BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, menyebabkan kerusakan pada bangunan SDN Neglasari.
Sebanyak tiga ruang kelas mengalami langit-langit jebol akibat tertimpa genteng yang bergeser dan jatuh karena intensitas curah hujan yang tinggi.
Kejadian ini terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan beberapa genteng pada atap sekolah bergeser.
Genteng-genteng yang tidak kuat menahan curah hujan akhirnya jatuh dan menimpa plafon kelas hingga jebol.
“Kerusakan terjadi pada tiga ruang kelas. Langit-langitnya jebol akibat genteng yang bergeser karena hujan deras,” ujar Ade Nurabayanti, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SDN Neglasari, saat ditemui di lokasi sekolah, Kamis (8/5/2025).
Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian kerusakan pada bangunan SDN Neglasari tersebut. Saat insiden terjadi, kegiatan belajar mengajar segera dialihkan ke musala sekolah demi menjaga keselamatan para siswa dan guru.
Hal ini menjadi bentuk respons cepat dari pihak sekolah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami langsung mengamankan anak-anak ke tempat yang lebih aman. Untuk sementara, kegiatan belajar kami lakukan di musala dan menerapkan sistem shift atau pembagian kelas secara bergantian,” lanjut Ade.
Menurutnya, kondisi ini tentu tidak ideal untuk kegiatan belajar siswa, namun merupakan solusi terbaik sembari menunggu proses perbaikan dari pihak pemerintah.
Ia berharap proses renovasi dapat segera dilakukan agar siswa dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui dinas terkait telah menerima laporan dan akan segera mengambil langkah untuk memperbaiki atap ruang kelas yang rusak.
Komitmen ini penting untuk menjamin kelangsungan proses belajar mengajar yang aman dan kondusif.
“Keselamatan siswa adalah yang utama. Kami berharap renovasi bisa dilakukan secepatnya agar tidak mengganggu proses pembelajaran,” pungkas Ade.
Dengan adanya insiden ini, pihak sekolah juga mengimbau agar ada pemeriksaan rutin terhadap bangunan sekolah. Khususnya menjelang musim hujan, agar kejadian serupa tidak terulang. (uby)









