CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dedi Mulyadi Targetkan Jawa Barat Bebas Kawasan Kumuh Tiga Tahun

Uby
8 September 2025
Kawasan Kumuh

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menargetkan dalam waktu tiga tahun mendatang tidak ada lagi kawasan permukiman kumuh di wilayah Jawa Barat.

Selain penataan permukiman, ia juga menekankan pentingnya ketersediaan toilet dan septic tank di setiap rumah agar lingkungan lebih sehat dan terhindar dari pencemaran.

Hal tersebut disampaikan Dedi saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, baru-baru ini. Menurutnya, upaya mewujudkan Jawa Barat bebas permukiman kumuh tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi perlu kolaborasi dengan pihak swasta.

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama dan kepedulian sektor swasta agar target tiga tahun bebas kawasan kumuh bisa tercapai,” kata Dedi Mulyadi.

Baca juga:   Dedi Mulyadi: Bendera One Piece Boleh, Jangan Gantikan Merah Putih

Fokus di Kota Bandung

Secara khusus, Dedi meminta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk memastikan setiap rumah tangga di Kota Bandung sudah memiliki septic tank.

Ia menilai, hal ini sama pentingnya dengan program penataan kawasan kumuh, karena kebersihan sanitasi sangat berpengaruh pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Septic tank itu bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan dasar. Kalau setiap rumah sudah memilikinya, lingkungan akan lebih terjaga dan pencemaran bisa dicegah,” tegasnya.

Baca juga:   PJ Wali Kota Bandung Lepas Pendonor Darah Berprestasi untuk Penghargaan Nasional

Anggaran Penataan

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,5 miliar guna menata kawasan permukiman di Kelurahan Kopo, Kota Bandung.

Dedi berharap penataan ini dapat membuat kawasan perkotaan lebih rapi, tertata, serta nyaman bagi warga dalam beraktivitas sehari-hari.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pembangunan perumahan di kota-kota besar yang semakin padat harus diarahkan secara vertikal, bukan horizontal. Hal itu disebabkan keterbatasan lahan yang semakin menyempit di wilayah perkotaan.

“Untuk kota-kota besar dan padat penduduk, ke depan konsep rumah harus vertikal. Kalau masih horizontal, lahan akan semakin habis,” ujarnya.

Baca juga:   Penanganan Sampah, Pemkot Bandung Terapkan Strategi Tiga Tahap

Dorong Kesadaran Warga

Dedi menambahkan, upaya menghapus kawasan kumuh tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Ia berharap seluruh warga ikut aktif berpartisipasi, mulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan hingga memastikan fasilitas sanitasi tersedia dengan baik di rumah masing-masing.

Dengan target ambisius ini, Pemprov Jabar optimistis kondisi permukiman di berbagai wilayah, terutama kota-kota besar seperti Bandung, akan semakin layak huni dan berdaya saing tinggi. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Bebas Kawasan KumuhDedi Mulyadigubernur jawa baratKawasan KumuhKDM


Related Posts

banjir bandung
HEADLINE

Banjir Bandung, KDM Soroti Tata Ruang dan Normalisasi Sungai

16 April 2026
bedah rumah
HEADLINE

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026
kepala samsat bandung
HEADLINE

Layanan PKB Dinilai Tak Optimal, Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan

13 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.