CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Viral! Ayam Widuran Solo Ternyata Gunakan Bahan Nonhalal

Hanna Hanifah
25 Mei 2025
ayam widuran solo

Rumah makan legendaris Ayam Goreng Widuran di Solo Baru tengah menjadi sorotan publik setelah terungkap menu andalannya mengandung bahan nonhalal. (foto: tripadvisor)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SOLO, WWW.PASJABAR.COM – Rumah makan legendaris Ayam Goreng Widuran di Solo Baru tengah menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa salah satu menu andalannya mengandung bahan nonhalal.

Warung makan yang telah berdiri sejak 1973 ini mendadak menuai kontroversi dan banjir ulasan negatif. Karena selama bertahun-tahun dikira menyajikan makanan halal.

Kontroversi bermula dari unggahan akun Twitter @halalcorner pada Sabtu (24/5/2025) yang menyebut, “Ayam Widuran Solo, fix haram.”

Unggahan tersebut segera viral dan memicu ribuan reaksi dari warganet yang merasa tertipu. Banyak pelanggan mengaku baru menyadari adanya kandungan haram setelah kasus ini ramai dibicarakan di media sosial.

Tak berselang lama, melalui akun Instagram resminya @ayamgorengwiduransolo, pihak Ayam Goreng Widuran mengakui bahwa makanan mereka memang nonhalal.

Baca juga:   IKA Unpad Tegaskan Tak Terlibat Dukung Mendukung Pilpres

Mereka menjelaskan bahwa proses memasak menggunakan bahan turunan babi, seperti lard atau minyak babi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang beredar di media sosial belakangan ini. Kami memahami bahwa hal ini menimbulkan keresahan dalam masyarakat,” tulis pihak manajemen.

“Sebagai langkah awal, kami telah mencantumkan keterangan NON-HALAL secara jelas di seluruh outlet dan media sosial resmi kami,” lanjut pernyataan tersebut.

Reaksi Konsumen

Sejumlah konsumen menyampaikan kekecewaannya melalui Google Review, memberikan ulasan bintang satu. Mereka menyesalkan tidak adanya informasi terbuka sebelumnya mengenai status kehalalan menu.

Baca juga:   Siswi SMAN 7 Kota Bandung Berhasil jadi Paskibraka Tingkat Nasional

Salah satu pengguna, Teguh Budianyo, local guide di Google, menulis bahwa ia pernah curiga dan bertanya langsung ke dapur.

“Ternyata memang menggunakan bahan non-halal. Langsung saya batalkan pesanan. Saya kecewa karena tidak ada informasi apa pun sebelumnya,” ungkapnya.

Kekecewaan juga disuarakan warganet lain. Akun @epicurina menyoroti penggunaan label halal tanpa kejelasan sertifikasi.

“Setelah 51 tahun beroperasi dan pernah mengklaim diri halal, akhirnya mengakui makanan mereka non-halal. Padahal ini restoran Jawa, masakan Jawa, dan stafnya sangat mungkin banyak yang muslim,” tulisnya.
Komentar senada muncul dari akun lain: “52 tahun pakai label HALAL, baru sekarang bilang kalau ternyata HARAM. Astagfirullah!”

Baca juga:   Kemenkes Hadirkan Sertifikat Vaksin Internasional, Tujuannya ?

Kasus Ayam Goreng Widuran menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha kuliner akan urgensi transparansi informasi. Terutama di negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Penggunaan label halal tidak bisa dilakukan secara sembarangan, apalagi jika menyangkut kepercayaan dan prinsip konsumen.

Sejumlah warganet bahkan menyarankan agar konsumen lebih berhati-hati saat kulineran di Solo. Akun @ankoromochi_sa menulis, “Info dari teman yang kuliah di Solo, memang harus ekstra hati-hati pas makan di sana.”

Sementara akun @sultanfrozen menyarankan alternatif lain, “Mending beli ke Ayam Goreng Mbak Mul aja, yang muslim friendly dan jelas halal.” (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Ayam Goreng Widuranayam widuran solobahan nonhalal


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.