CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ribuan Sopir Bus Pariwisata Demo Tolak Kebijakan Larangan Study Tour

Uby
21 Juli 2025
Sopir Bus Pariwisata Demo

Ribuan sopir bus pariwisata dari berbagai wilayah di Jawa Barat menggelar aksi demo besar-besaran di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (21/7/2025). (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ribuan sopir bus pariwisata dari berbagai wilayah di Jawa Barat menggelar aksi demo besar-besaran di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (21/7/2025).

Aksi ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap surat edaran Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang kegiatan study tour sekolah ke luar provinsi.

Selain berorasi, massa juga memarkirkan ratusan bus pariwisata secara berjajar di sepanjang Jalan Diponegoro, sehingga sempat memblokade akses lalu lintas.

Para sopir menilai kebijakan tersebut tidak hanya merugikan mereka secara ekonomi. Tetapi juga mengancam kelangsungan hidup ribuan pelaku usaha di sektor pariwisata.

Baca juga:   bank bjb Gelar Program Sosial “bjb Berbagi, Ramadan Memberi”

“Kami semua kehilangan pekerjaan karena surat edaran itu. Banyak sekolah membatalkan kegiatan tour, dan ini sangat berdampak bagi kami,” ujar Nana Yohana, Koordinator Lapangan Solidaritas Pekerja Pariwisata Jawa Barat.

Menurut Nana, larangan yang tertuang dalam surat edaran tersebut menyebutkan bahwa sekolah dilarang menyelenggarakan kegiatan wisata atau rekreasi yang dibungkus dengan dalih study tour, karena dinilai memberatkan orang tua siswa.

Namun di sisi lain, keputusan tersebut dianggap tidak mempertimbangkan dampaknya terhadap ribuan pekerja sektor pariwisata. Seperti sopir, pemandu wisata, dan pemilik usaha transportasi.

“Pak Dedi hanya melihat dari sisi pengeluaran orang tua murid, tapi tidak melihat dari sisi ekonomi kami yang bergantung pada kegiatan sekolah. Jika study tour dilarang, bagaimana kami makan?” tambah Nana.

Baca juga:   Tidak Ada Kebijakan WFH, ASN Bandung Bekerja Normal di Kantor

Ancam Aksi Susulan Jika Tuntutan Tak Digubris

Para demonstran juga menyatakan bahwa aksi ini merupakan peringatan awal. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menggelar aksi susulan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Mereka menuntut pencabutan surat edaran dan meminta adanya dialog antara pemerintah provinsi dan pelaku industri pariwisata.

“Kami siap datang lagi dengan jumlah yang lebih banyak. Kami tidak minta bantuan, kami hanya minta jangan dihentikan rezeki kami,” tegas Nana.

Baca juga:   Stok Aman, PMI Tetap Ajak Masyarakat Donor Plasma Konvalesen

Hingga siang hari, aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Lalu lintas di sekitar Jalan Diponegoro sempat tersendat akibat parkir massal bus-bus pariwisata yang digunakan demonstran.

Dampak Luas ke Dunia Usaha

Larangan study tour sekolah ke luar provinsi dinilai menimbulkan efek domino. Tidak hanya sopir, pemilik agen perjalanan wisata, pengelola destinasi, hingga pelaku UMKM di tempat-tempat wisata turut terdampak.

Banyak pihak berharap pemerintah daerah dapat meninjau ulang kebijakan tersebut. Agar tidak semakin memukul industri pariwisata yang sedang berjuang bangkit pasca pandemi. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: aksi demokegiatan study tourLarangan Study Toursopir bus pariwisataSopir Bus Pariwisata Demostudy tour sekolahsurat edaran Gubernur Jawa Barat


Related Posts

ASN Bandung
HEADLINE

Tidak Ada Kebijakan WFH, ASN Bandung Bekerja Normal di Kantor

1 September 2025
Antisipasi Kericuhan Demo, Sejumlah Sekolah Bandung Terapkan Daring
HEADLINE

Antisipasi Kericuhan Demo, Sejumlah Sekolah Bandung Terapkan Daring

1 September 2025
pengendara sepeda motor dikeroyok pendemo. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Motor Geber di Tengah Aksi, Pengendara Dihajar Massa di Bandung!

21 Juli 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

penataan gedung sate
HEADLINE

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan penataan kawasan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (14/4/2026). Setelah...

TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026
ITB HMT lagu

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026
rusun ASN

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

15 April 2026
bedah rumah

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026

Highlights

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

Xiaomi 18 Pro Bocoran Terbaru Ungkap Spesifikasi Kamera dan Baterai

Roblox Luncurkan Akun Kids dan Select untuk Perlindungan Anak

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.