CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Gratis Tapi Aman: Menjaga Program MBG dari Ancaman Keracunan

Hanna Hanifah
29 September 2025
program MBG

siswa menyantap makanan yang diberikan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Semester 1 di SDN 158 Babakan Sari Babakan Surabaya, Kota Bandung, Senin (14/7/2025). (pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Dekan Fakultas Teknik UNPAS, Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P. (Foto: Pasjabar)

Oleh: Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, MP. (Dosen Teknologi Pangan Fakultas Teknik UNPAS, Menjaga Program MBG dari Ancaman Keracunan)

WWW.PASJABAR.COM – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu terobosan penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak bangsa. Namun, di balik niat mulia ini, berbagai kasus keracunan makanan yang muncul di beberapa daerah menjadi alarm serius. Makanan gratis seharusnya membawa sehat, bukan sakit. Karena itu, perlu langkah strategis agar ke depan program MBG tetap berjalan, tetapi jauh dari risiko keracunan.

Standarisasi Produksi dan Menu Aman

Salah satu kunci utama adalah standarisasi proses produksi. Badan Gizi Nasional bersama para ahli teknologi pangan harus memastikan adanya SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

Menu pun harus dipilih secara bijak. Hindari makanan yang mudah basi seperti olahan bersantan, seafood, atau daging tanpa pendinginan. Sebagai gantinya, makanan yang lebih stabil, higienis, dan tetap bergizi—seperti telur rebus, tempe, sayur kukus, dan buah segar—dapat menjadi pilihan aman.

Baca juga:   Ribuan Anak Jadi Korban, HMI Badko Jabar Desak Evaluasi Program MBG

Peningkatan Kapasitas SDM

Tak kalah penting adalah peran juru masak dan penyedia katering. Mereka harus dibekali pelatihan dasar mengenai higiene pangan, suhu kritis, dan cara penyajian yang benar. Pemerintah dapat menerapkan sistem sertifikasi sederhana bagi juru masak MBG, sehingga kualitas keterampilan mereka terstandar.

Selain itu, perguruan tinggi dan para ahli teknologi pangan di daerah perlu dilibatkan sebagai pendamping teknis, memastikan praktik keamanan pangan diterapkan dengan benar di lapangan.

Pengawasan dan Monitoring Ketat

Pengawasan menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan pangan. Tim audit lintas instansi—mulai dari Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, hingga perguruan tinggi—perlu turun langsung melakukan inspeksi rutin.

Setiap penyedia MBG wajib menyimpan sampel makanan harian selama 24 jam untuk diuji bila terjadi kasus. Lebih jauh, penggunaan teknologi digital dapat membantu monitoring. Melalui aplikasi sederhana, sekolah bisa melaporkan kondisi makanan secara real time, termasuk foto penyajian dan distribusi.

Baca juga:   Program MBG Tahap 2 di Bandung Sasar 40 Sekolah Dasar

Infrastruktur Distribusi yang Memadai

Distribusi makanan sering kali menjadi titik rawan. Tanpa fasilitas rantai dingin (cold chain), makanan berprotein tinggi mudah rusak. Karena itu, penyediaan wadah berpendingin atau cool box wajib diperhatikan.

Pemerintah daerah juga dapat mengadopsi model dapur pusat (central kitchen) di tingkat kecamatan. Dengan cara ini, standar masak dan distribusi lebih terkontrol, sehingga risiko kontaminasi dapat ditekan.

Edukasi dan Kolaborasi

Keselamatan pangan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Guru dan siswa juga perlu dibekali edukasi sederhana untuk mengenali tanda-tanda makanan basi atau berbahaya. Jika ada keluhan, laporan cepat bisa menyelamatkan banyak nyawa.

Mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dapat dilibatkan untuk mendampingi sekolah dalam edukasi dan monitoring. Sinergi lintas lembaga—antara Badan Gizi Nasional, ahli teknologi pangan, Dinas Kesehatan, dan masyarakat—menjadi kunci keberhasilan MBG yang aman.

Baca juga:   Hukum Akomodif: Jejak & Tafsir Atas Pemikiran Kang Subarsyah

Evaluasi dan Respons Cepat

Setiap insiden keracunan harus dijadikan bahan evaluasi, bukan sekadar catatan kasus. Audit menu, analisis penyebab, hingga perbaikan SOP wajib dilakukan. Pemerintah juga perlu menyiapkan crisis center khusus untuk merespons cepat jika terjadi keracunan.

Bagi penyedia katering yang lalai, sanksi tegas perlu diberikan. Sebaliknya, penyedia yang konsisten menjaga kualitas dan keamanan makanan harus diberi insentif sebagai bentuk penghargaan.

Program Makanan Bergizi Gratis adalah langkah strategis untuk mencetak generasi sehat dan cerdas. Namun, keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Dengan penerapan standar produksi yang ketat, peningkatan kapasitas SDM, pengawasan berlapis, distribusi aman, serta kolaborasi semua pihak, cita-cita mulia ini bisa terwujud.

Karena pada akhirnya, makanan gratis bukan sekadar kenyang, melainkan harus sehat, bergizi, dan aman. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: OpiniProgram Makanan Bergizi Gratisprogram mbg


Related Posts

Merampok Daulat Rakyat
HEADLINE

Merampok Daulat Rakyat

31 Desember 2025
sunda
HEADLINE

Pemikiran Dan Kontribusi Karl Fredirck Holle: “Karuhun” Orang Sunda Modern

29 Desember 2025
kepintaran
HEADLINE

Mendewakan Kepintaran Manusia

27 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Persija
HEADLINE

Pekerjaan Bojan Hodak Berkurang Jelang Hadapi Persija

9 Januari 2026

WWW.PASJABAR.COM - Persib Bandung akan segera melakoni laga besar. Tim berjuluk 'Maung Bandung' bakal menghadapi Persija Jakarta...

Ciri-Ciri Ibadah

Sifat dan Ciri-Ciri Ibadah

9 Januari 2026
Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026
Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026

Highlights

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.