CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Bentrok Berdarah di Derenten, AMS: Ini Soal Warisan Sunda yang Direbut!

pri
4 Juli 2025
Bandung Zoo

Bandung Zoo. (foto: bandung.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, www.pasjabar.com — Kota Bandung yang dikenal ramah dan penuh kesejukan, mendadak berubah tegang. Dalam dua hari terakhir, suasana teduh itu koyak oleh insiden berdarah di Kebun Binatang Bandung—atau yang akrab disebut Derenten oleh warga lokal.

Sebuah bentrokan antar kelompok terjadi, menciptakan luka fisik dan trauma sosial di ruang yang seharusnya menjadi tempat edukasi dan konservasi satwa.

Di tengah kegaduhan itu, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) tampil menyatakan sikap. Mereka menilai tragedi ini bukan sekadar perkelahian biasa, melainkan konflik yang menyinggung nilai sejarah, budaya, dan identitas masyarakat Sunda.

AMS: Derenten Adalah Simbol Kultural yang Harus Dilindungi

Ketua Umum AMS Pusat, Ruli Alfiady, dalam pernyataan resminya pada Jumat (4/7/2025), menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menegaskan bahwa insiden ini telah mencoreng citra Bandung sebagai kota yang damai dan kondusif.

Baca juga:   Bersiap, Kota Bandung Masuki Masa Pancaroba

“Kami prihatin atas peristiwa yang terjadi di Derenten. Ini mencoreng wajah Kota Bandung yang dikenal ramah dan kondusif. Sudah ada korban luka berdarah. Ini tak bisa dibiarkan,” ujar Ruli.

AMS menyoroti bahwa Derenten bukanlah sekadar ruang publik, tapi warisan budaya yang berdiri sejak 1933. Dalam pandangan mereka, Kebun Binatang Bandung merepresentasikan kecintaan masyarakat Sunda terhadap alam dan satwa, dan memiliki nilai historis yang tak ternilai.

Aset Sitaan yang Jadi Pemicu Konflik

Namun AMS tidak berhenti pada keprihatinan. Mereka menggugat akar persoalan: siapa yang memberi mandat pengelolaan terhadap aset yang masih berstatus sitaan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat?

Baca juga:   Kemendikbudristek: Skripsi Tak Dihapus, Tapi Ada Pilihan Lain

Ruli menegaskan bahwa pihak yang memberi izin pengelolaan itulah yang memicu konflik dan harus bertanggung jawab.

“Siapapun yang memberi hak kelola atas aset sitaan itu harus bertanggung jawab. Dialah pemicu konflik yang mengorbankan masyarakat,” tegasnya.

Dengan nada keras, AMS memperingatkan bahwa pertarungan soal Derenten bukan semata perebutan lahan, tapi soal mempertahankan identitas kolektif masyarakat Sunda.

Konflik ini, menurut mereka, bisa menghapus jejak sejarah yang sudah hidup hampir satu abad.

Menjaga Marwah Sunda di Tengah Kepentingan Elite

AMS menyampaikan penghormatan kepada keluarga besar Rd. Ema Brata Kusumah—tokoh penting yang berperan dalam pendirian Kebun Binatang Bandung.

Baca juga:   SMK Pasundan 1 Bandung Bakal Miliki Inkubator Bisnis Pertama Tingkat SMK

Ruli menegaskan bahwa warisan seperti Derenten harus tetap berada dalam kuasa masyarakat lokal, bukan diambil alih oleh kepentingan elite.

“Sebagai penjaga marwah Sunda, AMS berkepentingan mempertahankan Derenten. Ini bukan soal lahan, tapi soal jati diri. Orang Bandung dan Sunda punya hak historis dan kultural atasnya,” ucapnya.

Mereka pun berjanji akan konsisten menjaga kekayaan sejarah Sunda dari tangan-tangan yang mencoba merebutnya.

“Kami akan konsisten menjaga kekayaan sejarah Sunda agar tetap dalam penguasaan masyarakat Sunda sendiri,” tutup Ruli penuh tekad.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: AMS Bandungangkatan muda siliwangibentrok Bandung 2025Derentenidentitas budaya Bandungkebun binatang bandungkebun binatang bersejarahkonflik aset sitaankota bandungRd. Ema Brata KusumahRuli Alfiadysejarah Derentenwarisan budaya Sunda


Related Posts

Operasional Bandung Zoo
PASBANDUNG

Gubernur Dedi Mulyadi Lunasi Dua Bulan Gaji Karyawan Bandung Zoo Sekaligus

6 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026
harimau benggala
HEADLINE

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.