CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKREATIF

Jejak Sunyi dari Jakarta yang Terlupa: Menyusuri Ereveld Menteng Pulo dalam Temu Sejarah Explore #5

Tiwi Kasavela
17 Juni 2025
Ereveld Menteng Pulo

Jejak Sunyi dari Jakarta yang Terlupa: Menyusuri Ereveld Menteng Pulo dalam Temu Sejarah Explore #5. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Ereveld Menteng Pulo

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Di tengah riuh jalanan Jakarta yang tak pernah tidur, tersembunyi sebidang tanah sunyi yang menyimpan gema masa lalu.

Di sana, deretan nisan berdiri diam, menyimpan ribuan kisah yang tak lagi bersuara—tentang perang, cinta yang hilang, pengkhianatan, dan perdamaian yang didambakan.

Tempat itu bernama Ereveld Menteng Pulo, kompleks pemakaman kehormatan di Tebet, Jakarta Selatan.

Minggu pagi, 22 Juni 2025, dalam semangat memperingati Dirgahayu Jakarta ke-498, Temu Sejarah bersama @trex_tour mengajak publik untuk kembali menyentuh sisi lain kota ini lewat Explore #5: Jejak Sunyi di Tanah Peristirahatan Terakhir.

Baca juga:   Diskusi Buku Temu Sejarah #64 Mengangkat Sejarah yang Terlupakan di Baroe Adjak

Ini bukan sekadar walking tour biasa, tapi perjalanan batin menelusuri memori yang tertinggal dari sejarah Jakarta, yang dahulu bernama Batavia.

Ereveld Menteng Pulo bukan hanya tempat pemakaman. Ia adalah ruang perenungan.

Di sana bersemayam tentara Hindia Belanda, korban Perang Dunia II, pejuang dari berbagai bangsa, bahkan warga sipil yang tak pernah kembali ke rumahnya.

Baca juga:   Iis Mahasiswi FH Unpas Mencintai Apa yang Dikerjakan

Ada gereja kecil di tengah kompleks, ada Memorial Columbarium untuk mereka yang tak pernah ditemukan jasadnya.

Di sinilah kita diajak mendengar yang sunyi, melihat yang tak kasatmata, dan merasakan napas masa lalu dalam tiap langkah.

Walking tour ini akan dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dengan titik kumpul langsung di area Ereveld.

Cukup dengan kontribusi Rp25.000, peserta tidak hanya mendapat pengalaman sejarah, tetapi juga narasi personal yang tak bisa dibaca dari buku pelajaran.

Baca juga:   Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan

Kuota terbatas. Pendaftaran dibuka melalui WhatsApp di 0895-3572-55688, dengan informasi lebih lanjut di akun Instagram @temusejarah dan @trex_tour.

Dalam hiruk-pikuk kota megapolitan ini, mari luangkan sejenak untuk mendengarkan kisah mereka yang telah lebih dulu beristirahat.

Sebab kota tak hanya dibangun dari beton dan bangunan tinggi, tapi juga dari ingatan dan penghormatan pada mereka yang datang lebih dulu.

Sampai jumpa di Batavia. Mari menyusuri jejak sunyi yang tak pernah mati. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Ereveld Menteng PuloTemu Sejarah


Related Posts

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan
PASBANDUNG

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan

16 April 2026
Mengulik Bandung Awal Revolusi 1945–1946, Kisah Kota di Titik Genting Kemerdekaan
PASBANDUNG

Mengulik Bandung Awal Revolusi 1945–1946, Kisah Kota di Titik Genting Kemerdekaan

13 Maret 2026
Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur
PASJABAR

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur

5 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.