CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Gak Nyangka! Mahasiswa Teknik Pangan Ini Jadi Seniman Digital Viral

pri
28 Juli 2025
pengunjung sedang menikmati karya Ozimiyaki. (pasjabar)

pengunjung sedang menikmati karya Ozimiyaki. (pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, www.pasjabar.com — Fahrurrazi Ishak, atau yang akrab disapa Oji, adalah anak muda kreatif asal Bandung yang membuktikan bahwa passion bisa jadi jalan rezeki. Lulusan Teknik Pangan Universitas Pasundan (UNPAS) angkatan 2019 ini awalnya tidak pernah menyangka akan menekuni dunia seni digital.

“Awalnya itu pas pandemi. Kuliah online, bingung mau ngapain selain tugas kampus. Jadi mulai aja gambar-gambar buat ngisi waktu,” kenangnya saat ditemui saat Solo Exhibition di Artspace De Braga Hotel Bandung.

Yang semula cuma iseng untuk membunuh waktu, lambat laun berubah menjadi karya yang diakui banyak orang. Dari menggambar manual pakai cat akrilik di buku gambar, kini ia aktif berkarya secara digital lewat iPad dan aplikasi Procreate. Nama seninya: Ozimiyaki—identitas khas yang ia bangun di dunia maya.

Baca juga:   Fakta Menarik dan Klasemen Terbaru Usai Kemenangan Dramatis Persib atas Selangor FC

Jualan Karya Lewat NFT, Pasar Digital yang Menggiurkan

Tak hanya menyalurkan kreativitas, Oji mulai mengeksplorasi potensi cuan dari seni digital. Ia pun terjun ke dunia NFT (Non-Fungible Token), tempat seniman bisa menjual karya dalam bentuk aset digital lewat teknologi blockchain.

“Pertama kali dapat uang dari karya seni itu totalnya sekitar tiga juta, dari beberapa karya. Pembelinya kebanyakan orang luar, dan anonim,” jelasnya.

Bagi Oji, NFT bukan cuma tren sesaat. Ia melihatnya sebagai peluang baru dalam dunia seni. “NFT itu bukan cuma soal jual gambar, tapi juga sistemnya memungkinkan kita punya sertifikat digital yang tersimpan di blockchain. Jadi bisa jadi aset jangka panjang juga,” ujarnya.

Baca juga:   Kemendikbudristek Fasilitasi Dosen Vokasi untuk Sertifikasi Kompetensi dan Magang

Jurusan Teknik, Tapi Hati di Seni

Fahrurrazi Ishak "Ozimiyaki". (pasjabar)
Fahrurrazi Ishak “Ozimiyaki”. (pasjabar)

Meski berasal dari latar belakang teknik pangan, Oji tidak ragu untuk menapaki jalur seni secara mandiri. Ia mengaku tetap terbuka untuk bekerja di bidang yang sesuai jurusan, namun seni tetap jadi panggilan utamanya.

“Saya orangnya gampang bosan. Jadi tetap pengen eksplor ke seni lain, mungkin musik. Tapi gak menutup kemungkinan juga akan coba jalur sesuai jurusan, cuma kayaknya bukan di Indonesia sih,” ucapnya sambil tertawa.

Baca juga:   The Reds Hancur di Etihad, Arne Slot Ogah Bicara Soal Persaingan Juara

Karya-karya Ozimiyaki punya gaya khas surrealist—liar, imajinatif, dan penuh tafsir. Ia menyebut gaya ini sebagai “jalan kabur” yang sehat dari realitas hidup anak muda yang seringkali penuh tekanan.

Anatomi Mimpi by Ozimiyaki

Anatomi Mimpi adalah panggilan untuk berhenti sejenak. Untuk diam. Untuk memeluk kegelisahaan sebagai bagian dari keberadaan. Karena terkadang, justeru dalam keterpecahan itulah kita menemukan keutuhan sejati.

Para penikmat seni kontemporer dapat menikmati karya Ozimiyaki dari tanggal 26 Juli hingga 26 September 2025 di Artspace – 2nd floor De Braga Hotel Bandung.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: anak teknik jadi senimanblockchain artdigital art IndonesiaFahru Razi Ishakgenerasi muda kreatifhidden gem seniman mudajual karya lewat NFTlulusan teknik pangan UNPASNFT art IndonesiaNFT IndonesiaOji NuseOzimiyakiseni dan mental healthseni digital Procreateseniman digital Bandungseniman surrealist Indonesia


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.