CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKREATIF

Belajar dari Kehilangan: Cerita Ria tentang Harapan, dan Hidup yang Mengalir

Tiwi Kasavela
6 Mei 2025
Belajar dari Kehilangan: Cerita Ria tentang Harapan, dan Hidup yang Mengalir

Neng Ria Rahayu. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Neng Ria Rahayu duduk tenang di sudut ruang, matanya sesekali menerawang seolah mencari makna yang belum sempat ia temukan.

Lahir pada 14 Agustus 2002, Ria adalah mahasiswi semester VI Ilmu Komunikasi di Universitas Sali Al-Aitaam (UNISAL). Saat ditanya tentang hidup, ia tidak langsung menjawab. Ia tertawa kecil, lalu menatap ke depan dan berkata pelan, “Hidup itu… ya tentang belajar, sih.”

Di antara obrolan ringan tentang hobi dan rencana masa depan, Ria menyebut satu hal yang paling berkesan dalam perjalanan hidupnya, kehilangan.

“Aku dulu hidupnya lurus-lurus aja. Tapi waktu Bapak meninggal tahun 2019, semuanya kayak berhenti. Kayak langsung gak ada tujuan hidup lagi,” tuturnya.

Baca juga:   Kiat Heriss Mahasiswa STKIP Pasundan Raih IPK Cumlaude

Ria mengingat betul masa itu, saat dunia yang ia anggap tenang tiba-tiba terhempas sunyi. Bapak adalah sosok penting dalam hidupnya. Sosok yang membuatnya ingin menjadi lebih baik, yang diam-diam menjadi alasan ia menyimpan cita-cita untuk membuat beliau bangga.

“Aku ngerasa belum jadi anak yang bener, belum jadi anak yang baik buat beliau,” katanya lirih.

Kepergian sang ayah menyisakan ruang kosong dalam hidup Ria. Ia mengaku sempat berada dalam fase denial yang panjang. Namun hidup, seperti kata Ria, tak pernah benar-benar memberi pilihan selain berjalan. Ia belajar memisahkan rasa duka itu, bukan menghapus, tapi menjadikannya bagian dari rutinitas hari-hari yang terus bergulir.

Baca juga:   Ridwan Kamil Ajak Mahasiswa dan Pelajar Perkuat Persatuan

Dengan suaranya yang pelan namun jujur, Ria mengungkap bahwa menyanyi menjadi salah satu caranya meredakan sesak di dada.

“Nyanyi itu buat ngerilis aja, walaupun suara aku juga nggak bagus-bagus amat,” katanya sambil tertawa kecil.

Kini, meski ia belum yakin ke mana hidup akan membawanya, Ria mencoba menjalani semuanya dengan ikhlas dan apa adanya. Ia membiarkan hidup “ngalir aja”, seraya terus belajar memahami luka, menerima kehilangan, dan merangkai ulang arah.

Baca juga:   FH Unpas, Lembaga yang Unggul Dalam kualitas dan Pengabdian Profesi

Kepada mereka yang masih punya orangtua, Ria berpesan penuh empati, “Sebisa mungkin, coba deket sama orangtua. Coba cerita, coba saling mengerti. Kadang kita punya keinginan sendiri, tapi orangtua juga punya harapan. Saling memahami aja,” ungkapnya.

Dalam diri Ria, ada suara yang mungkin tak keras, tapi jujur dan tulus. Suara seorang anak yang sedang tumbuh, belajar memaafkan diri, dan perlahan menemukan cahaya dari duka. Dalam kesenyapan kehilangan, ia menyimpan harapan: bahwa hidup tetap layak dijalani, meski arah dan tujuannya masih belum pasti. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: kisahmahasiswaNeng Ria Rahayu


Related Posts

street fighter STKIP Pasundan
HEADLINE

Mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi Adu Nyali di Street Fighter, 62 Peserta Bertarung di Atas Ring!

12 Januari 2026
Beasiswa Unpad untuk Mahasiswa
HEADLINE

Unpad Prioritaskan Beasiswa dan Dukungan Hidup 44 Mahasiswa Korban Bencana Sumatera

9 Desember 2025
Forum Dialog di Gedung Sate, Mahasiswa Sampaikan Tuntutan RUU
HEADLINE

Forum Dialog di Gedung Sate, Mahasiswa Sampaikan Tuntutan RUU

3 September 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

unpad
HEADLINE

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

WWW.PASJABAR.COM — Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerja sama dengan VEX Robotics menggelar pelatihan bertajuk Workshop VEX Robotics & Intelligent Systems...

ITB SSU

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026
bumd sangga buana

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

20 April 2026
minyakita

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

20 April 2026
Persib Bandung

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

20 April 2026

Highlights

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

Jalur KA Cibeber – Lampegan Ditutup, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Pelatih Persib Bandung Pede Curi Poin Penuh di Kandang Dewa United

Pelatih Persib Bandung Pede Curi Poin Penuh di Kandang Dewa United

Psywar Tipis-tipis Pemain Persib Marc Klok untuk Nick Kuipers

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.