangsung. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: universitas pasundanunpas


Related Posts

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Didi Tasidi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Penipuan Investasi

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Anthon Fathanudien Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Hak Cipta Batik

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.