www.pasjabar.com — Kesedihan mendalam menyelimuti dua bintang Al Hilal, Ruben Neves dan Joao Cancelo, usai tersingkir dari ajang Piala Dunia Antarklub 2025. Keduanya tak kuasa menahan tangis saat mengenang mendiang Diogo Jota, rekan mereka di Timnas Portugal, yang meninggal dunia dalam kecelakaan tragis.
Meski tengah berduka, Neves dan Cancelo tetap menunjukkan profesionalitas dengan tampil penuh di pertandingan melawan Fluminense di perempat final turnamen tersebut.
Tersingkir dari Turnamen, Al Hilal Kalah 1-2 dari Fluminense
Laga antara Al Hilal dan Fluminense digelar di Camping World Stadium, Orlando, Sabtu (5/7/2025) dini hari WIB. Neves dan Cancelo dipercaya turun sebagai starter. Meski bermain maksimal, tim asal Arab Saudi tersebut harus menelan kekalahan 1-2 dan gugur dari kompetisi.
Sebelum kick-off, kedua tim sempat mengheningkan cipta untuk menghormati Diogo Jota, striker Liverpool yang wafat dua hari sebelumnya. Neves dan Cancelo terlihat emosional saat momen tersebut berlangsung, menunjukkan kedekatan mereka dengan Jota semasa hidup.
Diogo Jota Tewas Tragis dalam Kecelakaan, Dunia Sepak Bola Berduka
Kabar duka datang dari Portugal pada Kamis (3/7), saat Diogo Jota dikonfirmasi meninggal dunia dalam kecelakaan mobil. Tak hanya Jota, adiknya Andre Silva juga turut menjadi korban dalam insiden maut tersebut.
Jota dikenal sebagai pemain penting di skuad Liverpool dan Timnas Portugal. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi rekan-rekan setimnya, termasuk Neves dan Cancelo yang pernah satu tim bersamanya dalam berbagai laga internasional.
Pulang dengan Jet Pribadi demi Hadiri Pemakaman
Menurut laporan media Portugal A Bola, Neves dan Cancelo langsung bertolak ke Portugal usai kekalahan Al Hilal. Mereka naik pesawat jet pribadi dari Amerika Serikat agar bisa menghadiri pemakaman Diogo Jota yang dijadwalkan berlangsung Sabtu pagi waktu setempat di Gondomar.
Keduanya diperkirakan tiba sebelum upacara pemakaman dimulai, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sahabat dan rekan setim mereka. Momen ini menjadi bukti nyata ikatan emosional yang kuat di antara para pemain Timnas Portugal.












