BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ribuan peserta Pawai Obor di Jalan Kebon Sirih, Kota Bandung, Jawa Barat, tampak kecewa karena harus menunggu selama berjam-jam pada Kamis malam (26/6/2025).
Acara yang sedianya dimulai pukul 19.30 WIB itu baru dimulai sekitar pukul 21.00 WIB.
Penundaan tersebut terjadi lantaran panitia acara menunggu kehadiran Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Yang dijadwalkan membuka kegiatan tersebut.
Sayangnya, Wali Kota tak kunjung datang hingga pawai dimulai. Membuat sebagian peserta memilih pulang sebelum acara dimulai.
“Sudah nunggu dari jam tujuh malam, anak-anak juga udah capek. Banyak yang pulang. Kami kecewa karena katanya Pak Wali Kota mau datang, tapi nggak muncul juga,” ujar Rida, salah satu peserta pawai yang datang bersama rombongan warga.
Pawai Obor yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H itu diikuti oleh ribuan warga Bandung. Sebagian besar merupakan anak-anak dari berbagai RW di wilayah Kecamatan Sumur Bandung dan sekitarnya.
Mereka membawa obor menyusuri ruas jalan di kawasan pusat kota dengan penuh semangat meskipun sempat diliputi rasa kecewa.
Perwakilan dari Pemerintah Kota Bandung, Camat Sumur Bandung Wahyu Rinjaningsih, menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta. Ia menjelaskan bahwa Wali Kota Bandung berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda lain di waktu yang bersamaan.
“Kami mohon maaf, Pak Wali Kota tidak bisa hadir karena ada kegiatan mendadak di tempat lain. Namun, kami tetap mengapresiasi antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam menyemarakkan malam Tahun Baru Islam ini,” kata Wahyu.
Meskipun sempat molor dan tanpa kehadiran Wali Kota, pawai obor tetap berlangsung lancar. Ribuan peserta tampak antusias membawa obor dan berjalan bersama dalam suasana religius dan khidmat. Menyusuri beberapa ruas jalan utama di pusat Kota Kembang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan yang terus dilestarikan masyarakat. Sebagai bentuk syiar Islam dan kebersamaan dalam menyambut tahun baru Hijriah. (uby)












