CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Kaprodi Musik Unpas: Pendidikan Musik di Kampus Lebih Komprehensif

Hanna Hanifah
3 Juli 2025
unpas

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kepala Program Studi Seni Musik Fakultas Ilmu Sosial dan Seni (FISS) Universitas Pasundan (Unpas), Ir. Yayat Ahmad Hidayat, M.Sn., menegaskan bahwa belajar musik di perguruan tinggi memberikan pengalaman yang jauh lebih komprehensif dibandingkan dengan kursus atau les musik konvensional.

Menurutnya, tempat les musik umumnya bersifat praktis dan segmentif, hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis. Seperti memainkan lagu tertentu dengan instrumen tertentu dalam waktu terbatas.

“Kalau di tempat les, bagaimana seseorang bisa memainkan lagu A dengan gitar atau lagu B dengan drum. Lebih pada kemampuan praktis dan waktunya juga terbatas,” ujar Yayat, dilansir dari unpas.ac.id.

Baca juga:   ITB Akhirnya Batalkan Kenaikan UKT

Sementara itu, dalam perkuliahan musik jenjang S1, mahasiswa tidak hanya dituntut mahir memainkan instrument. Tetapi juga dibekali kemampuan konseptual dan kreatif dalam menciptakan karya.

Prosesnya dimulai dari penggalian ide, analisis permasalahan artistik. Hingga penyajian karya secara profesional, baik secara vokal maupun instrumental.

“Mahasiswa dituntut memahami bagaimana menyajikan karya musik secara tepat, baik melalui instrumen maupun vokal. Ini tentu melampaui apa yang bisa didapatkan di tempat les,” tambahnya.

Baca juga:   FEB Unpas Dapat Bekal Personal Branding dan Finansial Digital

Yayat juga menyoroti pentingnya aspek ekonomi dan manajerial dalam pendidikan musik di kampus. Mahasiswa diarahkan untuk berpikir kritis dan analitis agar karya mereka tidak hanya berkualitas secara artistik, tetapi juga memiliki nilai jual.

“Orang tua pasti berharap bakat musikal anaknya bisa dikonversi menjadi uang. Di kampus, kita juga belajar tentang manajemen, ekonomi, hingga etika bisnis musik. Itu semua tidak didapat di tempat les,” jelasnya.

Baca juga:   Rhefy Sheilawanti Gadis Berdarah Seni dengan Cita-Cita Mulia

Lebih jauh, Yayat menekankan pentingnya riset dan pendekatan ilmiah dalam pengembangan karya musik. Mahasiswa diajak mengevaluasi karya mereka secara objektif, termasuk memahami alasan di balik kegagalan sebuah karya di pasaran.

“Misalnya kenapa karya musik saya tidak laku? Nah, itu harus diteliti dan ditelaah secara akademik. Di tempat les, hal seperti ini tidak bisa didapatkan,” pungkasnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: FISS UNPASSeni Musik FISS Unpasuniversitas pasundanunpas


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.